<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akuisisi Perusahaan Batu Bara, OKAS Siapkan Rp130 M</title><description>PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengganggarkan dana sekira  Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk proses akuisisi perusahaan batu bara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/02/25/278/428909/akuisisi-perusahaan-batu-bara-okas-siapkan-rp130-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/02/25/278/428909/akuisisi-perusahaan-batu-bara-okas-siapkan-rp130-m"/><item><title>Akuisisi Perusahaan Batu Bara, OKAS Siapkan Rp130 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/02/25/278/428909/akuisisi-perusahaan-batu-bara-okas-siapkan-rp130-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/02/25/278/428909/akuisisi-perusahaan-batu-bara-okas-siapkan-rp130-m</guid><pubDate>Jum'at 25 Februari 2011 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/25/278/428909/tZgD3gQIz7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/25/278/428909/tZgD3gQIz7.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengganggarkan dana sekira Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk proses akuisisi perusahaan batu bara.Perseroan menyebutkan dana untuk mengakuisisi nantinya akan diperoleh dari dana right issue yang ditargetkan akan selesai pada Juni 2011 proses right issue-nya. Adapun dana yang akan diperoleh dari right issue ini ditargetkan sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar.Hal ini disampaikan President Director/CEO OKAS, Dharma Djojonegoro kala ditemui dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) OKAS, Jakarta, Jumat(25/2/2011).&quot;Untuk proses akuisisi sudah berjalan, tunggu right issue yang tinggal menunggu dari Bapepam-LK. Target dana sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar, dan rencana mayoritas dari penggunaan dana right issue ini kira-kira sebesar Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk akuisisi sementara sisanya untuk working capital,&quot; ungkapnya.Perseroan diketahui akan mengakuisisi perusahaan ini sebesar 51-58 persen saham PT Raja Kutai Baru Makmur. Di sisi lain, perseroan tengah jajaki proses untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara lainnya dengan nilai sekira USD50 juta-USD100 juta, pada akhir tahun ini.Dharma mengemukakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan proses akuisisi. &quot;kalau dana kita sih siap saja. Biasanya itu dari pinjaman dari bank tapi tergantung kas internal dan ketersediaan aset,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mengganggarkan dana sekira Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk proses akuisisi perusahaan batu bara.Perseroan menyebutkan dana untuk mengakuisisi nantinya akan diperoleh dari dana right issue yang ditargetkan akan selesai pada Juni 2011 proses right issue-nya. Adapun dana yang akan diperoleh dari right issue ini ditargetkan sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar.Hal ini disampaikan President Director/CEO OKAS, Dharma Djojonegoro kala ditemui dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) OKAS, Jakarta, Jumat(25/2/2011).&quot;Untuk proses akuisisi sudah berjalan, tunggu right issue yang tinggal menunggu dari Bapepam-LK. Target dana sekira Rp100 miliar-Rp150 miliar, dan rencana mayoritas dari penggunaan dana right issue ini kira-kira sebesar Rp120 miliar-Rp130 miliar untuk akuisisi sementara sisanya untuk working capital,&quot; ungkapnya.Perseroan diketahui akan mengakuisisi perusahaan ini sebesar 51-58 persen saham PT Raja Kutai Baru Makmur. Di sisi lain, perseroan tengah jajaki proses untuk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara lainnya dengan nilai sekira USD50 juta-USD100 juta, pada akhir tahun ini.Dharma mengemukakan bahwa pihaknya siap untuk melakukan proses akuisisi. &quot;kalau dana kita sih siap saja. Biasanya itu dari pinjaman dari bank tapi tergantung kas internal dan ketersediaan aset,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
