<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganti Mesin, Yanaprima Anggarkan Rp10 Miliar</title><description>PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2011 ini sebesar Rp10 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/03/278/464127/ganti-mesin-yanaprima-anggarkan-rp10-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/03/278/464127/ganti-mesin-yanaprima-anggarkan-rp10-miliar"/><item><title>Ganti Mesin, Yanaprima Anggarkan Rp10 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/03/278/464127/ganti-mesin-yanaprima-anggarkan-rp10-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/03/278/464127/ganti-mesin-yanaprima-anggarkan-rp10-miliar</guid><pubDate>Jum'at 03 Juni 2011 13:22 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/03/278/464127/7opaQdhlOP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/03/278/464127/7opaQdhlOP.jpg</image><title>ilustrasi Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2011 ini sebesar Rp10 miliar.&quot;Untuk 2011 kita anggarkan Rp10 miliar sebagai capex,&quot; ungkap&amp;nbsp; Direktur Keuangan YPAS, Rinawati kala ditemui dalam acara RUPST YPAS, di Graha Irama, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/6/2011).Rinawati menuturkan, capex tersebut akan digunakan untuk melakukan peremajaan mesin perseroan yang sudah berumur lebih dari 15 tahun.Perseroan akan mengganti satu mesin lama dengan mesin yang baru, di mana dalam satu line mesin terdiri atas satu line mesin ekstruksi dan 30 mesin rajut. Saat ini perseroan tercatat memiliki delapan line mesin.&quot;Kita mengganti mesin tersebut agar dapat menambah kapasitas produksi sehingga lebih efisien dan produksi dapat lebih cepat,&quot; ungkap General Manager YPAS, Irwan Susanto.Nantinya, perusahaan yang memproduksi karung pupuk NPK, karung pupuk organik, karung gula rafinasi, karung semen, karung beras dan karung lime stone ini akan menambah kapasitas produksi pada 2011 yaitu meningkat sebesar 10-15 persen. Pada 2010 lalu produksi mencapai 19 ribu ton, maka dengan adanya penggantian mesin tersebut kapasitas produksi di 2011 akan bertambah sekira 1.200-1.400 ton per tahun.&quot;Jadi kapasitas produksi pada 2011 ini bisa mencapai 20 ribu ton lebih,&quot; pungkasnya. (and) </description><content:encoded>JAKARTA - PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada 2011 ini sebesar Rp10 miliar.&quot;Untuk 2011 kita anggarkan Rp10 miliar sebagai capex,&quot; ungkap&amp;nbsp; Direktur Keuangan YPAS, Rinawati kala ditemui dalam acara RUPST YPAS, di Graha Irama, Kuningan, Jakarta, Jumat (3/6/2011).Rinawati menuturkan, capex tersebut akan digunakan untuk melakukan peremajaan mesin perseroan yang sudah berumur lebih dari 15 tahun.Perseroan akan mengganti satu mesin lama dengan mesin yang baru, di mana dalam satu line mesin terdiri atas satu line mesin ekstruksi dan 30 mesin rajut. Saat ini perseroan tercatat memiliki delapan line mesin.&quot;Kita mengganti mesin tersebut agar dapat menambah kapasitas produksi sehingga lebih efisien dan produksi dapat lebih cepat,&quot; ungkap General Manager YPAS, Irwan Susanto.Nantinya, perusahaan yang memproduksi karung pupuk NPK, karung pupuk organik, karung gula rafinasi, karung semen, karung beras dan karung lime stone ini akan menambah kapasitas produksi pada 2011 yaitu meningkat sebesar 10-15 persen. Pada 2010 lalu produksi mencapai 19 ribu ton, maka dengan adanya penggantian mesin tersebut kapasitas produksi di 2011 akan bertambah sekira 1.200-1.400 ton per tahun.&quot;Jadi kapasitas produksi pada 2011 ini bisa mencapai 20 ribu ton lebih,&quot; pungkasnya. (and) </content:encoded></item></channel></rss>
