<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Contoh China, Pemerintah Akan Terjun Langsung ke Perusahaan Tambang</title><description>Menteri  Keuangan, Agus Martowardojo, mengungkapkan pemerintah Indonesia hendak  mencontoh pemerintah China yang berhasil mengembalikan Hong Kong setelah 99  tahun &amp;lsquo;disewa&amp;rsquo; Inggris. Hal ini diungkapkan Agus Marto terkait keinginan  pemerintah Indonesia kembali memiliki PT Indonesia Alumunium (Inalum) saat  kontraknya selesai dengan Nippon Asahan Alumunium (NAA)  2013.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/04/23/320/449156/contoh-china-pemerintah-akan-terjun-langsung-ke-perusahaan-tambang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/04/23/320/449156/contoh-china-pemerintah-akan-terjun-langsung-ke-perusahaan-tambang"/><item><title>Contoh China, Pemerintah Akan Terjun Langsung ke Perusahaan Tambang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/04/23/320/449156/contoh-china-pemerintah-akan-terjun-langsung-ke-perusahaan-tambang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/04/23/320/449156/contoh-china-pemerintah-akan-terjun-langsung-ke-perusahaan-tambang</guid><pubDate>Sabtu 23 April 2011 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/23/320/449156/BR5Nf2240k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Agus Martowardojo, Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/23/320/449156/BR5Nf2240k.jpg</image><title>Foto : Agus Martowardojo, Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Menteri  Keuangan, Agus Martowardojo, mengungkapkan pemerintah Indonesia hendak  mencontoh pemerintah China yang berhasil mengembalikan Hong Kong setelah 99  tahun &amp;lsquo;disewa&amp;rsquo; Inggris. Hal ini diungkapkan Agus Marto terkait keinginan  pemerintah Indonesia kembali memiliki PT Indonesia Alumunium (Inalum) saat  kontraknya selesai dengan Nippon Asahan Alumunium (NAA)  2013.
&amp;nbsp;
Namun ketika ditanya  kemungkinan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) ikut mengelola Inalum, dia tidak  membantah maupun menjawab secara tegas. Namun intinya, Indonesia harus mencontoh  Pemerintah China yang mampu menguasai kembali Hong Kong. 
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masa hongkong yang  &amp;lsquo;disewa&amp;rsquo; Inggris selama 99 tahun bisa kembali ke China dengan selamat dan baik  dan kemudian ekonominya juga kembali tumbuh, tapi di Indonesia terbatas sekali  atau hampir tidak ada,Karena dalam sambutan Perdana Menteri Inggris ketika  penyerahan Hong Kong bilang, kenapa dulu saya hanya 100 tahun (sewanya) bukan  1000 tahun,&quot; ungkap Agus di kantornya, jalan Wahidin Raya, Jakarta, akhir pekan  ini.&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;
Saat ini, ungkap Agus  keadaan Indonesia dapat disamakan dengan keadaan China saat itu. Menurut dia  jika Inalum memang memberikan keuntungan pasti pihak Jepang ingin melakukan  perpanjangan kontrak. &quot;Jadi ini kita juga harus hati-hati,&amp;rdquo; jelas  Agus.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan  sebelumnya Agus Martowardojo menjelaskan pemerintah akan mengambil alih Inalum  pada 2013 karena adanya indikasi kerugian yang terjadi. Agus Marto menuturkan  selama 30 tahun dikelola NAA kondisi keuangan perusahaan tersebut terbilang  mengecewakan. Karena itu pemerintah akhirnya memutuskan untuk menarik  Inalum.
&amp;nbsp;
Selain itu, semangat  pemerintah memperjuangkan kepentingan Indonesia yang lebih besar dari sektor  tambang juga terlihat dari keinginan membeli tujuh persen saham PT Newmont Nusa  Tenggara (NNT). Aksi korporasi tersebut merupakan upaya pemerintah untuk lebih  memahami cara kerja perusahaan mineral &amp;lsquo;raksasa&amp;rsquo; dan menjadikan tata kelola  perusahan-perusahan mineral di Tanah Air menajdi lebih baik. 
