<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tutupi Rugi, Humpuss Bakal Jual 3 Kapal USD7,5 Juta</title><description>PT Humpuss Intermoda Tbk (HITS) bakal menjual tiga kapal kecil pada 2011 karena selalu mencatatkan kerugian. Nilai dari kapal ini sebesar USD2,5 juta per kapal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2010/12/15/320/403687/tutupi-rugi-humpuss-bakal-jual-3-kapal-usd7-5-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2010/12/15/320/403687/tutupi-rugi-humpuss-bakal-jual-3-kapal-usd7-5-juta"/><item><title>Tutupi Rugi, Humpuss Bakal Jual 3 Kapal USD7,5 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2010/12/15/320/403687/tutupi-rugi-humpuss-bakal-jual-3-kapal-usd7-5-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2010/12/15/320/403687/tutupi-rugi-humpuss-bakal-jual-3-kapal-usd7-5-juta</guid><pubDate>Rabu 15 Desember 2010 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/15/320/403687/cwdbKMc1gY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/15/320/403687/cwdbKMc1gY.jpg</image><title>ilustrasi Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA - PT Humpuss Intermoda Tbk (HITS) bakal menjual tiga kapal kecil pada 2011 karena selalu mencatatkan kerugian. Nilai dari kapal ini sebesar USD2,5 juta per kapal.&quot;Target dana didapatkan dari penjualan tergantung dari negoisasi,dan sudah ada pihak lokal yang tertarik,&quot; kata Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Tbk (HITS) Bagoes Krishnamurti di Jakarta, Rabu (15/12/2010).Selain itu, dia menjelaskan jika perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp150 miliar pada 2011. Dia mengatakan belanja modal itu digunakan untuk pembangunan enam set kapal.Untuk pendanaan capex tersebut, dia memperkirakan sebagian besar dari pinjaman bank hingga 80 persen. &quot;Sekira 20 persen dari dana internal dan sisanya bank, sekarang kita sedang menjajaki dua hingga tiga bank, di antaranya ada bank BUMN,&quot; tambah dia.Selanjutnya, dia mengharapkan dapat mencatatkan laba bersih dan pendapatan yang positif pada 2011. Dia juga menyebutkan pihaknya&amp;nbsp; telah menandatangani kontrak sekira USD53,2 juta pada 2010 untuk lima tahun. Kontrak ini merupakan kontrak LNG dari Bontang ke Jepang.Di samping itu, Humpuss juga akan lebih melakukan perbaikan internal perusahaan dan tidak akan melakukan ekspansi apapun pada akhir tahun 2010. &quot;Manajemen berniat untuk membenahi internal perusahaan, berupa penyelesaian kasus hukum, optimalisasi alat produksi, memaksimalkan jasa crewing, efisiensi operasional perusahaan dan mencari sumber pendanaan yang efisien dan efektif,&quot; katanya.Terkait kasus hukum, Bagoes mengatakan, manajemen memprioritaskan kasus-kasus yang sedang ditangani. Dari empat kasus hukum, satu kasus hukum yang baru terselesaikan yaitu Heritage Maritime Ltd dan Genuine Maritime Ltd dengan Sandigan Ships telah mencapai kesepakatan perdamaian. &quot;Sengketa hukum antara perusahaan dengan Sandigan telah selesai,&quot; kata Bagoes.Sedangkan tiga kasus lainnya masih dalam proses penyelesaian dan dikarenakan proses arbitrase, kondisi penyelesaiannya masih tidak pasti. Kasus hukum yang masih dalam proses yaitu kasus hukum antara Heritage Maritime Ltd dengan Parbulk II AS, kasus hukum antara Genuine Maritime Ltd dengan Hanjin Overseas Bulk Limited terkait bareboat kapal dry bulk, dan kasus umum antara Humpuss Sea Transport Pte dengan tujuh pemilik kapal chemical Empire.Selain itu, adanya kondisi ketidakpastian akibat kasus hukun yang belum terselesaikan dikarenakan proses arbitrase, fluktuasi tarif angkutan laut yang cenderung menurun, dan kompetisi semakin meningkat sehingga perseroan optimis akan kembali bangkit pada semester kedua 2011. (adn)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Humpuss Intermoda Tbk (HITS) bakal menjual tiga kapal kecil pada 2011 karena selalu mencatatkan kerugian. Nilai dari kapal ini sebesar USD2,5 juta per kapal.&quot;Target dana didapatkan dari penjualan tergantung dari negoisasi,dan sudah ada pihak lokal yang tertarik,&quot; kata Direktur Utama PT Humpuss Intermoda Tbk (HITS) Bagoes Krishnamurti di Jakarta, Rabu (15/12/2010).Selain itu, dia menjelaskan jika perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp150 miliar pada 2011. Dia mengatakan belanja modal itu digunakan untuk pembangunan enam set kapal.Untuk pendanaan capex tersebut, dia memperkirakan sebagian besar dari pinjaman bank hingga 80 persen. &quot;Sekira 20 persen dari dana internal dan sisanya bank, sekarang kita sedang menjajaki dua hingga tiga bank, di antaranya ada bank BUMN,&quot; tambah dia.Selanjutnya, dia mengharapkan dapat mencatatkan laba bersih dan pendapatan yang positif pada 2011. Dia juga menyebutkan pihaknya&amp;nbsp; telah menandatangani kontrak sekira USD53,2 juta pada 2010 untuk lima tahun. Kontrak ini merupakan kontrak LNG dari Bontang ke Jepang.Di samping itu, Humpuss juga akan lebih melakukan perbaikan internal perusahaan dan tidak akan melakukan ekspansi apapun pada akhir tahun 2010. &quot;Manajemen berniat untuk membenahi internal perusahaan, berupa penyelesaian kasus hukum, optimalisasi alat produksi, memaksimalkan jasa crewing, efisiensi operasional perusahaan dan mencari sumber pendanaan yang efisien dan efektif,&quot; katanya.Terkait kasus hukum, Bagoes mengatakan, manajemen memprioritaskan kasus-kasus yang sedang ditangani. Dari empat kasus hukum, satu kasus hukum yang baru terselesaikan yaitu Heritage Maritime Ltd dan Genuine Maritime Ltd dengan Sandigan Ships telah mencapai kesepakatan perdamaian. &quot;Sengketa hukum antara perusahaan dengan Sandigan telah selesai,&quot; kata Bagoes.Sedangkan tiga kasus lainnya masih dalam proses penyelesaian dan dikarenakan proses arbitrase, kondisi penyelesaiannya masih tidak pasti. Kasus hukum yang masih dalam proses yaitu kasus hukum antara Heritage Maritime Ltd dengan Parbulk II AS, kasus hukum antara Genuine Maritime Ltd dengan Hanjin Overseas Bulk Limited terkait bareboat kapal dry bulk, dan kasus umum antara Humpuss Sea Transport Pte dengan tujuh pemilik kapal chemical Empire.Selain itu, adanya kondisi ketidakpastian akibat kasus hukun yang belum terselesaikan dikarenakan proses arbitrase, fluktuasi tarif angkutan laut yang cenderung menurun, dan kompetisi semakin meningkat sehingga perseroan optimis akan kembali bangkit pada semester kedua 2011. (adn)</content:encoded></item></channel></rss>
