<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah, Peritel Butuh Uang Kembalian Hingga Rp60 M/Hari</title><description>Peritel membutuhkan uang pecahan kecil untuk pengembalian konsumen sekira Rp30 miliar-Rp60 miliar per hari. Perhitungan besaran kebutuhan uang kecil dari peritel diperoleh lewat perhitungan omzet perhari yang dihitung&amp;nbsp; Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bahwa penggunaan kebutuhan uang tersebut berdasarkan dari 10-20 persen dari omzet ritel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369571/wah-peritel-butuh-uang-kembalian-hingga-rp60-m-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369571/wah-peritel-butuh-uang-kembalian-hingga-rp60-m-hari"/><item><title>Wah, Peritel Butuh Uang Kembalian Hingga Rp60 M/Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369571/wah-peritel-butuh-uang-kembalian-hingga-rp60-m-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369571/wah-peritel-butuh-uang-kembalian-hingga-rp60-m-hari</guid><pubDate>Kamis 02 September 2010 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Safrezi Fitra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/02/320/369571/Lcv9wT7dFj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/02/320/369571/Lcv9wT7dFj.jpg</image><title>Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Peritel membutuhkan uang pecahan kecil untuk pengembalian konsumen sekira Rp30 miliar-Rp60 miliar per hari. Perhitungan besaran kebutuhan uang kecil dari peritel diperoleh lewat perhitungan omzet perhari yang dihitung&amp;nbsp; Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bahwa penggunaan kebutuhan uang tersebut berdasarkan dari 10-20 persen dari omzet ritel.&quot;Omzet tahun ini mendekati Rp100 triliun, bila dihitung per bulan sekira Rp8 triliun-Rp9 triliun, dan bila dihitung per hari adalah sekira Rp300 miliar. Dan untuk uang kecil itu 10-20 persen-nya,&quot; jelas Ketua Harian&amp;nbsp; Aprindo, Tutum Rahanta saat mengisi diskusi Forum Wartawan Perdagangan di aula Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).Menurut Tutum, dalam hari-hari menjelang hari raya Lebaran ini permintaan retailer khususnya anggota APRINDO meningkat lebih besar.Namun diakui Tutum bahwa pihaknya sangat kesulitan dalam mendapatkan uang kecil tersebut. &quot;Untuk stok Lebaran, 4x3 ruangan itu penuh dengan uang. Itu untuk Jabotabek aja,&quot; jelasnya.Diakui bahwa kebutuhan uang kecil tersebut paling banyak dibutuhkan oleh mini market. Ditambahkan olehnya, &quot;Tiap satu mini market saja minta koin Rp11 miliar,&quot; tambahnya.(adn)</description><content:encoded>JAKARTA - Peritel membutuhkan uang pecahan kecil untuk pengembalian konsumen sekira Rp30 miliar-Rp60 miliar per hari. Perhitungan besaran kebutuhan uang kecil dari peritel diperoleh lewat perhitungan omzet perhari yang dihitung&amp;nbsp; Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) bahwa penggunaan kebutuhan uang tersebut berdasarkan dari 10-20 persen dari omzet ritel.&quot;Omzet tahun ini mendekati Rp100 triliun, bila dihitung per bulan sekira Rp8 triliun-Rp9 triliun, dan bila dihitung per hari adalah sekira Rp300 miliar. Dan untuk uang kecil itu 10-20 persen-nya,&quot; jelas Ketua Harian&amp;nbsp; Aprindo, Tutum Rahanta saat mengisi diskusi Forum Wartawan Perdagangan di aula Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).Menurut Tutum, dalam hari-hari menjelang hari raya Lebaran ini permintaan retailer khususnya anggota APRINDO meningkat lebih besar.Namun diakui Tutum bahwa pihaknya sangat kesulitan dalam mendapatkan uang kecil tersebut. &quot;Untuk stok Lebaran, 4x3 ruangan itu penuh dengan uang. Itu untuk Jabotabek aja,&quot; jelasnya.Diakui bahwa kebutuhan uang kecil tersebut paling banyak dibutuhkan oleh mini market. Ditambahkan olehnya, &quot;Tiap satu mini market saja minta koin Rp11 miliar,&quot; tambahnya.(adn)</content:encoded></item></channel></rss>
