<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Utang Jatuh Tempo Indosat Rp4,28 Triliun di 2011</title><description>Utang tersebut terdiri dari utang dalam mata uang rupiah sebesar Rp1,73  triliun, dan sisanya Rp2,55 triliun dalam mata uang dolar AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/22/278/471208/utang-jatuh-tempo-indosat-rp4-28-triliun-di-2011</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/22/278/471208/utang-jatuh-tempo-indosat-rp4-28-triliun-di-2011"/><item><title>Utang Jatuh Tempo Indosat Rp4,28 Triliun di 2011</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/22/278/471208/utang-jatuh-tempo-indosat-rp4-28-triliun-di-2011</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/22/278/471208/utang-jatuh-tempo-indosat-rp4-28-triliun-di-2011</guid><pubDate>Rabu 22 Juni 2011 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/22/278/471208/2GIVD1C9D4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Indosat</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/22/278/471208/2GIVD1C9D4.jpg</image><title>Logo Indosat</title></images><description>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) memiliki utang jatuh tempo sebesar Rp4,28 triliin pada 2011 ini.Dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (22/6/2011), pada akhir 2010 lalu, utang tersebut terdiri dari utang dalam mata uang rupiah sebesar Rp1,73 triliun, dan sisanya Rp2,55 triliun dalam mata uang dolar AS.Total utang perseroan tercatat sebanyak Rp24,4 triliun. Utang jangka pendek tercatat sebanyak Rp4,29 triliun dan jangka panjang sebesar Rp20,1 triliun. Utang dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 56 persen, dan 44 persen sisanya dalam rupiah. Lalu 55 persen pinjamannya adalah obligasi dan 45 persen adalah pinjaman.Sebelumnya, Indosat mengaku telah membayar sebagian utangnya yang jatuh tempo pada 2010 dan 2011 dari hasil penerbitan obligasi pada 2010 lalu. &quot;Utang jatuh tempo pada 2011 telah kita bayar sebagian. Sebagian lagi dari internal perusahaan,&quot; jelas Direktur Keuangan Indosat Peter Wladyslaw Kuncewicz beberapa waktu lalu.Sayangnya, dia tidak menyebutkan berapa total utang perseroan pada 2011 dan 2012 ini, serta berapa yang telah dibayarkan. Perseroan pun saat ini belum berencana menerbitkan obligasi lagi. &quot;Kita tidak ada rencana menerbitkan obligasi lagi,&quot; katanya.Sebagai gambaran, perseroan telah menerbitkan obligasi global senilai USD650 miliar. Sebagian dari dana hasil obligasi ini dipergunakan untuk membayarkan utang jatuh tempo pada 2010. &quot;Sisanya kita pergunakan untuk membayar sebagian utang untuk tahun-tahun selanjutnya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) memiliki utang jatuh tempo sebesar Rp4,28 triliin pada 2011 ini.Dalam keterangan tertulisnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (22/6/2011), pada akhir 2010 lalu, utang tersebut terdiri dari utang dalam mata uang rupiah sebesar Rp1,73 triliun, dan sisanya Rp2,55 triliun dalam mata uang dolar AS.Total utang perseroan tercatat sebanyak Rp24,4 triliun. Utang jangka pendek tercatat sebanyak Rp4,29 triliun dan jangka panjang sebesar Rp20,1 triliun. Utang dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) sebanyak 56 persen, dan 44 persen sisanya dalam rupiah. Lalu 55 persen pinjamannya adalah obligasi dan 45 persen adalah pinjaman.Sebelumnya, Indosat mengaku telah membayar sebagian utangnya yang jatuh tempo pada 2010 dan 2011 dari hasil penerbitan obligasi pada 2010 lalu. &quot;Utang jatuh tempo pada 2011 telah kita bayar sebagian. Sebagian lagi dari internal perusahaan,&quot; jelas Direktur Keuangan Indosat Peter Wladyslaw Kuncewicz beberapa waktu lalu.Sayangnya, dia tidak menyebutkan berapa total utang perseroan pada 2011 dan 2012 ini, serta berapa yang telah dibayarkan. Perseroan pun saat ini belum berencana menerbitkan obligasi lagi. &quot;Kita tidak ada rencana menerbitkan obligasi lagi,&quot; katanya.Sebagai gambaran, perseroan telah menerbitkan obligasi global senilai USD650 miliar. Sebagian dari dana hasil obligasi ini dipergunakan untuk membayarkan utang jatuh tempo pada 2010. &quot;Sisanya kita pergunakan untuk membayar sebagian utang untuk tahun-tahun selanjutnya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
