<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Total E&amp;P Indonesia Ingin Terus Kelola Blok Mahakam</title><description>Total E&amp;amp;P Indonesia berharap masih bisa terus melanjutkan kontrak  kerjasama migas Blok Mahakam. Di mana kontrak Total untuk mengelola blok  tersebut akan habis pada 2017 mendatang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/03/23/320/438022/total-e-p-indonesia-ingin-terus-kelola-blok-mahakam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/03/23/320/438022/total-e-p-indonesia-ingin-terus-kelola-blok-mahakam"/><item><title>Total E&amp;P Indonesia Ingin Terus Kelola Blok Mahakam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/03/23/320/438022/total-e-p-indonesia-ingin-terus-kelola-blok-mahakam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/03/23/320/438022/total-e-p-indonesia-ingin-terus-kelola-blok-mahakam</guid><pubDate>Rabu 23 Maret 2011 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/23/320/438022/Lw08389l1P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Migas Evita Legowo. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/23/320/438022/Lw08389l1P.jpg</image><title>Dirjen Migas Evita Legowo. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Total E&amp;amp;P Indonesia berharap masih bisa terus melanjutkan kontrak kerja sama minyak dan gas (migas) Blok Mahakam. Di mana kontrak Total untuk mengelola blok tersebut akan habis pada 2017 mendatang.&quot;Kami mengaharapkan bisa terus melanjutkan (kontrak kerja sama migas Blok Mahakam),&quot; ungkap President Director &amp;amp; GM Total E&amp;amp;P Indonesia, Elisabeth Proust saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/3/2011).Seperti diketahui, Blok Mahakam telah dikuasai Total E&amp;amp;P sejak 31 Maret 1967, dan kontraknya akan berakhir pada 2017, dengan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi yang berkonsentrasi di wilayah Blok Lepas Pantai Mahakam di Kalimantan Timur.Direktorat Jendral Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Evita Legowo menyatakan masih akan membahas lebih lanjut terkait dengan perpanjangan kontrak tersebut. &quot;Kan masih lama. Paling lambat kita putuskan 2015, sekarang kan baru 2011,&quot; kata Evita.Dirinya juga mendorong Pertamina bersama Total agar mulai ikut masuk ke Blok Mahakam. &quot;Kita memang mendorong Pertamina ikut dari sekarang bareng dengan Total, tapi itu tidak related dengan perpanjangan. Belum sampai pada operator, tapi harus mulai ikuti dari sekarang,&quot; ujar Evita.</description><content:encoded>JAKARTA - Total E&amp;amp;P Indonesia berharap masih bisa terus melanjutkan kontrak kerja sama minyak dan gas (migas) Blok Mahakam. Di mana kontrak Total untuk mengelola blok tersebut akan habis pada 2017 mendatang.&quot;Kami mengaharapkan bisa terus melanjutkan (kontrak kerja sama migas Blok Mahakam),&quot; ungkap President Director &amp;amp; GM Total E&amp;amp;P Indonesia, Elisabeth Proust saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/3/2011).Seperti diketahui, Blok Mahakam telah dikuasai Total E&amp;amp;P sejak 31 Maret 1967, dan kontraknya akan berakhir pada 2017, dengan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi yang berkonsentrasi di wilayah Blok Lepas Pantai Mahakam di Kalimantan Timur.Direktorat Jendral Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Evita Legowo menyatakan masih akan membahas lebih lanjut terkait dengan perpanjangan kontrak tersebut. &quot;Kan masih lama. Paling lambat kita putuskan 2015, sekarang kan baru 2011,&quot; kata Evita.Dirinya juga mendorong Pertamina bersama Total agar mulai ikut masuk ke Blok Mahakam. &quot;Kita memang mendorong Pertamina ikut dari sekarang bareng dengan Total, tapi itu tidak related dengan perpanjangan. Belum sampai pada operator, tapi harus mulai ikuti dari sekarang,&quot; ujar Evita.</content:encoded></item></channel></rss>
