<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMRI Targetkan Kelola Dana Transaksi Rp3,5 T/Hari</title><description>PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tengah menyiapkan Mandiri Tabungan  Khusus Investor. Dari produk ini, Bank Mandiri menargetkan dapat  mengelola dana transaksi di pasar modal sebesar Rp3,5 triliun per hari.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/04/05/278/442462/bmri-targetkan-kelola-dana-transaksi-rp3-5-t-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/04/05/278/442462/bmri-targetkan-kelola-dana-transaksi-rp3-5-t-hari"/><item><title>BMRI Targetkan Kelola Dana Transaksi Rp3,5 T/Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/04/05/278/442462/bmri-targetkan-kelola-dana-transaksi-rp3-5-t-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/04/05/278/442462/bmri-targetkan-kelola-dana-transaksi-rp3-5-t-hari</guid><pubDate>Selasa 05 April 2011 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/05/278/442462/O6nQVr0wiv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/05/278/442462/O6nQVr0wiv.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tengah menyiapkan Mandiri Tabungan Khusus Investor. Dari produk ini, Bank Mandiri menargetkan dapat mengelola dana transaksi di pasar modal sebesar Rp3,5 triliun per hari.Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2010, transaksi di  pasar modal mencapai sekira Rp1.000 triliun dengan transaksi per hari  Rp5 triliun. &quot;Dari tabungan ini kita ingin mengelola dana transaksi sebesar Rp3,5 triliun  per hari,&quot; ungkap Direktur Treasury, Financial Institutions &amp;amp; Special Assets  Management BMRI Thomas Arifin dalam acara sosialisasi implementasi  pemisahan rekening dana nasabah di Plaza Mandiri,&amp;nbsp; Jakarta, Selasa  (5/4/2011).BMRI saat ini telah siap melayani pembukaan rekening investor di 11 kota  di Indonesia untuk mendukung implementasi pemisahan rekening dana  investor pasar modal Indonesia. Kota-kota tersebut diantaranya Jakarta,  Surabaya, Medan, Makasar, Manado, Malang, Palembang, Bandung,  Yogyakarta, Semarang dan Denpasar.Selain itu, dia juga menjelaskan telah melakukan sosialisasi implementasi pemisahan rekening dana nasabah kepada perusahan efek. Langkah ini sebagai tindak lanjut kerjasama Administrasi Dana Nasabah yang telah dilakukan antara PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Bank Pembayaran pada 3 Maret 2011.&quot;Sosialisasi ini merupakan wujud komitmen dan keseriusan BMRI untuk mensukseskan implementasi pemisahan rekening dana dan nasabah demi terciptanya pasar modal yang transparan serta membangun kepercayaan investor dalam bertransaksi di pasar modal,&quot; BMRI, lanjutnya telah berpartisipasi aktif di pasar modal dengan menyediakan fasilitas intraday untuk PT KPEI sebesar Rp1 triliun. Disamping itu BMRI juga menyediakan berbagai fasilitas untuk perusahaan efek seperti money market, forex line, jasa kustodian, wali amanat dan mutual management.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tengah menyiapkan Mandiri Tabungan Khusus Investor. Dari produk ini, Bank Mandiri menargetkan dapat mengelola dana transaksi di pasar modal sebesar Rp3,5 triliun per hari.Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2010, transaksi di  pasar modal mencapai sekira Rp1.000 triliun dengan transaksi per hari  Rp5 triliun. &quot;Dari tabungan ini kita ingin mengelola dana transaksi sebesar Rp3,5 triliun  per hari,&quot; ungkap Direktur Treasury, Financial Institutions &amp;amp; Special Assets  Management BMRI Thomas Arifin dalam acara sosialisasi implementasi  pemisahan rekening dana nasabah di Plaza Mandiri,&amp;nbsp; Jakarta, Selasa  (5/4/2011).BMRI saat ini telah siap melayani pembukaan rekening investor di 11 kota  di Indonesia untuk mendukung implementasi pemisahan rekening dana  investor pasar modal Indonesia. Kota-kota tersebut diantaranya Jakarta,  Surabaya, Medan, Makasar, Manado, Malang, Palembang, Bandung,  Yogyakarta, Semarang dan Denpasar.Selain itu, dia juga menjelaskan telah melakukan sosialisasi implementasi pemisahan rekening dana nasabah kepada perusahan efek. Langkah ini sebagai tindak lanjut kerjasama Administrasi Dana Nasabah yang telah dilakukan antara PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Bank Pembayaran pada 3 Maret 2011.&quot;Sosialisasi ini merupakan wujud komitmen dan keseriusan BMRI untuk mensukseskan implementasi pemisahan rekening dana dan nasabah demi terciptanya pasar modal yang transparan serta membangun kepercayaan investor dalam bertransaksi di pasar modal,&quot; BMRI, lanjutnya telah berpartisipasi aktif di pasar modal dengan menyediakan fasilitas intraday untuk PT KPEI sebesar Rp1 triliun. Disamping itu BMRI juga menyediakan berbagai fasilitas untuk perusahaan efek seperti money market, forex line, jasa kustodian, wali amanat dan mutual management.</content:encoded></item></channel></rss>
