<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mei Masih Berpotensi Deflasi</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masih akan terjadi deflasi  pada Mei. Meskipun ada inflasi, namun tekanannya tidak akan signifikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/11/20/456067/mei-masih-berpotensi-deflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/05/11/20/456067/mei-masih-berpotensi-deflasi"/><item><title>Mei Masih Berpotensi Deflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/11/20/456067/mei-masih-berpotensi-deflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/05/11/20/456067/mei-masih-berpotensi-deflasi</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2011 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/11/20/456067/FNZb17Ljll.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPS Rusman Heriawan. Foto: okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/11/20/456067/FNZb17Ljll.jpg</image><title>Kepala BPS Rusman Heriawan. Foto: okezone</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masih akan terjadi deflasi pada Mei. Meskipun ada inflasi, namun tekanannya tidak akan signifikan.Kepala BPS Rusman Heriawan menjelaskan tren penurunan masih terjadi, seperti dari faktor cabai merah, cabai rawit, bawang merah, gula pasir masih.&quot;Jadi peluang deflasi masih bisa terjadi, tapi kalau April peluang deflasinya kuat sekali,&quot; ungkap Rusman di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/5/2011).Dia melanjutkan, meskipun akan terjadi inflasi namun tekanannya tidak akan besar. &quot;Tapi tidak ada inflasi yang mengejutkanlah di Mei ini,&quot; jelas Rusman.Rusman mengungkapkan saat ini kenaikan pertamax yang terjadi memang memberikan tekanan inflasi, namun nilainya tidak akan besar. &quot;Walaupun bobotnya tidak terlalu besar tapi itu akan memberikan sumbangan pada inflasi yang memang kecil,&quot; tutur Rusman.Selain itu, kata Rusman, tekanan inflasi dikhawatirkan datang dari beras. &quot;Minggu ini harga beras cenderung bertahan, mulai berhenti penurunannya tapi juga belum naik,&quot; tukas Rusman.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masih akan terjadi deflasi pada Mei. Meskipun ada inflasi, namun tekanannya tidak akan signifikan.Kepala BPS Rusman Heriawan menjelaskan tren penurunan masih terjadi, seperti dari faktor cabai merah, cabai rawit, bawang merah, gula pasir masih.&quot;Jadi peluang deflasi masih bisa terjadi, tapi kalau April peluang deflasinya kuat sekali,&quot; ungkap Rusman di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (11/5/2011).Dia melanjutkan, meskipun akan terjadi inflasi namun tekanannya tidak akan besar. &quot;Tapi tidak ada inflasi yang mengejutkanlah di Mei ini,&quot; jelas Rusman.Rusman mengungkapkan saat ini kenaikan pertamax yang terjadi memang memberikan tekanan inflasi, namun nilainya tidak akan besar. &quot;Walaupun bobotnya tidak terlalu besar tapi itu akan memberikan sumbangan pada inflasi yang memang kecil,&quot; tutur Rusman.Selain itu, kata Rusman, tekanan inflasi dikhawatirkan datang dari beras. &quot;Minggu ini harga beras cenderung bertahan, mulai berhenti penurunannya tapi juga belum naik,&quot; tukas Rusman.</content:encoded></item></channel></rss>
