<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lepas 3,374 Miliar Saham, Harga Right Issue BNI Rp3.100</title><description>PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan saham  terbatas (right issue) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD)  sebanyak 3.374.716.060 lembar saham biasa atas nama seri C.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/23/278/395909/lepas-3-374-miliar-saham-harga-right-issue-bni-rp3-100</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/11/23/278/395909/lepas-3-374-miliar-saham-harga-right-issue-bni-rp3-100"/><item><title>Lepas 3,374 Miliar Saham, Harga Right Issue BNI Rp3.100</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/11/23/278/395909/lepas-3-374-miliar-saham-harga-right-issue-bni-rp3-100</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/11/23/278/395909/lepas-3-374-miliar-saham-harga-right-issue-bni-rp3-100</guid><pubDate>Selasa 23 November 2010 09:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/11/23/278/395909/UKORA01vxU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/11/23/278/395909/UKORA01vxU.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan saham terbatas (right issue) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 3.374.716.060 lembar saham biasa atas nama seri C.Dikutip dari prospektus yang diterbitkan perseroan, di Jakarta, Selasa (23/11/2010), right issue dengan nilai nominal Rp375 saham akan ditawarkan dengan harga Rp3.100 per lembar saham.Adapun setiap pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham perseroan pada 8 Desember 2010 pukul 16.00 WIB, di mana setiap pemegang 500 ribu saham lama (saham seri C) memiliki 110.473 HMETFD. Serta setiap satu HMETD, memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu sahan baru seri C dalam perseroan.Saham ini nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Desember 2010 dengan pembeli siaga (standby buyer) perseroan yakni PT Bahana Securities (terafiliasi). Right issue ini akan menjadi efektif setelah disetujui oleh RUPSLS yang akan dilakukan pada 25 November 2010.Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam right issue ini sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) dalam jumlah yang cukup material yakni maksimum sebesar 18,1 persen.Rencananya, hasil right issue ini akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan di mana sekira 80 persen akan digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha menengah, usaha kecil, serta konsumer.Sekira 15 persen akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi informasi, outlet, dan ATM, serta lain-lain. Kemudian sekira lima persen akan digunakan untuk pengembangan anak usaha BNI Life, BNI Syariah, BNI Securities, dan BNI Multifinance.Pengembangan anak usaha perseroan itu akan dilakukan dengan jalan peningkatan penyertaan modal pada perusahaan tersebut untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya dan juga mencari strategic investor.Apabila penyertaan modal tersebut dilakukan bersamaan dengan masuknya strategic investor, maka perseroan akan tetap mempertahankan posisi perseroan sebagai pemegang saham mayoritas dalam perusahaan tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan saham terbatas (right issue) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 3.374.716.060 lembar saham biasa atas nama seri C.Dikutip dari prospektus yang diterbitkan perseroan, di Jakarta, Selasa (23/11/2010), right issue dengan nilai nominal Rp375 saham akan ditawarkan dengan harga Rp3.100 per lembar saham.Adapun setiap pemegang saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham perseroan pada 8 Desember 2010 pukul 16.00 WIB, di mana setiap pemegang 500 ribu saham lama (saham seri C) memiliki 110.473 HMETFD. Serta setiap satu HMETD, memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu sahan baru seri C dalam perseroan.Saham ini nantinya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Desember 2010 dengan pembeli siaga (standby buyer) perseroan yakni PT Bahana Securities (terafiliasi). Right issue ini akan menjadi efektif setelah disetujui oleh RUPSLS yang akan dilakukan pada 25 November 2010.Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam right issue ini sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) dalam jumlah yang cukup material yakni maksimum sebesar 18,1 persen.Rencananya, hasil right issue ini akan dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan di mana sekira 80 persen akan digunakan untuk penyaluran kredit korporasi, usaha menengah, usaha kecil, serta konsumer.Sekira 15 persen akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur pada teknologi informasi, outlet, dan ATM, serta lain-lain. Kemudian sekira lima persen akan digunakan untuk pengembangan anak usaha BNI Life, BNI Syariah, BNI Securities, dan BNI Multifinance.Pengembangan anak usaha perseroan itu akan dilakukan dengan jalan peningkatan penyertaan modal pada perusahaan tersebut untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya dan juga mencari strategic investor.Apabila penyertaan modal tersebut dilakukan bersamaan dengan masuknya strategic investor, maka perseroan akan tetap mempertahankan posisi perseroan sebagai pemegang saham mayoritas dalam perusahaan tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
