<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Negara Maju Terpuruk, RI Harus Manfaatkan Momentum</title><description>Indonesia dianggap bisa menjadi salah satu emerging market (negara berkembang) yang memotori perekonomian dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/17/20/469418/negara-maju-terpuruk-ri-harus-manfaatkan-momentum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/17/20/469418/negara-maju-terpuruk-ri-harus-manfaatkan-momentum"/><item><title>Negara Maju Terpuruk, RI Harus Manfaatkan Momentum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/17/20/469418/negara-maju-terpuruk-ri-harus-manfaatkan-momentum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/17/20/469418/negara-maju-terpuruk-ri-harus-manfaatkan-momentum</guid><pubDate>Jum'at 17 Juni 2011 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/17/20/469418/4FLNj1nGaG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/17/20/469418/4FLNj1nGaG.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Indonesia dianggap bisa menjadi salah satu emerging market (negara berkembang) yang memotori perekonomian dunia.Saat ini, negara-negara maju makin terpuruk karena membengkaknya utang yang dulu pernah diambil negara-negara tersebut. Imbasnya, fokus negara maju saat ini bukan lagi mendorong pertumbuhan ekonominya, namun mengangsur utang.&amp;ldquo;Indonesia dapat memanfaatkan momentum seperti ini untuk menjaring investasi asing sebesar-besarnya, dan dialirkan ke Foreign Direct Investment (FDI),&amp;rdquo; jelas Ekonom Standart Chartered Fauzi Ichsan, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/6/2011) malam.Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengungkapkan kondisi perekonomian global akan mengalami perlambatan. &quot;Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan 4,5 persen, lebih rendah dari sebelumnya,&quot; jelas Agus.Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengungkapkan Indonesia dapat meraih kepercayaan penuh para investor tahun depan. &quot;Kami perkirakan Indonesia akan investment grade tahun depan,&quot; jelas Darmin, beberapa waktu lalu.Dia menjelaskan, dengan adanya kenaikan rating utang Indonesia, maka para investor akan semakin tertarik untuk menanamkan dana mereka di Indonesia. &quot;Dengan demikian maka akan memperoleh minat (investor) lebih baik,&quot; tutur Darmin.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia dianggap bisa menjadi salah satu emerging market (negara berkembang) yang memotori perekonomian dunia.Saat ini, negara-negara maju makin terpuruk karena membengkaknya utang yang dulu pernah diambil negara-negara tersebut. Imbasnya, fokus negara maju saat ini bukan lagi mendorong pertumbuhan ekonominya, namun mengangsur utang.&amp;ldquo;Indonesia dapat memanfaatkan momentum seperti ini untuk menjaring investasi asing sebesar-besarnya, dan dialirkan ke Foreign Direct Investment (FDI),&amp;rdquo; jelas Ekonom Standart Chartered Fauzi Ichsan, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/6/2011) malam.Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengungkapkan kondisi perekonomian global akan mengalami perlambatan. &quot;Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan 4,5 persen, lebih rendah dari sebelumnya,&quot; jelas Agus.Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengungkapkan Indonesia dapat meraih kepercayaan penuh para investor tahun depan. &quot;Kami perkirakan Indonesia akan investment grade tahun depan,&quot; jelas Darmin, beberapa waktu lalu.Dia menjelaskan, dengan adanya kenaikan rating utang Indonesia, maka para investor akan semakin tertarik untuk menanamkan dana mereka di Indonesia. &quot;Dengan demikian maka akan memperoleh minat (investor) lebih baik,&quot; tutur Darmin.</content:encoded></item></channel></rss>