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini adalah  langkah-langkah pemerintah agar lebih paham perusahaan mineral &amp;lsquo;raksasa&amp;rsquo; dan  kepentingan Indonesia terjaga. Kita kan tahu, bahwa Newmont kaya emas, dan harga  emas sekarang tertinggi di beberapa periode terakhir ini. Jadi kami harus  yakinkan bahwa dari manfaat yang diterima perusahaan, jangan sampai perusahaan  tidak atau belum menjalankan (kewajiban) apa yang perlu dijalankan,&amp;rdquo;  tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri  Keuangan, Agus Martowardojo, mengungkapkan pemerintah Indonesia hendak  mencontoh pemerintah China yang berhasil mengembalikan Hong Kong setelah 99  tahun &amp;lsquo;disewa&amp;rsquo; Inggris. Hal ini diungkapkan Agus Marto terkait keinginan  pemerintah Indonesia kembali memiliki PT Indonesia Alumunium (Inalum) saat  kontraknya selesai dengan Nippon Asahan Alumunium (NAA)  2013.
&amp;nbsp;
Namun ketika ditanya  kemungkinan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) ikut mengelola Inalum, dia tidak  membantah maupun menjawab secara tegas. Namun intinya, Indonesia harus mencontoh  Pemerintah China yang mampu menguasai kembali Hong Kong. 
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Masa hongkong yang  &amp;lsquo;disewa&amp;rsquo; Inggris selama 99 tahun bisa kembali ke China dengan selamat dan baik  dan kemudian ekonominya juga kembali tumbuh, tapi di Indonesia terbatas sekali  atau hampir tidak ada,Karena dalam sambutan Perdana Menteri Inggris ketika  penyerahan Hong Kong bilang, kenapa dulu saya hanya 100 tahun (sewanya) bukan  1000 tahun,&quot; ungkap Agus di kantornya, jalan Wahidin Raya, Jakarta, akhir pekan  ini.&amp;nbsp; 
&amp;nbsp;
Saat ini, ungkap Agus  keadaan Indonesia dapat disamakan dengan keadaan China saat itu. Menurut dia  jika Inalum memang memberikan keuntungan pasti pihak Jepang ingin melakukan  perpanjangan kontrak. &quot;Jadi ini kita juga harus hati-hati,&amp;rdquo; jelas  Agus.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan  sebelumnya Agus Martowardojo menjelaskan pemerintah akan mengambil alih Inalum  pada 2013 karena adanya indikasi kerugian yang terjadi. Agus Marto menuturkan  selama 30 tahun dikelola NAA kondisi keuangan perusahaan tersebut terbilang  mengecewakan. Karena itu pemerintah akhirnya memutuskan untuk menarik  Inalum.
&amp;nbsp;
Selain itu, semangat  pemerintah memperjuangkan kepentingan Indonesia yang lebih besar dari sektor  tambang juga terlihat dari keinginan membeli tujuh persen saham PT Newmont Nusa  Tenggara (NNT). Aksi korporasi tersebut merupakan upaya pemerintah untuk lebih  memahami cara kerja perusahaan mineral &amp;lsquo;raksasa&amp;rsquo; dan menjadikan tata kelola  perusahan-perusahan mineral di Tanah Air menajdi lebih baik. 
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini adalah  langkah-langkah pemerintah agar lebih paham perusahaan mineral &amp;lsquo;raksasa&amp;rsquo; dan  kepentingan Indonesia terjaga. Kita kan tahu, bahwa Newmont kaya emas, dan harga  emas sekarang tertinggi di beberapa periode terakhir ini. Jadi kami harus  yakinkan bahwa dari manfaat yang diterima perusahaan, jangan sampai perusahaan  tidak atau belum menjalankan (kewajiban) apa yang perlu dijalankan,&amp;rdquo;  tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
