<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2012, Indonesia Harus Waspadai Krisis Global</title><description>Negara-negara emerging market (negara berkembang) termasuk Indonesia  harus mewaspadai siklus krisis 15 tahunan yang akan terjadi pada 2012  mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/03/11/20/433779/2012-indonesia-harus-waspadai-krisis-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/03/11/20/433779/2012-indonesia-harus-waspadai-krisis-global"/><item><title>2012, Indonesia Harus Waspadai Krisis Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/03/11/20/433779/2012-indonesia-harus-waspadai-krisis-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/03/11/20/433779/2012-indonesia-harus-waspadai-krisis-global</guid><pubDate>Jum'at 11 Maret 2011 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/11/20/433779/ar9vWuKqgK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/11/20/433779/ar9vWuKqgK.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>BALI - Negara-negara emerging market (negara berkembang) termasuk Indonesia harus mewaspadai siklus krisis 15 tahunan yang akan terjadi pada 2012 mendatang.&quot;Yang harus diwaspadai oleh beberapa emerging market (negara berkembang) adalah krisis yang akan datang pada 2012,&quot; ungkap Harpel Professor of Capital Formation and Growth Harvard University, Jeffrey Frankel, di acara IMF-BI-BKPM Joint Conference, di Hotel Grand Hyatt, Bali, Jumat (11/3/2011).Berdasarkan data yang diperolehnya, ada kencenderungan siklus krisis global setiap 15 tahun karena besarnya capital inflow yang masuk pada negara-negara berkembang.Diceritakannya, kiris pertama kali terjadi pada 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama periode enam tahun (1975-1981). Sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada 1997, dengan capital inflow yang juga terjadi selama periode enam tahun (1990-1996).Karenanya, jika melihat data tersebut, dia mengkhawatirkan akan adanya krisis global di 2012. Mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai masuk sejak 2003.&quot;Saya memperkirakan jika circle (sirkulasi krisis) ini terjadi setiap 15 tahun, dengan tujuh tahun yang subur (banyak capital inflow yang masuk), masa krisis, kemudian tujuh tahun masa pemulihan,&quot; jelasnya.Dengan demikian, lanjutnya, diperlukan kewaspadaan untuk menghadapi krisis tersebut. &quot;Caution selalu menjadi pilihan yang tepat,&quot; ujar Jeffery.</description><content:encoded>BALI - Negara-negara emerging market (negara berkembang) termasuk Indonesia harus mewaspadai siklus krisis 15 tahunan yang akan terjadi pada 2012 mendatang.&quot;Yang harus diwaspadai oleh beberapa emerging market (negara berkembang) adalah krisis yang akan datang pada 2012,&quot; ungkap Harpel Professor of Capital Formation and Growth Harvard University, Jeffrey Frankel, di acara IMF-BI-BKPM Joint Conference, di Hotel Grand Hyatt, Bali, Jumat (11/3/2011).Berdasarkan data yang diperolehnya, ada kencenderungan siklus krisis global setiap 15 tahun karena besarnya capital inflow yang masuk pada negara-negara berkembang.Diceritakannya, kiris pertama kali terjadi pada 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama periode enam tahun (1975-1981). Sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada 1997, dengan capital inflow yang juga terjadi selama periode enam tahun (1990-1996).Karenanya, jika melihat data tersebut, dia mengkhawatirkan akan adanya krisis global di 2012. Mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai masuk sejak 2003.&quot;Saya memperkirakan jika circle (sirkulasi krisis) ini terjadi setiap 15 tahun, dengan tujuh tahun yang subur (banyak capital inflow yang masuk), masa krisis, kemudian tujuh tahun masa pemulihan,&quot; jelasnya.Dengan demikian, lanjutnya, diperlukan kewaspadaan untuk menghadapi krisis tersebut. &quot;Caution selalu menjadi pilihan yang tepat,&quot; ujar Jeffery.</content:encoded></item></channel></rss>
