<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkeu: Impor Mobil Ilegal Marak di Batam</title><description>Pemerintah mengindikasikan marak terjadi penipuan dalam kasus impor ilegal di Batam. Di mana mobil yang masuk ke Batam tersebut merupakan mobil baru yang menggunakan dokumen mobil lama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/28/320/376916/menkeu-impor-mobil-ilegal-marak-di-batam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/09/28/320/376916/menkeu-impor-mobil-ilegal-marak-di-batam"/><item><title>Menkeu: Impor Mobil Ilegal Marak di Batam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/09/28/320/376916/menkeu-impor-mobil-ilegal-marak-di-batam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/09/28/320/376916/menkeu-impor-mobil-ilegal-marak-di-batam</guid><pubDate>Selasa 28 September 2010 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Safrezi Fitra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/09/28/320/376916/9C0LR56hyD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/09/28/320/376916/9C0LR56hyD.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengindikasikan marak terjadi penipuan dalam kasus impor ilegal di Batam. Di mana mobil yang masuk ke Batam tersebut merupakan mobil baru yang menggunakan dokumen mobil lama.&quot;Jadi ada indikasi penipuan,&quot; ujar Menteri Keuangan Agus Martowardoyo saat dijumpai usai menghadiri Jakarta Seminar on Indonesia 2010 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (28/9/2010).Saat ini pemerintah sedang mengatur keputusan terkait hal tersebut, tentang penertiban kendaraan dan barang-barang yang masuk ke Free Trade Zone (FTZ).&quot;Rupanya di dalam batam itu ada banyak mobil-mobil yang masuk ke batam, mobil-mobil itu baru, tapi menggunakan form B, atau dokumen impor yang lama. Jadi itu mobil-mobil yang masuk sejak tahun 2004 keatas, tetapi menggunakan dokumen 2004 kebawah,&quot; jelasnya.Menkeu memuji langkah yang dilakukan pihak kepolisian dan bea cukai Batam yang berhasil membongkar kasus tersebut. &quot;Ini adalah langkah kerjasama kepolisian dan bea cukai yang baik, jadi kami dukung hal itu,&quot; ujarnya.Menurutnya pemerintah masih akan secara tegas menindak dan mencegah pelanggaran dan hal-hal yang mungkin terjadi di kawasan tersebut. &quot;Tetapi harus ada sosialisasi yang baik sehingga tidak kemudian dikesankan bahwa ada operasi yang tidak jelas back ground-nya,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengindikasikan marak terjadi penipuan dalam kasus impor ilegal di Batam. Di mana mobil yang masuk ke Batam tersebut merupakan mobil baru yang menggunakan dokumen mobil lama.&quot;Jadi ada indikasi penipuan,&quot; ujar Menteri Keuangan Agus Martowardoyo saat dijumpai usai menghadiri Jakarta Seminar on Indonesia 2010 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (28/9/2010).Saat ini pemerintah sedang mengatur keputusan terkait hal tersebut, tentang penertiban kendaraan dan barang-barang yang masuk ke Free Trade Zone (FTZ).&quot;Rupanya di dalam batam itu ada banyak mobil-mobil yang masuk ke batam, mobil-mobil itu baru, tapi menggunakan form B, atau dokumen impor yang lama. Jadi itu mobil-mobil yang masuk sejak tahun 2004 keatas, tetapi menggunakan dokumen 2004 kebawah,&quot; jelasnya.Menkeu memuji langkah yang dilakukan pihak kepolisian dan bea cukai Batam yang berhasil membongkar kasus tersebut. &quot;Ini adalah langkah kerjasama kepolisian dan bea cukai yang baik, jadi kami dukung hal itu,&quot; ujarnya.Menurutnya pemerintah masih akan secara tegas menindak dan mencegah pelanggaran dan hal-hal yang mungkin terjadi di kawasan tersebut. &quot;Tetapi harus ada sosialisasi yang baik sehingga tidak kemudian dikesankan bahwa ada operasi yang tidak jelas back ground-nya,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
