<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT Pelni Perkirakan Penumpang Lebaran Meningkat 3%</title><description>PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memperkirakan  terjadi peningkatan penumpang dalam mudik lebaran tahun ini yang mencapai tiga persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.  Berdasarkan data tahun lalu penumpang berjumlah 637.562 penumpang. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/08/27/320/367488/pt-pelni-perkirakan-penumpang-lebaran-meningkat-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/08/27/320/367488/pt-pelni-perkirakan-penumpang-lebaran-meningkat-3"/><item><title>PT Pelni Perkirakan Penumpang Lebaran Meningkat 3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/08/27/320/367488/pt-pelni-perkirakan-penumpang-lebaran-meningkat-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/08/27/320/367488/pt-pelni-perkirakan-penumpang-lebaran-meningkat-3</guid><pubDate>Jum'at 27 Agustus 2010 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Rosidi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/08/27/320/367488/iOICarc9Ga.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Amir Sarifudin, okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/08/27/320/367488/iOICarc9Ga.jpg</image><title>Foto: Amir Sarifudin, okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memperkirakan  terjadi peningkatan penumpang dalam mudik lebaran tahun ini yang mencapai tiga persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.  Berdasarkan data tahun lalu penumpang berjumlah 637.562 penumpang. &quot;Kita  antisipasi lonjakan penumpang ini dengan re-schedulling kapal dan mempersiapkan jadwal  kapal tambahan jika diperlukan,&quot; kata Direktur Utama PT Pelni Jussabella Sahea  dalam buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (27/8/2010).Jussabella  menjelaskan, untuk mudik Lebaran ini  pihaknya menyediakan 26 unit armada, yang terdiri dari 12 unit kapal penumpang  tipe 2000 dan 1 unit tipe 3000, 9 unit kapal penumpang tipe 1000, 3 unit kapal  tipe 500 serta 1 unit kapal penumpang Ro-Ro dengan jumlah kapasitas&amp;nbsp; 47.442  seat. &quot;Keseluruhan armada ini sudah memenuhi regulasi keselamatan  pelayaran yang dilengkapi sistem dan fasilitas keselamatan sesuai standar IMO,&quot;  ujarnya.Untuk mudik Lebaran ini, pihaknya juga membentuk Tim Pemantau  Angkutan Lebaran yang ada di Kementerian Perhubungan. Selain itu, Pelni menurut  Jussabella berkoordinasi dengan Kepala Kantor Adpel untuk menertibkan embarkasi  debarkasi penumpang.&quot;Kita terapkan Departure Control System di pelabuhan  besar seperti pelabuhan Surabaya, Semarang, Balikpapan, Bali, Kijang, Medan,  Makassar dan Bitung,&quot; pungkasnya.(adn)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memperkirakan  terjadi peningkatan penumpang dalam mudik lebaran tahun ini yang mencapai tiga persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.  Berdasarkan data tahun lalu penumpang berjumlah 637.562 penumpang. &quot;Kita  antisipasi lonjakan penumpang ini dengan re-schedulling kapal dan mempersiapkan jadwal  kapal tambahan jika diperlukan,&quot; kata Direktur Utama PT Pelni Jussabella Sahea  dalam buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (27/8/2010).Jussabella  menjelaskan, untuk mudik Lebaran ini  pihaknya menyediakan 26 unit armada, yang terdiri dari 12 unit kapal penumpang  tipe 2000 dan 1 unit tipe 3000, 9 unit kapal penumpang tipe 1000, 3 unit kapal  tipe 500 serta 1 unit kapal penumpang Ro-Ro dengan jumlah kapasitas&amp;nbsp; 47.442  seat. &quot;Keseluruhan armada ini sudah memenuhi regulasi keselamatan  pelayaran yang dilengkapi sistem dan fasilitas keselamatan sesuai standar IMO,&quot;  ujarnya.Untuk mudik Lebaran ini, pihaknya juga membentuk Tim Pemantau  Angkutan Lebaran yang ada di Kementerian Perhubungan. Selain itu, Pelni menurut  Jussabella berkoordinasi dengan Kepala Kantor Adpel untuk menertibkan embarkasi  debarkasi penumpang.&quot;Kita terapkan Departure Control System di pelabuhan  besar seperti pelabuhan Surabaya, Semarang, Balikpapan, Bali, Kijang, Medan,  Makassar dan Bitung,&quot; pungkasnya.(adn)</content:encoded></item></channel></rss>
