<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Hentikan Impor Buah &amp; Sayur dari Eropa</title><description>Pemerintah menghentikan impor sayur dan buah-buahan dari Eropa menyusul  merebaknya kasus infeksi bakteri Escherichia coli (E-coli) di kawasan  tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/07/320/465462/pemerintah-hentikan-impor-buah-sayur-dari-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/07/320/465462/pemerintah-hentikan-impor-buah-sayur-dari-eropa"/><item><title>Pemerintah Hentikan Impor Buah &amp; Sayur dari Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/07/320/465462/pemerintah-hentikan-impor-buah-sayur-dari-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/07/320/465462/pemerintah-hentikan-impor-buah-sayur-dari-eropa</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2011 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/07/320/465462/FETiIPBIu8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/07/320/465462/FETiIPBIu8.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menghentikan impor sayur dan buah-buahan dari Eropa menyusul merebaknya kasus infeksi bakteri Escherichia coli (E-coli) di kawasan tersebut.Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, lembaganya telah bekerja sama dengan Badan Karantina untuk mencegah masuknya sayur dan buah dari Eropa.&quot;Kita sudah bekerja sama dengan Badan Karantina bahwa kita tidak mengimpor sayur-sayuran,&quot; kata Endang, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6/2011).Endang juga mengimbau agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan isu penyebaran bakteri tersebut. Karena pencegahan tetap bisa dilakukan dengan pola hidup sehat.&quot;Kalau kita makan sayur dan buah dicuci terlebih dahulu lebih bagus, masak sayurnya dimasak. Tapi kalau mau dilalap ya dicuci dulu itu cukup menghilangkan bakteri,&quot; katanya.Endang mengaku hingga saat ini belum ada laporan adanya pandemi yang diakibatkan bakteri E-coli di Tanah Air. Kebanyakan kasus yang muncul di Indonesia hanya kasus biasa yang diakibatkan kurangnya kebersihan seperti tidak mencuci tangan sebelum makan.&quot;Tapi katanya untuk E-coli Eropa strain berbeda, tapi sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan bahwa ada strain itu di sini,&quot; tutupnya. (abe)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menghentikan impor sayur dan buah-buahan dari Eropa menyusul merebaknya kasus infeksi bakteri Escherichia coli (E-coli) di kawasan tersebut.Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, lembaganya telah bekerja sama dengan Badan Karantina untuk mencegah masuknya sayur dan buah dari Eropa.&quot;Kita sudah bekerja sama dengan Badan Karantina bahwa kita tidak mengimpor sayur-sayuran,&quot; kata Endang, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6/2011).Endang juga mengimbau agar masyarakat tidak terlalu khawatir dengan isu penyebaran bakteri tersebut. Karena pencegahan tetap bisa dilakukan dengan pola hidup sehat.&quot;Kalau kita makan sayur dan buah dicuci terlebih dahulu lebih bagus, masak sayurnya dimasak. Tapi kalau mau dilalap ya dicuci dulu itu cukup menghilangkan bakteri,&quot; katanya.Endang mengaku hingga saat ini belum ada laporan adanya pandemi yang diakibatkan bakteri E-coli di Tanah Air. Kebanyakan kasus yang muncul di Indonesia hanya kasus biasa yang diakibatkan kurangnya kebersihan seperti tidak mencuci tangan sebelum makan.&quot;Tapi katanya untuk E-coli Eropa strain berbeda, tapi sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan bahwa ada strain itu di sini,&quot; tutupnya. (abe)</content:encoded></item></channel></rss>
