<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serbia, Pintu Masuk Sawit &amp; Kakao ke Eropa Timur</title><description>Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi Serbia akan menjadi pintu perdagangan yang strategis bagi ekspor sawit dan kakao dari Indonesia ke kawasan Eropa Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/22/320/459653/serbia-pintu-masuk-sawit-kakao-ke-eropa-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/05/22/320/459653/serbia-pintu-masuk-sawit-kakao-ke-eropa-timur"/><item><title>Serbia, Pintu Masuk Sawit &amp; Kakao ke Eropa Timur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/22/320/459653/serbia-pintu-masuk-sawit-kakao-ke-eropa-timur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/05/22/320/459653/serbia-pintu-masuk-sawit-kakao-ke-eropa-timur</guid><pubDate>Minggu 22 Mei 2011 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/22/320/459653/17PohCn8E3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi, Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/22/320/459653/17PohCn8E3.jpg</image><title>Ilustrasi, Okezone</title></images><description>JAKARTA- Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi Serbia akan menjadi pintu perdagangan yang strategis bagi ekspor sawit dan kakao dari Indonesia ke kawasan Eropa Timur.&amp;ldquo;Setelah kemarin kami mengadakan kunjungan ke wilayah Beograd-Serbia, kami melihat bahwa Serbia dapat menjadi semacam transit bagi perdagangan sawit dan kakao kita,&amp;rdquo; ujar Wakil Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu kala ditemui di kantornya, akhir pekan kemarin.Dengan dijajakinya kemungkinan ini, Mari menyatakan pintu perdagangan ke Eropa tidak lagi datang melalui kawasan Eropa barat. &amp;ldquo;Selama ini, komoditas ekspor kita kalau ke Eropa masuknya lewat Rotterdam dan Hamburg. Mungkin ke depannya, kita bisa masuk lewat Balkan&amp;rdquo; lanjutnya.Ketika dikonfirmasi masalah sertifikasi dan kualitas sawit yang sering menjadi masalah ketika memasuki kawasan Eropa, dia menyatakan bahwa proses kesalahanpahaman terkait masalah {palm oil sustaibility} ini akan segera akan segera diselesaikan.Selain itu, ia juga meyatakan bahwa proses hilirisasi komoditas kakao juga berjalan dengan baik. &amp;ldquo;Kemarin, saya meninjau pabrik olahan kakao baru di Batam yang bisa memproduksi Kakao sebanyak 60 ribu ton per tahun, itu menunjukkan bahwa proses hilirasasi kita berjalan baik&amp;rdquo; tutupnya. (mrt)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA- Pemerintah Indonesia melihat adanya potensi Serbia akan menjadi pintu perdagangan yang strategis bagi ekspor sawit dan kakao dari Indonesia ke kawasan Eropa Timur.&amp;ldquo;Setelah kemarin kami mengadakan kunjungan ke wilayah Beograd-Serbia, kami melihat bahwa Serbia dapat menjadi semacam transit bagi perdagangan sawit dan kakao kita,&amp;rdquo; ujar Wakil Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu kala ditemui di kantornya, akhir pekan kemarin.Dengan dijajakinya kemungkinan ini, Mari menyatakan pintu perdagangan ke Eropa tidak lagi datang melalui kawasan Eropa barat. &amp;ldquo;Selama ini, komoditas ekspor kita kalau ke Eropa masuknya lewat Rotterdam dan Hamburg. Mungkin ke depannya, kita bisa masuk lewat Balkan&amp;rdquo; lanjutnya.Ketika dikonfirmasi masalah sertifikasi dan kualitas sawit yang sering menjadi masalah ketika memasuki kawasan Eropa, dia menyatakan bahwa proses kesalahanpahaman terkait masalah {palm oil sustaibility} ini akan segera akan segera diselesaikan.Selain itu, ia juga meyatakan bahwa proses hilirisasi komoditas kakao juga berjalan dengan baik. &amp;ldquo;Kemarin, saya meninjau pabrik olahan kakao baru di Batam yang bisa memproduksi Kakao sebanyak 60 ribu ton per tahun, itu menunjukkan bahwa proses hilirasasi kita berjalan baik&amp;rdquo; tutupnya. (mrt)&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
