<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM : PLN Tidak Impor Gas</title><description>Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Sahedy Saleh  membantah jika PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mengimpor gas  dari Kuwait, Iran, Australia dan Qatar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/23/320/459923/menteri-esdm-pln-tidak-impor-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/05/23/320/459923/menteri-esdm-pln-tidak-impor-gas"/><item><title>Menteri ESDM : PLN Tidak Impor Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/23/320/459923/menteri-esdm-pln-tidak-impor-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/05/23/320/459923/menteri-esdm-pln-tidak-impor-gas</guid><pubDate>Senin 23 Mei 2011 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rifai</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/23/320/459923/YxuaTcAUXE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Darwin Z Saleh</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/23/320/459923/YxuaTcAUXE.jpg</image><title>Menteri ESDM Darwin Z Saleh</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Sahedy Saleh membantah jika PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mengimpor gas dari Kuwait, Iran, Australia dan Qatar.&quot;Siapa yang ngomong mau impor gas, pak Dahlan (Dirut PLN)? Tanya saja ke mereka. Persoalan Indonesia itu bukan kekurangan gas, tapi karena gasnya tidak aksestable,&quot; ungkap Darwin usai membuka seminar dan eksebisi Indo-Bioenergi 2011 dengan tema Revitalisasi Program Bioenergi Nasional, di Balai Kartini, Jakarta Senin (23/5/2011).Darwin menjelaskan,&amp;nbsp; persoalan pasokan gas untuk PLN dari dalam negeri bukan tidak adanya pasokan gas, tetapi tidak adanya infrastruktur yang mendukung untuk kebutuhan PLN tersebut. &quot;Beberapa daerah penghasil gas seperti Kalimantan dan Papua masih surplus,&quot; ujarnya.Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pihaknya menghimbau untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, &quot;PLN dan Perusahaan yang berkemampuan mari bersama kita bangun infrastruktur,&quot;&amp;nbsp; jelasnya.&quot;Ngapain beli gas dari luar negeri kalau gas dari dalam negeri bisa. Jadi kalau mau jalan keluar bangun infrastruktur itu yang kita upayakan,&quot; tutupnya.Sebelumnya, PLN berencana mengimpor gas dari Iran, Kuwait, Australia dan Qatar, dengan alasan pasokan gas dari dalam negeri tidak memenuhi kebutuhan untuk pasokan PLTGU Muara Tawar.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Sahedy Saleh membantah jika PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mengimpor gas dari Kuwait, Iran, Australia dan Qatar.&quot;Siapa yang ngomong mau impor gas, pak Dahlan (Dirut PLN)? Tanya saja ke mereka. Persoalan Indonesia itu bukan kekurangan gas, tapi karena gasnya tidak aksestable,&quot; ungkap Darwin usai membuka seminar dan eksebisi Indo-Bioenergi 2011 dengan tema Revitalisasi Program Bioenergi Nasional, di Balai Kartini, Jakarta Senin (23/5/2011).Darwin menjelaskan,&amp;nbsp; persoalan pasokan gas untuk PLN dari dalam negeri bukan tidak adanya pasokan gas, tetapi tidak adanya infrastruktur yang mendukung untuk kebutuhan PLN tersebut. &quot;Beberapa daerah penghasil gas seperti Kalimantan dan Papua masih surplus,&quot; ujarnya.Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pihaknya menghimbau untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, &quot;PLN dan Perusahaan yang berkemampuan mari bersama kita bangun infrastruktur,&quot;&amp;nbsp; jelasnya.&quot;Ngapain beli gas dari luar negeri kalau gas dari dalam negeri bisa. Jadi kalau mau jalan keluar bangun infrastruktur itu yang kita upayakan,&quot; tutupnya.Sebelumnya, PLN berencana mengimpor gas dari Iran, Kuwait, Australia dan Qatar, dengan alasan pasokan gas dari dalam negeri tidak memenuhi kebutuhan untuk pasokan PLTGU Muara Tawar.</content:encoded></item></channel></rss>
