<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenaikan Harga Pakan Bikin Telur Ikut Melambung</title><description>Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan naiknya harga telur di pasaran disebabkan karena melambungnya harga pakan. Namun, kenaikan harga pakan itu tidak seberapa dibandingkan dengan harga daging ayam.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/07/20/320/482243/kenaikan-harga-pakan-bikin-telur-ikut-melambung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/07/20/320/482243/kenaikan-harga-pakan-bikin-telur-ikut-melambung"/><item><title>Kenaikan Harga Pakan Bikin Telur Ikut Melambung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/07/20/320/482243/kenaikan-harga-pakan-bikin-telur-ikut-melambung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/07/20/320/482243/kenaikan-harga-pakan-bikin-telur-ikut-melambung</guid><pubDate>Rabu 20 Juli 2011 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/07/20/320/482243/VCdA03TU7U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Foto Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/07/20/320/482243/VCdA03TU7U.jpg</image><title>Ilustrasi Foto Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan naiknya harga telur di pasaran disebabkan karena melambungnya harga pakan. Namun, kenaikan harga pakan itu tidak seberapa dibandingkan dengan harga daging ayam.&quot;Ini memang siklus produksi. Di samping itu, memang ada kenaikan harga pakan ternak. Pakan ternak mereka kan terdiri dari dedak dan jagung.&amp;nbsp; Harga dedak dan jagung semenjak lima tahun ini sudah naik drastis, tapi harga telur naik tidak terlalu tinggi,&quot; ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo ketika berbincang dengan okezone di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta Rabu (20/7/2011).Selain itu, ia juga memastikan bahwa stok bahan-bahan pokok seperti beras, dan khususnya telur akan aman selama masa puasa dan lebaran.&quot;Di saat bulan puasa, kan kita juga melihat bahwa masyarakat tidak hanya mengkonsumsi telur saja, tetapi juga ayam. Kami sudah komit ke produsen untuk memastikan bahwa semuanya aman,&quot; lanjutnya.Sekedar informasi, harga telur beberapa waktu ini terus meroket. Harga telur yang biasa dijual Rp15 ribu-Rp16 ribu per kilogram, kini naik sampai Rp20 ribu per kilonya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan naiknya harga telur di pasaran disebabkan karena melambungnya harga pakan. Namun, kenaikan harga pakan itu tidak seberapa dibandingkan dengan harga daging ayam.&quot;Ini memang siklus produksi. Di samping itu, memang ada kenaikan harga pakan ternak. Pakan ternak mereka kan terdiri dari dedak dan jagung.&amp;nbsp; Harga dedak dan jagung semenjak lima tahun ini sudah naik drastis, tapi harga telur naik tidak terlalu tinggi,&quot; ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo ketika berbincang dengan okezone di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta Rabu (20/7/2011).Selain itu, ia juga memastikan bahwa stok bahan-bahan pokok seperti beras, dan khususnya telur akan aman selama masa puasa dan lebaran.&quot;Di saat bulan puasa, kan kita juga melihat bahwa masyarakat tidak hanya mengkonsumsi telur saja, tetapi juga ayam. Kami sudah komit ke produsen untuk memastikan bahwa semuanya aman,&quot; lanjutnya.Sekedar informasi, harga telur beberapa waktu ini terus meroket. Harga telur yang biasa dijual Rp15 ribu-Rp16 ribu per kilogram, kini naik sampai Rp20 ribu per kilonya.</content:encoded></item></channel></rss>
