<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Indonesia Terobos USD111, Jangan Gugup!</title><description>Harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) terus  melambung tinggi. Pada Februari ini, harganya telah menerabas USD111,36  barel. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/02/28/19/429669/harga-minyak-indonesia-terobos-usd111-jangan-gugup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/02/28/19/429669/harga-minyak-indonesia-terobos-usd111-jangan-gugup"/><item><title>Harga Minyak Indonesia Terobos USD111, Jangan Gugup!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/02/28/19/429669/harga-minyak-indonesia-terobos-usd111-jangan-gugup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/02/28/19/429669/harga-minyak-indonesia-terobos-usd111-jangan-gugup</guid><pubDate>Senin 28 Februari 2011 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rifai</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/28/19/429669/JqvZBs0CnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Darwin Z Saleh. (Foto : ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/28/19/429669/JqvZBs0CnY.jpg</image><title>Darwin Z Saleh. (Foto : ist)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) terus melambung tinggi. Pada Februari ini, harganya telah menerabas USD111,36 barel. Namun demikian, pemerintah masih menanggapinya biasa saja. Pasalnya, berdasarkan undang-undang, penggunaan harga minyak didasarkan kepada rata-rata 12 bulan terakhir.Berdasarkan penghitungan rata-rata 12 bulan terakhir dari Maret 2010 sampai dengan Februari 2011 minggu terakhir, maka harga yang digunakan sekira USD83,45 per barel&quot;Jadi, artinya kita tidak bisa terlalu gugup. Yang penting adalah proaktif dan sistematis. Memang telah mencapai USD112 per barel. Tetapi kecenderungan rata-ratanya masih di sekira USD83/barel,&quot; jelas Menteri ESDM Darwin Z Saleh, Jakarta, Senin, (28/02/2011)Contohnya, lanjut Darwin, pada 2008 harga minyak mentah pernah menyentuh harga tertinggi USD140 per barel. Namun, harga rata-ratanya yang digunakan sekira USD115 per barel. &quot;Jadi enggak pernah itu rata-ratanya bisa sampai tinggi sekali,&quot; tegasnya.Dia juga menjelaskan, sebetulnya kalau dilihat dari faktor fundamental demand-supply, sisi demand minyak masih kalah besar dibanding supply-nya. Demand minyak 88 juta barel per hari, sedangkan suplai minyak dunia 89 juta barel per hari. Selain itu juga kita mengetahui cadangan komersil di negara-negara Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) itu 57,5 hari. Ini lebih tinggi dibandingkan lima tahun lalu 54,6 hari. </description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) terus melambung tinggi. Pada Februari ini, harganya telah menerabas USD111,36 barel. Namun demikian, pemerintah masih menanggapinya biasa saja. Pasalnya, berdasarkan undang-undang, penggunaan harga minyak didasarkan kepada rata-rata 12 bulan terakhir.Berdasarkan penghitungan rata-rata 12 bulan terakhir dari Maret 2010 sampai dengan Februari 2011 minggu terakhir, maka harga yang digunakan sekira USD83,45 per barel&quot;Jadi, artinya kita tidak bisa terlalu gugup. Yang penting adalah proaktif dan sistematis. Memang telah mencapai USD112 per barel. Tetapi kecenderungan rata-ratanya masih di sekira USD83/barel,&quot; jelas Menteri ESDM Darwin Z Saleh, Jakarta, Senin, (28/02/2011)Contohnya, lanjut Darwin, pada 2008 harga minyak mentah pernah menyentuh harga tertinggi USD140 per barel. Namun, harga rata-ratanya yang digunakan sekira USD115 per barel. &quot;Jadi enggak pernah itu rata-ratanya bisa sampai tinggi sekali,&quot; tegasnya.Dia juga menjelaskan, sebetulnya kalau dilihat dari faktor fundamental demand-supply, sisi demand minyak masih kalah besar dibanding supply-nya. Demand minyak 88 juta barel per hari, sedangkan suplai minyak dunia 89 juta barel per hari. Selain itu juga kita mengetahui cadangan komersil di negara-negara Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD) itu 57,5 hari. Ini lebih tinggi dibandingkan lima tahun lalu 54,6 hari. </content:encoded></item></channel></rss>
