<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenperin Minta Tambahan Dana Rp124 Miliar</title><description>Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada DPR tambahan  anggaran dalam RAPBN 2011 sebesar Rp124 miliar. Sebelumnya Kemenperin  memiliki dana sekira Rp2,4 triliun yang ditetapkan dalam APBN 2011.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/07/07/20/476926/kemenperin-minta-tambahan-dana-rp124-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/07/07/20/476926/kemenperin-minta-tambahan-dana-rp124-miliar"/><item><title>Kemenperin Minta Tambahan Dana Rp124 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/07/07/20/476926/kemenperin-minta-tambahan-dana-rp124-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/07/07/20/476926/kemenperin-minta-tambahan-dana-rp124-miliar</guid><pubDate>Kamis 07 Juli 2011 10:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Rifai</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/07/20/476926/SBXIPTHuMy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/07/20/476926/SBXIPTHuMy.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada DPR tambahan anggaran dalam RAPBN 2011 sebesar Rp124 miliar. Sebelumnya Kemenperin memiliki dana sekira Rp2,4 triliun yang ditetapkan dalam APBN 2011.Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian MS Hidayat saat rapat kerja dengan anggota Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2011) malam.Hidayat menjelaskan, dana tambahan tersebut akan digunakan untuk dua program, yakni kegiatan revitalisasi dan penumbuhan basis industri manufaktur.Dari revitalisasi tersebut, Kemenperin memiliki lima program yang terdiri dari penumbuhan industri mulai dari restrukturisasi mesin, perlatan industri tekstil, dan produk tekstil sebesar Rp100 miliar.Revitalisalasi kedua, dana APBNP tersebut akan di gunakan untuk acara ASEAN Basic Conference Exhibition dengan dana Rp3 miliar. Lalu fasilitas penyelesaian perundingan proyek Asahan sebesar Rp8 miliar.Ditambah penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan alat-alat perkantoran dari Kemenperin. Serta sosialisasi kemampuan industri dalam negeri.Program kedua dari dana APBNP 2011 tersebut, peningkatan sarana aparatur Kemindo, seperti pengadaan alat laboratorium kimia darah dan pengadaan denial unit dan pengadaan peralatan darurat untuk dinas kesehatan Kemenperin, dengan dana sekira Rp1,6 miliar. Terakhir, untuk peningkatan dan perbaikan sarana penting Kemenperin sekira Rp3,2 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada DPR tambahan anggaran dalam RAPBN 2011 sebesar Rp124 miliar. Sebelumnya Kemenperin memiliki dana sekira Rp2,4 triliun yang ditetapkan dalam APBN 2011.Hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian MS Hidayat saat rapat kerja dengan anggota Komisi VI DPR RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2011) malam.Hidayat menjelaskan, dana tambahan tersebut akan digunakan untuk dua program, yakni kegiatan revitalisasi dan penumbuhan basis industri manufaktur.Dari revitalisasi tersebut, Kemenperin memiliki lima program yang terdiri dari penumbuhan industri mulai dari restrukturisasi mesin, perlatan industri tekstil, dan produk tekstil sebesar Rp100 miliar.Revitalisalasi kedua, dana APBNP tersebut akan di gunakan untuk acara ASEAN Basic Conference Exhibition dengan dana Rp3 miliar. Lalu fasilitas penyelesaian perundingan proyek Asahan sebesar Rp8 miliar.Ditambah penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan alat-alat perkantoran dari Kemenperin. Serta sosialisasi kemampuan industri dalam negeri.Program kedua dari dana APBNP 2011 tersebut, peningkatan sarana aparatur Kemindo, seperti pengadaan alat laboratorium kimia darah dan pengadaan denial unit dan pengadaan peralatan darurat untuk dinas kesehatan Kemenperin, dengan dana sekira Rp1,6 miliar. Terakhir, untuk peningkatan dan perbaikan sarana penting Kemenperin sekira Rp3,2 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
