<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi Kartu ATM Capai Rp1.452 Triliun!</title><description>Sistem pembayaran kartu kredit, ATM/Debet, E-Money dan KUPU mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.  Rata-rata pertumbuhan dari keempat sistem pembayaran tersebut tumbuh 33  persen tiap tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/11/20/392283/transaksi-kartu-atm-capai-rp1-452-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/11/11/20/392283/transaksi-kartu-atm-capai-rp1-452-triliun"/><item><title>Transaksi Kartu ATM Capai Rp1.452 Triliun!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/11/20/392283/transaksi-kartu-atm-capai-rp1-452-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/11/11/20/392283/transaksi-kartu-atm-capai-rp1-452-triliun</guid><pubDate>Kamis 11 November 2010 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Safrezi Fitra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/11/20/392283/jfYFH1d72N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Image : Corbis.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/11/20/392283/jfYFH1d72N.jpg</image><title>Image : Corbis.com</title></images><description>JAKARTA - Sistem pembayaran kartu kredit, ATM/Debet, E-Money dan Kegiatan Usaha Pengiriman Uang (KUPU) mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Rata-rata pertumbuhan dari keempat sistem pembayaran tersebut tumbuh 33 persen tiap tahunnya.Penerbitan kartu kredit, kartu ATM/Debet, E-Money (uang elektronik) dan penyelenggaraan KUPU menunjukan pertumbuhan yang pesat dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 33 persen. Hal ini dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) S Budi Rochadi saat meresmikan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia di Gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (11/11/2010).Berdasarkan jumlah penggunaan empat sistem tersebut, terlihat bahwa jumlahnya sangat besar. Hingga periode September 2010, pertumbuhan kartu kredit telah mencapai 13 juta kartu.&quot;Jumlah kartu kredit sampai dengan September 2010 telah mencapai 13 juta kartu. Jumlah kartu ATM/Debet 50,7 juta kartu. Sementara uang elektronik peredarannya mencapai 6,4 juta instrumen,&quot; jelasnya.Peningkatan jumlah tersebut juga diimbangi dengan peningkatan nilai transaksi sampai dengan September 2010. Transaksi kartu kredit sebesar Rp119 triliun, kartu ATM/Debet sebesar Rp1.452 triliun dan uang elektronik mencapai Rp511 miliar.&quot;Penyelenggaran KUPU juga meningkat. Dari 58 penyelenggara KUPU yang telah mendapat izin beroperasi sampai September ini telah mencapai nilai transaksi sebesar Rp2,3 triliun,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sistem pembayaran kartu kredit, ATM/Debet, E-Money dan Kegiatan Usaha Pengiriman Uang (KUPU) mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Rata-rata pertumbuhan dari keempat sistem pembayaran tersebut tumbuh 33 persen tiap tahunnya.Penerbitan kartu kredit, kartu ATM/Debet, E-Money (uang elektronik) dan penyelenggaraan KUPU menunjukan pertumbuhan yang pesat dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 33 persen. Hal ini dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) S Budi Rochadi saat meresmikan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia di Gedung Kebon Sirih Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (11/11/2010).Berdasarkan jumlah penggunaan empat sistem tersebut, terlihat bahwa jumlahnya sangat besar. Hingga periode September 2010, pertumbuhan kartu kredit telah mencapai 13 juta kartu.&quot;Jumlah kartu kredit sampai dengan September 2010 telah mencapai 13 juta kartu. Jumlah kartu ATM/Debet 50,7 juta kartu. Sementara uang elektronik peredarannya mencapai 6,4 juta instrumen,&quot; jelasnya.Peningkatan jumlah tersebut juga diimbangi dengan peningkatan nilai transaksi sampai dengan September 2010. Transaksi kartu kredit sebesar Rp119 triliun, kartu ATM/Debet sebesar Rp1.452 triliun dan uang elektronik mencapai Rp511 miliar.&quot;Penyelenggaran KUPU juga meningkat. Dari 58 penyelenggara KUPU yang telah mendapat izin beroperasi sampai September ini telah mencapai nilai transaksi sebesar Rp2,3 triliun,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
