<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DGIK Bagi Dividen Rp15,184 M</title><description>Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 28 Juni 2011, PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2010 sebesar Rp15,184 miliar atau Rp2,75 per saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/28/278/473550/dgik-bagi-dividen-rp15-184-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/28/278/473550/dgik-bagi-dividen-rp15-184-m"/><item><title>DGIK Bagi Dividen Rp15,184 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/28/278/473550/dgik-bagi-dividen-rp15-184-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/28/278/473550/dgik-bagi-dividen-rp15-184-m</guid><pubDate>Selasa 28 Juni 2011 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/28/278/473550/lfvwVo5cNR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi, Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/28/278/473550/lfvwVo5cNR.jpg</image><title>Ilustrasi, Corbis</title></images><description>JAKARTA - Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 28 Juni 2011, PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2010 sebesar Rp15,184 miliar atau Rp2,75 per saham. Jumlah itu sekira 21,5 persen dari laba bersih perseroan di 2010 sebesar Rp70,54 miliar. Jumlah pembagian dividen 2010 lebih besar dibanding sebelumnya. Tahun lalu, perseroan memberikan dividen tunai sebesar Rp2,5 per saham untuk tahun buku 2009.Direktur Utama PT Duta Graha Indah Tbk, Dudung Purwadi, menjelaskan pembayaran dividen tunai tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan apresiasi manajemen kepada para pemegang saham.&amp;ldquo;Sebagai perusahaan publik, kami wajib memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pemegang saham,&amp;rdquo; jelasnya usai RUPS Tahunan yang diselenggarakan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Selasa (28/6/2011).Dudung menambahkan, selain digunakan untuk membayar dividen, laba bersih 2010 juga akan digunakan sebagai laba ditahan. Langkah itu dilakukan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, sehingga kedepan akan mampu menopang rencana ekspansi yang akan dilakukan. Saat ini PT Duta Graha Indah Tbk memiliki rencana untuk melakukan diversifikasi pasar dengan membuka lini bisnis baru, yaitu kontraktor di sektor tambang (mining) dan proyek Engineering Procurement and Construction (EPC). Terkait kinerja 2011, manajemen PT Duta Graha Indah Tbk optimis akan mampu meraih target kontrak baru senilai Rp2,2 triliun. Nilai kontrak baru tersebut meningkat 10 persen dari 2010 sebesar Rp2 triliun. Johan Halim, Corporate Secretary PT Duta Graha Indah Tbk mengungkapkan, sampai Mei 2011 perusahaan sudah meraih kontrak baru sebesar Rp500 miliar.&amp;nbsp; Sekadar informasi, PT Duta Graha Indah Tbk berdiri pada tanggal 11 Januari 1982. Perusahaan swasta nasional itu sejak awal bergerak di sektor kontruksi dan mampu bertahan dari krisis moneter di tahun 1997. Sejalan dengan membaiknya kinerja perseroan, di tahun 2007 PT Duta Graha Indah Tbk melepas 30 persen sahamnya melalui penawaran umum saham perdana ke Bursa Efek Indonesia sebanyak 1.66 miliar saham.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Total aset DGIK per 31 Maret 2011 mencapai Rp1,60 triliun. Sementara pendapatan selama tiga bulan pertama 2011 mencapai Rp269,62 miliar dengan laba bersih sebesar Rp10,58 miliar. Saat ini PT Duta Graha Indah Tbk memiliki dua anak perusahaan yang masih dalam tahap pengembangan. PT Duta Graha Living yang bergerak di bidang kontruksi khususnya interior dan PT Amasjaya Sdn. Bhd. Anak perusahaan terakhir berada di Brunei Darussalam juga bergerak dalam bisnis kontruksi. Per 20 Juni 2011, pemegang saham PT Duta Graha Indah Tbk adalah PT Lintas Kebayoran Kota (33,03 persen), Asiariver Advisors (14,99 persen), PT Rezeki Segitiga Emas (9,02 persen), PT Laksindo Aditama (7,35 persen) dan sisanya dimiliki masyarakat.&amp;nbsp; (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 28 Juni 2011, PT Duta Graha Indah Tbk (DGIK) memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2010 sebesar Rp15,184 miliar atau Rp2,75 per saham. Jumlah itu sekira 21,5 persen dari laba bersih perseroan di 2010 sebesar Rp70,54 miliar. Jumlah pembagian dividen 2010 lebih besar dibanding sebelumnya. Tahun lalu, perseroan memberikan dividen tunai sebesar Rp2,5 per saham untuk tahun buku 2009.Direktur Utama PT Duta Graha Indah Tbk, Dudung Purwadi, menjelaskan pembayaran dividen tunai tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan apresiasi manajemen kepada para pemegang saham.&amp;ldquo;Sebagai perusahaan publik, kami wajib memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pemegang saham,&amp;rdquo; jelasnya usai RUPS Tahunan yang diselenggarakan di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Selasa (28/6/2011).Dudung menambahkan, selain digunakan untuk membayar dividen, laba bersih 2010 juga akan digunakan sebagai laba ditahan. Langkah itu dilakukan perseroan untuk memperkuat struktur permodalan, sehingga kedepan akan mampu menopang rencana ekspansi yang akan dilakukan. Saat ini PT Duta Graha Indah Tbk memiliki rencana untuk melakukan diversifikasi pasar dengan membuka lini bisnis baru, yaitu kontraktor di sektor tambang (mining) dan proyek Engineering Procurement and Construction (EPC). Terkait kinerja 2011, manajemen PT Duta Graha Indah Tbk optimis akan mampu meraih target kontrak baru senilai Rp2,2 triliun. Nilai kontrak baru tersebut meningkat 10 persen dari 2010 sebesar Rp2 triliun. Johan Halim, Corporate Secretary PT Duta Graha Indah Tbk mengungkapkan, sampai Mei 2011 perusahaan sudah meraih kontrak baru sebesar Rp500 miliar.&amp;nbsp; Sekadar informasi, PT Duta Graha Indah Tbk berdiri pada tanggal 11 Januari 1982. Perusahaan swasta nasional itu sejak awal bergerak di sektor kontruksi dan mampu bertahan dari krisis moneter di tahun 1997. Sejalan dengan membaiknya kinerja perseroan, di tahun 2007 PT Duta Graha Indah Tbk melepas 30 persen sahamnya melalui penawaran umum saham perdana ke Bursa Efek Indonesia sebanyak 1.66 miliar saham.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Total aset DGIK per 31 Maret 2011 mencapai Rp1,60 triliun. Sementara pendapatan selama tiga bulan pertama 2011 mencapai Rp269,62 miliar dengan laba bersih sebesar Rp10,58 miliar. Saat ini PT Duta Graha Indah Tbk memiliki dua anak perusahaan yang masih dalam tahap pengembangan. PT Duta Graha Living yang bergerak di bidang kontruksi khususnya interior dan PT Amasjaya Sdn. Bhd. Anak perusahaan terakhir berada di Brunei Darussalam juga bergerak dalam bisnis kontruksi. Per 20 Juni 2011, pemegang saham PT Duta Graha Indah Tbk adalah PT Lintas Kebayoran Kota (33,03 persen), Asiariver Advisors (14,99 persen), PT Rezeki Segitiga Emas (9,02 persen), PT Laksindo Aditama (7,35 persen) dan sisanya dimiliki masyarakat.&amp;nbsp; (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
