<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>INKA Produksi 40 Unit Kereta Commuter Line Rp300 M</title><description>PT Industri Kereta Api (INKA) sedang memproduksi 40 unit kereta jenis commuter line untuk PT Kereta Api (PT KA). Adapun nilai investasi untuk produksi tersebut yaitu sebesar Rp300 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/30/320/474126/inka-produksi-40-unit-kereta-commuter-line-rp300-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/06/30/320/474126/inka-produksi-40-unit-kereta-commuter-line-rp300-m"/><item><title>INKA Produksi 40 Unit Kereta Commuter Line Rp300 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/06/30/320/474126/inka-produksi-40-unit-kereta-commuter-line-rp300-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/06/30/320/474126/inka-produksi-40-unit-kereta-commuter-line-rp300-m</guid><pubDate>Kamis 30 Juni 2011 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/30/320/474126/vkc22GOsxa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Foto: Heru Haryono/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/30/320/474126/vkc22GOsxa.jpg</image><title>ilustrasi Foto: Heru Haryono/okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) sedang memproduksi 40 unit kereta jenis commuter line untuk PT Kereta Api (PT KA). Adapun nilai investasi untuk produksi tersebut yaitu sebesar Rp300 miliar.&quot;Saat ini sedang memproduksi 40 unit untuk 10 set, satu set terdiri dari empat gerbong. Nilainya Rp300 miliar,&quot; ungkap Sekretaris Perusahaan PT INKA Mukarom saat dihubungi okezone di Jakarta Rabu (29/6/2011) malam.Dijelaskannya, kereta jenis commuter line tersebut rencananya akan dioperasikan untuk jalur Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi. Dimana seperti yang diketahui, PT KA memang tengah merencanakan untuk menambah kereta yang akan digunakan untuk single operation.&quot;Commuter line ini untuk Jabodetabek. Rencananya semua akan selesai akhir tahun pada bulan Desember. Sampai saat ini sudah ada dua yang diangkut ke Jakarta, pabrik INKA kan di Madiun,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, ditempat yang berbeda, Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan membenarkan hal tersebut. Dirinya menyatakan jika commuter line tersebut untuk mendukung single operation yang akan diterapkan bulan depan.&quot;Kereta ini untuk menambah jumlah kereta yang sudah ada,&quot; terang Jonan. Terakhir, saat dikonfirmasi dari mana dana yang digunakan untuk pengadaan kereta tersebut, dirinya enggan menjelaskan lebih jauh, namun yang jelas ada sinergi dengan bank BUMN.&quot;Belum bisa disebut bank apa saja, dan berapa proporsinya,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Industri Kereta Api (INKA) sedang memproduksi 40 unit kereta jenis commuter line untuk PT Kereta Api (PT KA). Adapun nilai investasi untuk produksi tersebut yaitu sebesar Rp300 miliar.&quot;Saat ini sedang memproduksi 40 unit untuk 10 set, satu set terdiri dari empat gerbong. Nilainya Rp300 miliar,&quot; ungkap Sekretaris Perusahaan PT INKA Mukarom saat dihubungi okezone di Jakarta Rabu (29/6/2011) malam.Dijelaskannya, kereta jenis commuter line tersebut rencananya akan dioperasikan untuk jalur Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi. Dimana seperti yang diketahui, PT KA memang tengah merencanakan untuk menambah kereta yang akan digunakan untuk single operation.&quot;Commuter line ini untuk Jabodetabek. Rencananya semua akan selesai akhir tahun pada bulan Desember. Sampai saat ini sudah ada dua yang diangkut ke Jakarta, pabrik INKA kan di Madiun,&amp;rdquo; jelasnya.Sementara itu, ditempat yang berbeda, Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan membenarkan hal tersebut. Dirinya menyatakan jika commuter line tersebut untuk mendukung single operation yang akan diterapkan bulan depan.&quot;Kereta ini untuk menambah jumlah kereta yang sudah ada,&quot; terang Jonan. Terakhir, saat dikonfirmasi dari mana dana yang digunakan untuk pengadaan kereta tersebut, dirinya enggan menjelaskan lebih jauh, namun yang jelas ada sinergi dengan bank BUMN.&quot;Belum bisa disebut bank apa saja, dan berapa proporsinya,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
