<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI : Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Terlalu Tinggi</title><description>Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menilai asumsi  pertumbuhan ekonomi (PE) pemerintah sebesar 6,5-6,9 persen terlalu  tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/01/20/463525/bi-target-pertumbuhan-ekonomi-pemerintah-terlalu-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/01/20/463525/bi-target-pertumbuhan-ekonomi-pemerintah-terlalu-tinggi"/><item><title>BI : Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Terlalu Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/01/20/463525/bi-target-pertumbuhan-ekonomi-pemerintah-terlalu-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/01/20/463525/bi-target-pertumbuhan-ekonomi-pemerintah-terlalu-tinggi</guid><pubDate>Rabu 01 Juni 2011 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/01/20/463525/I2gAocBp9u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Darmin Nasution</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/01/20/463525/I2gAocBp9u.jpg</image><title>Gubernur BI Darmin Nasution</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menilai asumsi pertumbuhan ekonomi (PE) pemerintah sebesar 6,5-6,9 persen terlalu tinggi.&quot;Pertumbuhan ekonomi, BI cenderung melihat sekarang 6,5-6,9 agak ketinggian. Kami cenderung di bawah itu,&quot; ujar Darmin di ruang rapat Badan Anggaran DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).Darmin menjelaskan, hal tersebut dikarenakan pembangunan infrastruktur dan defisit akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. &quot;Infrastruktur kan tidak bisa disulap dalam satu tahun, perlu waktu yang panjang,&quot; papar dia.Lebih jauh dia mengungkapkan saat ini penggunaan supply side kapasitasnya sudah mulai penuh terutama bagi infrastruktur. &quot;Jadi kalau tidak ada perkembangan berarti di infrastruktur, untuk menaikkan pertumbuhan susah, &quot; kata Darmin.Darmin menilai memang bisa saja jika pertumbuhan ekonomi ditingkatkan lagi, namun angkanya kecil, jika pun dipaksakan besar, maka akan berimbas pada daya beli konsumen. &quot;Jadi kalau dipaksa inflasinya yang semakin tinggi,&quot; tegasnya.Saat ini, pemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2012 berada di kisaran 6,5-6,9 persen. Bahkan beberapa fraksi DPR emngungkapkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang dibuat oleh pemerintah terlalu rendah. Pemerintah seharusnya mentargetkan di atas tujuh persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menilai asumsi pertumbuhan ekonomi (PE) pemerintah sebesar 6,5-6,9 persen terlalu tinggi.&quot;Pertumbuhan ekonomi, BI cenderung melihat sekarang 6,5-6,9 agak ketinggian. Kami cenderung di bawah itu,&quot; ujar Darmin di ruang rapat Badan Anggaran DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).Darmin menjelaskan, hal tersebut dikarenakan pembangunan infrastruktur dan defisit akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. &quot;Infrastruktur kan tidak bisa disulap dalam satu tahun, perlu waktu yang panjang,&quot; papar dia.Lebih jauh dia mengungkapkan saat ini penggunaan supply side kapasitasnya sudah mulai penuh terutama bagi infrastruktur. &quot;Jadi kalau tidak ada perkembangan berarti di infrastruktur, untuk menaikkan pertumbuhan susah, &quot; kata Darmin.Darmin menilai memang bisa saja jika pertumbuhan ekonomi ditingkatkan lagi, namun angkanya kecil, jika pun dipaksakan besar, maka akan berimbas pada daya beli konsumen. &quot;Jadi kalau dipaksa inflasinya yang semakin tinggi,&quot; tegasnya.Saat ini, pemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2012 berada di kisaran 6,5-6,9 persen. Bahkan beberapa fraksi DPR emngungkapkan asumsi pertumbuhan ekonomi yang dibuat oleh pemerintah terlalu rendah. Pemerintah seharusnya mentargetkan di atas tujuh persen.</content:encoded></item></channel></rss>
