<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Ritel Ditargetkan Tumbuh 20% di 2011</title><description> Asosiasi Pengeola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI)  menyatakan pertumbuhan industri ritel pada tahun ini akan meningkat 20  persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/23/320/471819/industri-ritel-ditargetkan-tumbuh-20-di-2011</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/23/320/471819/industri-ritel-ditargetkan-tumbuh-20-di-2011"/><item><title>Industri Ritel Ditargetkan Tumbuh 20% di 2011</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/23/320/471819/industri-ritel-ditargetkan-tumbuh-20-di-2011</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/23/320/471819/industri-ritel-ditargetkan-tumbuh-20-di-2011</guid><pubDate>Kamis 23 Juni 2011 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/23/320/471819/Us46bzjZXa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/23/320/471819/Us46bzjZXa.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengeola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menyatakan pertumbuhan industri ritel pada tahun ini akan meningkat 20 persen.&quot;Industri ritel meningkat 20 persen dibanding dengan tahun lalu. Seiring dengan populasi yang bertambah, saya harap ini di-support terus, jadi nanti kita bisa berdiri sendiri tanpa mengandalkan impor,&quot; ungkap Ketua APPBI Handoko Santosa yang juga CEO Senayan City saat ditemui usai dialog bertema Sinergi Perbankan dan Operator Dalam Mendorong Cash Less Society di FX Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2011).Selanjutnya, mengenai pembayaran menggunakan berbagai jenis kartu, baik kartu kredit maupun kartu pintar lain yang saat ini banyak beredar, dirinya menyatakan jika hal tersebut memang sangat praktis dilakukan. Namun dirinya berpesan, hendaknya kita semea agar lebih berhati-hati dengan pembayaran tersebut.&quot;Less cash sangat menukung industri ritel. karena kan itu praktis ya. Tapi negatifnya, kalau menggunakan kartu kredit orang diberi kemudahan untuk berutang. jadi kita harus lebih selektif lah,&quot; terangnya.&quot;Kalau pembayaran dengan kartu kredit itu ada bunganya. Tapi itu kan tergantung dari omzet tokonya. Kalau toko kecil bisa sampai 2,5 persen. Kalau omzet toko besar bunganya hingga 1,7 persen,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengeola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) menyatakan pertumbuhan industri ritel pada tahun ini akan meningkat 20 persen.&quot;Industri ritel meningkat 20 persen dibanding dengan tahun lalu. Seiring dengan populasi yang bertambah, saya harap ini di-support terus, jadi nanti kita bisa berdiri sendiri tanpa mengandalkan impor,&quot; ungkap Ketua APPBI Handoko Santosa yang juga CEO Senayan City saat ditemui usai dialog bertema Sinergi Perbankan dan Operator Dalam Mendorong Cash Less Society di FX Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/2011).Selanjutnya, mengenai pembayaran menggunakan berbagai jenis kartu, baik kartu kredit maupun kartu pintar lain yang saat ini banyak beredar, dirinya menyatakan jika hal tersebut memang sangat praktis dilakukan. Namun dirinya berpesan, hendaknya kita semea agar lebih berhati-hati dengan pembayaran tersebut.&quot;Less cash sangat menukung industri ritel. karena kan itu praktis ya. Tapi negatifnya, kalau menggunakan kartu kredit orang diberi kemudahan untuk berutang. jadi kita harus lebih selektif lah,&quot; terangnya.&quot;Kalau pembayaran dengan kartu kredit itu ada bunganya. Tapi itu kan tergantung dari omzet tokonya. Kalau toko kecil bisa sampai 2,5 persen. Kalau omzet toko besar bunganya hingga 1,7 persen,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
