<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Relokasi Korban Merapi, Pemerintah Anggarkan Rp1,3 T</title><description>Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah siap merelokasi rumah  penduduk akibat letusan Gunung Merapi beberapa waktu lalu, pemerintah  pun telah menyiapkan sekira Rp1,3 triliun selama dua tahun untuk  membangun 2.682 rumah tinggal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/02/20/487140/relokasi-korban-merapi-pemerintah-anggarkan-rp1-3-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/02/20/487140/relokasi-korban-merapi-pemerintah-anggarkan-rp1-3-t"/><item><title>Relokasi Korban Merapi, Pemerintah Anggarkan Rp1,3 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/02/20/487140/relokasi-korban-merapi-pemerintah-anggarkan-rp1-3-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/02/20/487140/relokasi-korban-merapi-pemerintah-anggarkan-rp1-3-t</guid><pubDate>Selasa 02 Agustus 2011 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/02/20/487140/ChCqazJTFq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/02/20/487140/ChCqazJTFq.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah siap merelokasi rumah penduduk akibat letusan Gunung Merapi beberapa waktu lalu, pemerintah pun telah menyiapkan sekira Rp1,3 triliun selama dua tahun untuk membangun 2.682 rumah tinggal.&quot;Dananya semuanya Rp622 miliar (per tahun) jadi Rp1,3 triliun selama dua tahun. Realisasinya sampai sekarang sudah 164 rumah sudah dibangun dari total 2.682 rumah,&quot; kata Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kantor Menteri Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/8/2011).Ia melanjutkan, bahwa rumah yang akan dibangun ini berbentuk rumah permanen berukuran 6x6 meter dengan biaya per rumah sebesar Rp30 juta. Dana inipun menurutnya bukan dialokasikan dari dana rekonstruksi Merapi.Meskipun begitu, ia juga mengakui masih ada 750 kepala keluarga (KK) yang tidak mau direlokasi karena merasa daerah tempat tinggalnya masih aman. Pemerintah pun menjanjikan akan memberi rumah gratis kepada mereka asalkan mereka mau pindah.&quot;Itu yang mau pindah, tidak berbayar, tapi ada 750 KK yang tidak mau direlokasi, mereka itu jaraknya (dari puncak Merapi ) kira-kira 7-8 kilometer (km),&quot; lanjut Sultan.Ia juga melanjutkan, bahwa jika 750 KK ini mau pindah ke daerah yang lebih aman, pemerintah akan memberikan 100 meter tanah gratis dan uang untuk membangun rumah senilai Rp30 juta per KK.&quot;Ya dibangunkan rumah, bentuknya rumah biasa, permanen 6 x 6 meter, di bawah (di tempat yang jauh dari puncak Merapi) tanahnya gratis. Kalau yang di atas (tempat tinggalnya sebelumnya), enggak boleh dihuni tapi kalau untuk kehidupan dia boleh,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah siap merelokasi rumah penduduk akibat letusan Gunung Merapi beberapa waktu lalu, pemerintah pun telah menyiapkan sekira Rp1,3 triliun selama dua tahun untuk membangun 2.682 rumah tinggal.&quot;Dananya semuanya Rp622 miliar (per tahun) jadi Rp1,3 triliun selama dua tahun. Realisasinya sampai sekarang sudah 164 rumah sudah dibangun dari total 2.682 rumah,&quot; kata Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kantor Menteri Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (2/8/2011).Ia melanjutkan, bahwa rumah yang akan dibangun ini berbentuk rumah permanen berukuran 6x6 meter dengan biaya per rumah sebesar Rp30 juta. Dana inipun menurutnya bukan dialokasikan dari dana rekonstruksi Merapi.Meskipun begitu, ia juga mengakui masih ada 750 kepala keluarga (KK) yang tidak mau direlokasi karena merasa daerah tempat tinggalnya masih aman. Pemerintah pun menjanjikan akan memberi rumah gratis kepada mereka asalkan mereka mau pindah.&quot;Itu yang mau pindah, tidak berbayar, tapi ada 750 KK yang tidak mau direlokasi, mereka itu jaraknya (dari puncak Merapi ) kira-kira 7-8 kilometer (km),&quot; lanjut Sultan.Ia juga melanjutkan, bahwa jika 750 KK ini mau pindah ke daerah yang lebih aman, pemerintah akan memberikan 100 meter tanah gratis dan uang untuk membangun rumah senilai Rp30 juta per KK.&quot;Ya dibangunkan rumah, bentuknya rumah biasa, permanen 6 x 6 meter, di bawah (di tempat yang jauh dari puncak Merapi) tanahnya gratis. Kalau yang di atas (tempat tinggalnya sebelumnya), enggak boleh dihuni tapi kalau untuk kehidupan dia boleh,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
