<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>INKA Anggarkan Capex 2011 Rp50 Miliar</title><description>PT Industri Kereta Api (INKA) menganggarkan belanja modal (Capital Expenditure/Capex) untuk 2011 sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung dan penambahan kapasitas gedung yang telah ada.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/04/320/389755/inka-anggarkan-capex-2011-rp50-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/11/04/320/389755/inka-anggarkan-capex-2011-rp50-miliar"/><item><title>INKA Anggarkan Capex 2011 Rp50 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/04/320/389755/inka-anggarkan-capex-2011-rp50-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/11/04/320/389755/inka-anggarkan-capex-2011-rp50-miliar</guid><pubDate>Kamis 04 November 2010 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rheza Andhika Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/04/320/389755/tkkC1nhUwu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Foto: Heru Haryono/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/04/320/389755/tkkC1nhUwu.jpg</image><title>ilustrasi Foto: Heru Haryono/okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) menganggarkan belanja modal (Capital Expenditure/Capex) untuk 2011 sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung dan penambahan kapasitas gedung yang telah ada.&quot;Capex 2011 Rp50 miliar untuk pembangunan gedung, penambahan kapasitas, ekstension dan sebagainya,&quot; ujar Direktur Utama INKA Roos Diatmoko kepada wartawan di sela acara Seminar Nasional Perkeretaapian Peran Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Dalam Penyelenggaraan Angkutan Barang Berbasis Rel di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2010).Adapun dana tersebut, lanjutnya, sebagian akan berasal dari dana internal perusahaan dan sebagian lagi perseroan akan mencari kredit investasi melalui skema pinjaman perbankan.&quot;Sampai dengan akhir tahun ini perseroan telah merealisasikan capex yang telah dianggarkan di awal tahun sebesar Rp30 miliar. Kalau untuk capex 2010 dananya dari internal cash,&quot; tambahnya.Selain itu di kesempatan yang sama, dirinya juga memproyeksikan pendapatan hingga akhir 2010 yakni sebesar Rp619 miliar. Dan jika terealisasi maka pendapatan perseroan akan naik 7,27 persen jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan di 2009 sebesar Rp577 miliar.&quot;Untuk laba bersih sampai dengan akhir tahun kami optimis dapat mencapai Rp27 miliar. Jumlah tersebut naik Rp1 miliar dibandingkan dengan perolehan laba bersih di tahun lalu sebesar Rp26 miliar,&quot; tambahnya.Sayangnya, dirinya enggan mengungkapkan realisasi pendapatan dan laba bersih sampai dengan September 2010. Karena menurutnya target tersebut dapat teralisasi jika dalam sisa dua bulan ke depan perseroan mendapatkan proyek tambahan dari proyek yang saat ini telah didapatkan di tahun ini yakni pembuatan KRL Ekonomi AC dan proyek Gerbong Datar Kontainer.&quot;Dan untuk saat ini kita lagi fokus dalam pengerjaan rem darurat dimana nantinya akan dipasang sensor di setiap loko, stasiun dan KRL. Termasuk untuk KRL wilayah Jabodetabek. Karena KRL di Jabodetabek kan tiap harinya membawa tiga juta penumpang,&quot; pungkasnya.(adn)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) menganggarkan belanja modal (Capital Expenditure/Capex) untuk 2011 sebesar Rp50 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung dan penambahan kapasitas gedung yang telah ada.&quot;Capex 2011 Rp50 miliar untuk pembangunan gedung, penambahan kapasitas, ekstension dan sebagainya,&quot; ujar Direktur Utama INKA Roos Diatmoko kepada wartawan di sela acara Seminar Nasional Perkeretaapian Peran Pemerintah Daerah dan Badan Usaha Dalam Penyelenggaraan Angkutan Barang Berbasis Rel di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (4/11/2010).Adapun dana tersebut, lanjutnya, sebagian akan berasal dari dana internal perusahaan dan sebagian lagi perseroan akan mencari kredit investasi melalui skema pinjaman perbankan.&quot;Sampai dengan akhir tahun ini perseroan telah merealisasikan capex yang telah dianggarkan di awal tahun sebesar Rp30 miliar. Kalau untuk capex 2010 dananya dari internal cash,&quot; tambahnya.Selain itu di kesempatan yang sama, dirinya juga memproyeksikan pendapatan hingga akhir 2010 yakni sebesar Rp619 miliar. Dan jika terealisasi maka pendapatan perseroan akan naik 7,27 persen jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan di 2009 sebesar Rp577 miliar.&quot;Untuk laba bersih sampai dengan akhir tahun kami optimis dapat mencapai Rp27 miliar. Jumlah tersebut naik Rp1 miliar dibandingkan dengan perolehan laba bersih di tahun lalu sebesar Rp26 miliar,&quot; tambahnya.Sayangnya, dirinya enggan mengungkapkan realisasi pendapatan dan laba bersih sampai dengan September 2010. Karena menurutnya target tersebut dapat teralisasi jika dalam sisa dua bulan ke depan perseroan mendapatkan proyek tambahan dari proyek yang saat ini telah didapatkan di tahun ini yakni pembuatan KRL Ekonomi AC dan proyek Gerbong Datar Kontainer.&quot;Dan untuk saat ini kita lagi fokus dalam pengerjaan rem darurat dimana nantinya akan dipasang sensor di setiap loko, stasiun dan KRL. Termasuk untuk KRL wilayah Jabodetabek. Karena KRL di Jabodetabek kan tiap harinya membawa tiga juta penumpang,&quot; pungkasnya.(adn)</content:encoded></item></channel></rss>
