<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, ICBP Jadi Saham Berkapitalisasi Terbesar</title><description>Terlaksananya pencatatan perdana saham (listing) PT Indofood CBP Sukses  Makmur Tbk (ICBP), membuat perseroan tercatat sebagai emiten yang  mencatat saham terbesar dari sisi kapitalisasi pasar untuk perusahaan  yang listing di tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/10/07/278/380083/ipo-icbp-jadi-saham-berkapitalisasi-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/10/07/278/380083/ipo-icbp-jadi-saham-berkapitalisasi-terbesar"/><item><title>IPO, ICBP Jadi Saham Berkapitalisasi Terbesar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/10/07/278/380083/ipo-icbp-jadi-saham-berkapitalisasi-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/10/07/278/380083/ipo-icbp-jadi-saham-berkapitalisasi-terbesar</guid><pubDate>Kamis 07 Oktober 2010 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rheza Andhika Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/07/278/380083/S1SchcAPL9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Widi Agustian/okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/07/278/380083/S1SchcAPL9.jpg</image><title>Foto: Widi Agustian/okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Terlaksananya pencatatan perdana saham (listing) PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), membuat perseroan tercatat sebagai emiten yang mencatat saham terbesar dari sisi kapitalisasi pasar untuk perusahaan yang listing di tahun ini.&quot;PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) tercatat sebagai emiten ke 14 yang listing di tahun ini. Ini adalah pencatatan saham terbesar tahun ini dari sisi kapitalisasi pasar,&quot; ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito Kepada wartawan di acara pencatatan saham ICBP di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (7/10/2010).Sementara itu, setelah melakukan listing pagi ini, dana yang didapat dari hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) 67 persennya akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada pemegang saham sebesar Rp4,1 triliun. &quot;Hasil dana IPO kami akan gunakan untuk bayar utang kepada pemegang saham sebesar Rp4,1 triliun. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan ke depannya,&quot; ujar Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Werianty Setiawan di kesempatan yang sama. Dalam prospektus yang diterbitkan, hingga Desember 2010, perseroan menganggarkan capex sebesar Rp954 miliar. Sedangkan untuk utang jangka pendek, perseroan memiliki hutang sebesar Rp1,1 triliun kepada beberapa bank. Dana hasil IPO yang digunakan untuk membayar utang dapat mengurangi beban bunga utang sebesar 6-7 persen per tahun. Pengurangan beban bunga utang itu terasa akan berkurang di tahun depan, timpal Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Thomas Thjie. Seperti diketahui, harga saham ICBP di listing perdana pagi ini langsung melesat Rp605 atau 11,2 persen ke Rp6.000 per saham pada awal perdagangan dari harga awal Rp5.395 per saham.Selanjutnya, harga saham ini pun sempat menyentuh level Rp6.200 per saham, dan level terandah ada di Rp5.900 per saham. Tercatat frekuensi transaksi sebanyak 1.758 kali, volume 63,8 juta lembar saham dan nilai transaksi yang dibukukan Rp387 miliar.Dalam initial public offering (IPO) ini, dilepas sebanyak 1,17 miliar lembar sahamnya atau setara dengan 20 persen dari total modal disetor. Sementara nilai nominal dari saham baru tersebut adalah sebesar Rp100 per saham. Saham ini merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portapel perseroan.Dengan IPO ini perseroan berhasil meraup dana sebesar Rp6,291 triliun. ICBP merupakan emiten ke-14 yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2010. Dengan IPO ini, maka kepemilikan INDF di perseroan bakal berkurang menjadi 20 persen dari awalnya 100 persen. Masa penawaran awal pada 1-16 September, tanggal efektif diperkirakan pada 24 September, perkiraan masa penawaran pada 28-30 September, penjatahan pada 4 Oktober, distribusi saham secara elektronisk diperkirakan pada 6 Oktober dan perkiraan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober.Berperan sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Kim Eng Securities, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.Indofood CBP Sukses Makmur merupakan produsen makanan dalam kemasan yang memiliki berbagai produk makanan, makanan ringan serta nutrisi dan makanan khusus. Grup ini juga merupakan produsen mie instan terbesar di dunia, serta pemimpin pasar mie instan di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Terlaksananya pencatatan perdana saham (listing) PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), membuat perseroan tercatat sebagai emiten yang mencatat saham terbesar dari sisi kapitalisasi pasar untuk perusahaan yang listing di tahun ini.&quot;PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) tercatat sebagai emiten ke 14 yang listing di tahun ini. Ini adalah pencatatan saham terbesar tahun ini dari sisi kapitalisasi pasar,&quot; ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito Kepada wartawan di acara pencatatan saham ICBP di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (7/10/2010).Sementara itu, setelah melakukan listing pagi ini, dana yang didapat dari hasil penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) 67 persennya akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada pemegang saham sebesar Rp4,1 triliun. &quot;Hasil dana IPO kami akan gunakan untuk bayar utang kepada pemegang saham sebesar Rp4,1 triliun. Sedangkan sisanya akan digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan ke depannya,&quot; ujar Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Werianty Setiawan di kesempatan yang sama. Dalam prospektus yang diterbitkan, hingga Desember 2010, perseroan menganggarkan capex sebesar Rp954 miliar. Sedangkan untuk utang jangka pendek, perseroan memiliki hutang sebesar Rp1,1 triliun kepada beberapa bank. Dana hasil IPO yang digunakan untuk membayar utang dapat mengurangi beban bunga utang sebesar 6-7 persen per tahun. Pengurangan beban bunga utang itu terasa akan berkurang di tahun depan, timpal Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Thomas Thjie. Seperti diketahui, harga saham ICBP di listing perdana pagi ini langsung melesat Rp605 atau 11,2 persen ke Rp6.000 per saham pada awal perdagangan dari harga awal Rp5.395 per saham.Selanjutnya, harga saham ini pun sempat menyentuh level Rp6.200 per saham, dan level terandah ada di Rp5.900 per saham. Tercatat frekuensi transaksi sebanyak 1.758 kali, volume 63,8 juta lembar saham dan nilai transaksi yang dibukukan Rp387 miliar.Dalam initial public offering (IPO) ini, dilepas sebanyak 1,17 miliar lembar sahamnya atau setara dengan 20 persen dari total modal disetor. Sementara nilai nominal dari saham baru tersebut adalah sebesar Rp100 per saham. Saham ini merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portapel perseroan.Dengan IPO ini perseroan berhasil meraup dana sebesar Rp6,291 triliun. ICBP merupakan emiten ke-14 yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2010. Dengan IPO ini, maka kepemilikan INDF di perseroan bakal berkurang menjadi 20 persen dari awalnya 100 persen. Masa penawaran awal pada 1-16 September, tanggal efektif diperkirakan pada 24 September, perkiraan masa penawaran pada 28-30 September, penjatahan pada 4 Oktober, distribusi saham secara elektronisk diperkirakan pada 6 Oktober dan perkiraan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 7 Oktober.Berperan sebagai penjamin pelaksana efek adalah PT Kim Eng Securities, PT Credit Suisse Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.Indofood CBP Sukses Makmur merupakan produsen makanan dalam kemasan yang memiliki berbagai produk makanan, makanan ringan serta nutrisi dan makanan khusus. Grup ini juga merupakan produsen mie instan terbesar di dunia, serta pemimpin pasar mie instan di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
