<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendag Kaji Bea Keluar Buah Kelapa</title><description>Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mengkaji untuk menerapkan bea keluar untuk komoditas buah kelapa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/06/320/465193/kemendag-kaji-bea-keluar-buah-kelapa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/06/320/465193/kemendag-kaji-bea-keluar-buah-kelapa"/><item><title>Kemendag Kaji Bea Keluar Buah Kelapa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/06/320/465193/kemendag-kaji-bea-keluar-buah-kelapa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/06/320/465193/kemendag-kaji-bea-keluar-buah-kelapa</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2011 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/06/320/465193/eFw6UxKpyY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/06/320/465193/eFw6UxKpyY.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mengkaji untuk menerapkan bea keluar untuk komoditas buah kelapa.&quot;Buah kelapa sedang kita kaji untuk memberlakukan bea keluar karena untuk komoditas pertanian yang dibutuhkan banyak di dalam negeri harus dilindungi,&quot; ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Dedi Saleh ketika ditemui wartawan usai melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2011).Ia menyatakan, hal yang menjadi alasan pemberlakuan bea keluar kelapa karena tidak mungkin melakukan pelarangan terhadap ekspor kelapa ke luar negeri.&quot;Enggak mungkin, kita larang karena kalau dilarang harus berlaku nasional bukan hanya di satu daerah saja,&quot; lanjutnya.Sampai saat ini, pihaknya baru melakukan pendataan terhadap jumlah ekspor kelapa karena ekspor kelapa khususnya yang di daerah perbatasan tidak pernah terdata dengan baik. Berapa besaran bea keluar inipun belum dapat diperkirakan.Selain itu, saat ditanya dikonfirmasi mengenai penurunan bea keluar tehadap CPO juga masih dibahas di tim tarif untuk melakukan pembahasan lanjutan dengan berbagai pihak terkait.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mengkaji untuk menerapkan bea keluar untuk komoditas buah kelapa.&quot;Buah kelapa sedang kita kaji untuk memberlakukan bea keluar karena untuk komoditas pertanian yang dibutuhkan banyak di dalam negeri harus dilindungi,&quot; ungkap Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Dedi Saleh ketika ditemui wartawan usai melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2011).Ia menyatakan, hal yang menjadi alasan pemberlakuan bea keluar kelapa karena tidak mungkin melakukan pelarangan terhadap ekspor kelapa ke luar negeri.&quot;Enggak mungkin, kita larang karena kalau dilarang harus berlaku nasional bukan hanya di satu daerah saja,&quot; lanjutnya.Sampai saat ini, pihaknya baru melakukan pendataan terhadap jumlah ekspor kelapa karena ekspor kelapa khususnya yang di daerah perbatasan tidak pernah terdata dengan baik. Berapa besaran bea keluar inipun belum dapat diperkirakan.Selain itu, saat ditanya dikonfirmasi mengenai penurunan bea keluar tehadap CPO juga masih dibahas di tim tarif untuk melakukan pembahasan lanjutan dengan berbagai pihak terkait.</content:encoded></item></channel></rss>
