<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah, Koin RI Diselundupkan Jadi Kerajinan Tangan</title><description>Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan bila banyaknya  uang koin yang hilang ditengarai karena kurang peduli dari masyarakat  terhadap koin, sehingga terjadi penyelundupan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369584/wah-koin-ri-diselundupkan-jadi-kerajinan-tangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369584/wah-koin-ri-diselundupkan-jadi-kerajinan-tangan"/><item><title>Wah, Koin RI Diselundupkan Jadi Kerajinan Tangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369584/wah-koin-ri-diselundupkan-jadi-kerajinan-tangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/09/02/320/369584/wah-koin-ri-diselundupkan-jadi-kerajinan-tangan</guid><pubDate>Kamis 02 September 2010 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Safrezi Fitra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/02/320/369584/3VMHdq9214.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi. foto: corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/02/320/369584/3VMHdq9214.jpg</image><title>ilustrasi. foto: corbis</title></images><description>JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan bila banyaknya  uang koin yang hilang ditengarai karena kurang peduli dari masyarakat  terhadap koin, sehingga terjadi penyelundupan.&quot;Koin ini selain nilainya kecil di mata masyarakat, juga rawan diselundupkan,&quot; kata Pengurus Harian YLKI Tulus&amp;nbsp;Abadi saat mengisi diskusi Forum Wartawan Perdagangan, di Aula Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).Hal ini dibenarkan oleh Direktur Peredaran Uang Bank Indonesia (BI) Ery Kurniawan yang mengatakan bila dari 30 koin yang dikeluarkan BI, hanya 20 yang kembali ke BI.Menurut Tulus, penyelundupan koin ini sudah sering terjadi. &quot;Sudah terjadi ke beberapa negara tetangga, bahkan polisi sudah sering mendapatkan dan menghentikan kasus tersebut,&quot; tambahnya.Dikatakan Tulus, bahwa penyelundupan koin dari Indonesia ini terjadi karena material yang digunakan untuk membuat koin rupiah tersebut sangat bagus. &quot;Karena materialnya bagus, di luar negeri banyak digunakan untuk bahan dasar kerajinan tangan,&quot; jelas Tulus.</description><content:encoded>JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan bila banyaknya  uang koin yang hilang ditengarai karena kurang peduli dari masyarakat  terhadap koin, sehingga terjadi penyelundupan.&quot;Koin ini selain nilainya kecil di mata masyarakat, juga rawan diselundupkan,&quot; kata Pengurus Harian YLKI Tulus&amp;nbsp;Abadi saat mengisi diskusi Forum Wartawan Perdagangan, di Aula Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (2/9/2010).Hal ini dibenarkan oleh Direktur Peredaran Uang Bank Indonesia (BI) Ery Kurniawan yang mengatakan bila dari 30 koin yang dikeluarkan BI, hanya 20 yang kembali ke BI.Menurut Tulus, penyelundupan koin ini sudah sering terjadi. &quot;Sudah terjadi ke beberapa negara tetangga, bahkan polisi sudah sering mendapatkan dan menghentikan kasus tersebut,&quot; tambahnya.Dikatakan Tulus, bahwa penyelundupan koin dari Indonesia ini terjadi karena material yang digunakan untuk membuat koin rupiah tersebut sangat bagus. &quot;Karena materialnya bagus, di luar negeri banyak digunakan untuk bahan dasar kerajinan tangan,&quot; jelas Tulus.</content:encoded></item></channel></rss>
