<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Investor Lebih Memilih Investasi di Pasar Modal&quot;</title><description>Para investor di Indonesia lebih tertarik pada investasi di pasar keuangan dibandingkan menanamkan modalnya untuk pengembangan sektor riil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/10/26/278/386391/investor-lebih-memilih-investasi-di-pasar-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/10/26/278/386391/investor-lebih-memilih-investasi-di-pasar-modal"/><item><title>&quot;Investor Lebih Memilih Investasi di Pasar Modal&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/10/26/278/386391/investor-lebih-memilih-investasi-di-pasar-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/10/26/278/386391/investor-lebih-memilih-investasi-di-pasar-modal</guid><pubDate>Selasa 26 Oktober 2010 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Safrezi Fitra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/10/26/278/386391/ZT4jD7dhnX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/10/26/278/386391/ZT4jD7dhnX.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Para investor di Indonesia lebih tertarik pada investasi di pasar keuangan dibandingkan menanamkan modalnya untuk pengembangan sektor riil.&quot;Di Indonesia lebih banyak kapitalisasi (pasar keuangannya),&quot; ujar pengamat ekonomi Aviliani ketika ditemui wartawan usai menghadiri Malam Peduli Konsumen perbankan yang digelar Bank Indonesia, Senin (25/10/2010) malam.Menurutnya besarnya kapitalisasi pasar ini merupakan faktor yang kurang baik, karena nantinya malah akan membuat sektor semakin tidak berjalan. &quot;Kapitalisasi hanya menguntungkan orang yang bermain di pasar modal, tidak langsung kepada sektor riil,&quot; ujar Aviliani.Saat ini investor bukan hanya tertarik untuk bermain pada pasar modal, saham-saham yang laku di pasar modal pun merupakan saham saham-saham lama yang telah terlihat pergerakan keuntungan perusahaannya. Sedangkan menurutnya saham-saham baru tidak begitu diminati.&quot;Sekarang indeks harga saham kita 3.600, itu karena kapitalisasi yang luar biasa pada saham-saham perbankan dan makanan dan minuman. Karena kalau kita lihat orang menanam saham banyak pada saham-saham yang sudah ada dari pada saham baru,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Para investor di Indonesia lebih tertarik pada investasi di pasar keuangan dibandingkan menanamkan modalnya untuk pengembangan sektor riil.&quot;Di Indonesia lebih banyak kapitalisasi (pasar keuangannya),&quot; ujar pengamat ekonomi Aviliani ketika ditemui wartawan usai menghadiri Malam Peduli Konsumen perbankan yang digelar Bank Indonesia, Senin (25/10/2010) malam.Menurutnya besarnya kapitalisasi pasar ini merupakan faktor yang kurang baik, karena nantinya malah akan membuat sektor semakin tidak berjalan. &quot;Kapitalisasi hanya menguntungkan orang yang bermain di pasar modal, tidak langsung kepada sektor riil,&quot; ujar Aviliani.Saat ini investor bukan hanya tertarik untuk bermain pada pasar modal, saham-saham yang laku di pasar modal pun merupakan saham saham-saham lama yang telah terlihat pergerakan keuntungan perusahaannya. Sedangkan menurutnya saham-saham baru tidak begitu diminati.&quot;Sekarang indeks harga saham kita 3.600, itu karena kapitalisasi yang luar biasa pada saham-saham perbankan dan makanan dan minuman. Karena kalau kita lihat orang menanam saham banyak pada saham-saham yang sudah ada dari pada saham baru,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
