<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanjung Priok Diharapkan Jadi Pusat Pengisian BBM Marine</title><description>PT Pelindo II berharap dapat membuat Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pusat pengisian bahan bakar (BBM) nonsubsidi marine.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/14/320/468273/tanjung-priok-diharapkan-jadi-pusat-pengisian-bbm-marine</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/14/320/468273/tanjung-priok-diharapkan-jadi-pusat-pengisian-bbm-marine"/><item><title>Tanjung Priok Diharapkan Jadi Pusat Pengisian BBM Marine</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/14/320/468273/tanjung-priok-diharapkan-jadi-pusat-pengisian-bbm-marine</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/14/320/468273/tanjung-priok-diharapkan-jadi-pusat-pengisian-bbm-marine</guid><pubDate>Selasa 14 Juni 2011 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rifai</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/14/320/468273/LFUwB02sv2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/14/320/468273/LFUwB02sv2.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - PT Pelindo II berharap dapat membuat Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pusat pengisian bahan bakar (BBM) nonsubsidi marine.&quot;Pelan-pelan Tanjung Priok  jadi pusat pengisian BBM nonsubsidi marine,&quot; kata Manajer Pelayanan Pelanggan dan Sistem Informasi Pelindo II, Ian  Budisantoso saat ditanyai wartawan di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa  (14/6/2011).DIa juga berharap kapal-kapal yang melakukan pergerakan di Tanjung  Priok 50 persennya mau mengisi BBM di tempat tersebut. &quot;Pergerakan kapal  di Tanjung Priok sampai 90 hingga 100 kapal, tapi tidak semuanya isi  BBM. Diharapkan saat ini 50 persennya isi. Marketing juga harus aktif,&quot; tambahnya.Dia menjelaskan keuntungan dari kerja sama dengan&amp;nbsp; PT Pertamina tergantung berapa banyak bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi marine yang terjual. &quot;Keuntungan kita tergantung penjualan, kita hanya menyiapakan jasa pelabuhan dan bungker,&quot; ujarnya.Ian menjelaskan, saat ini bungker yang ada di Tanjung Priok sebagian besar digunakan oleh Pertamina. Dia juga menyebutkan harga BBM nonsubsidi marine berada di kisaran Rp10 ribu per liter. &quot;Harganya sama dengan market internasional,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelindo II berharap dapat membuat Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pusat pengisian bahan bakar (BBM) nonsubsidi marine.&quot;Pelan-pelan Tanjung Priok  jadi pusat pengisian BBM nonsubsidi marine,&quot; kata Manajer Pelayanan Pelanggan dan Sistem Informasi Pelindo II, Ian  Budisantoso saat ditanyai wartawan di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa  (14/6/2011).DIa juga berharap kapal-kapal yang melakukan pergerakan di Tanjung  Priok 50 persennya mau mengisi BBM di tempat tersebut. &quot;Pergerakan kapal  di Tanjung Priok sampai 90 hingga 100 kapal, tapi tidak semuanya isi  BBM. Diharapkan saat ini 50 persennya isi. Marketing juga harus aktif,&quot; tambahnya.Dia menjelaskan keuntungan dari kerja sama dengan&amp;nbsp; PT Pertamina tergantung berapa banyak bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi marine yang terjual. &quot;Keuntungan kita tergantung penjualan, kita hanya menyiapakan jasa pelabuhan dan bungker,&quot; ujarnya.Ian menjelaskan, saat ini bungker yang ada di Tanjung Priok sebagian besar digunakan oleh Pertamina. Dia juga menyebutkan harga BBM nonsubsidi marine berada di kisaran Rp10 ribu per liter. &quot;Harganya sama dengan market internasional,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
