<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku UMKM Impor RI Kurang Dapat Edukasi Global</title><description>Pelaku perdagangan impor Indonesia yang kebanyakan sektor usaha kecil  dan menengah kurang mendapatkan edukasi tentang seluk beluk perdagangan  internasional.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/25/320/461073/pelaku-umkm-impor-ri-kurang-dapat-edukasi-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/05/25/320/461073/pelaku-umkm-impor-ri-kurang-dapat-edukasi-global"/><item><title>Pelaku UMKM Impor RI Kurang Dapat Edukasi Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/05/25/320/461073/pelaku-umkm-impor-ri-kurang-dapat-edukasi-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/05/25/320/461073/pelaku-umkm-impor-ri-kurang-dapat-edukasi-global</guid><pubDate>Rabu 25 Mei 2011 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/25/320/461073/u1MnaO57wK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/25/320/461073/u1MnaO57wK.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Pelaku perdagangan impor Indonesia yang kebanyakan sektor usaha kecil dan menengah kurang mendapatkan edukasi tentang seluk beluk perdagangan internasional.Demikian dikatakan Head of Trade HSBC Indonesia Nirmala Salli dalam paparannya di HSBC Trade Academy di Jakarta, Rabu (25/5/2011).&quot;Pelaku bisnis impor yang sebagian besar merupakan perusahaan segmen usaha kecil dan menengah pada umumnya masih awam dalam melakukan transaksi perdagangan antarnegara. Karena itulah sosialisasi dan edukasi merupakan kunci penting bagi para pelaku bisnis untuk dapat lebih mempersiapkan diri dan memaksimalkan potensi untuk bersaing di pasar global,&amp;rdquo; ujarnya.Lebih lanjut, ia menyatakan topik yang dibahas di seri pertama HSBC Trade Academy ini adalah tentang seluk beluk bisnis impor baik dari sisi regulasi, pembiayaan, maupun risiko yang sering dihadapi&amp;nbsp;oleh pelaku bisnis impor Indonesia.&amp;nbsp;Dikatakannya, langkah ini dapat dijadikan pembuktian bahwa sebagai partner perbankan dalam bisnis perdagangan internasional, HSBC tidak hanya menyediakan jasa dan produk perbankan bagi nasabah, tetapi juga memberikan dan berbagi informasi yang bermanfaat bagi pelaku perdagangan internasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Pelaku perdagangan impor Indonesia yang kebanyakan sektor usaha kecil dan menengah kurang mendapatkan edukasi tentang seluk beluk perdagangan internasional.Demikian dikatakan Head of Trade HSBC Indonesia Nirmala Salli dalam paparannya di HSBC Trade Academy di Jakarta, Rabu (25/5/2011).&quot;Pelaku bisnis impor yang sebagian besar merupakan perusahaan segmen usaha kecil dan menengah pada umumnya masih awam dalam melakukan transaksi perdagangan antarnegara. Karena itulah sosialisasi dan edukasi merupakan kunci penting bagi para pelaku bisnis untuk dapat lebih mempersiapkan diri dan memaksimalkan potensi untuk bersaing di pasar global,&amp;rdquo; ujarnya.Lebih lanjut, ia menyatakan topik yang dibahas di seri pertama HSBC Trade Academy ini adalah tentang seluk beluk bisnis impor baik dari sisi regulasi, pembiayaan, maupun risiko yang sering dihadapi&amp;nbsp;oleh pelaku bisnis impor Indonesia.&amp;nbsp;Dikatakannya, langkah ini dapat dijadikan pembuktian bahwa sebagai partner perbankan dalam bisnis perdagangan internasional, HSBC tidak hanya menyediakan jasa dan produk perbankan bagi nasabah, tetapi juga memberikan dan berbagi informasi yang bermanfaat bagi pelaku perdagangan internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
