<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Food Estate Dialihkan ke Kaltim</title><description>Pemerintah mengalihkan program food estate dari sebelumnya di Marauke  Papua ke Kalimantan Timur (Kaltim). Pengalihan ini dikarenakan kesiapan  infrastruktur yang belum memadai di Papua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/20/492166/program-food-estate-dialihkan-ke-kaltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/20/492166/program-food-estate-dialihkan-ke-kaltim"/><item><title>Program Food Estate Dialihkan ke Kaltim</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/20/492166/program-food-estate-dialihkan-ke-kaltim</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/20/492166/program-food-estate-dialihkan-ke-kaltim</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2011 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/15/20/492166/89rzIFY0iK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kedelai. Foto: Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/15/20/492166/89rzIFY0iK.jpg</image><title>Kedelai. Foto: Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengalihkan program food estate dari sebelumnya di Marauke Papua ke Kalimantan Timur (Kaltim). Pengalihan ini dikarenakan kesiapan infrastruktur yang belum memadai di Papua.Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan program Marauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) pada prinsipnya merupakan food estate, karenanya daerah yang siap lebih dulu yang menjadi prioritas.&quot;Kalau faktanya lebih mudah bisa dimulai di mana saja tidak perlu dari Marauke,&quot; ungkap Suswono kala ditemui di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/8/2011).Suswono melanjutkan, pertimbangan ini diambil melihat belum siapnya infrastrukstruktur dan lahan yang ada, sementara untuk daerah Kalimantan Timur, lahan seluas 200 ribu hektare (ha) telah disiapkan.&quot;Di Kalimantan Timur sendiri potensi untuk ditanam itu banyak terutama daerah utara misalnya itu juga banyak lahan pertanian, Kalimantan Barat juga telah menawarkan dari segi infrastruktur juga baik,&quot; tutur dia.Ditambahkannya, saat ini memang&amp;nbsp; padi yang menjadi fokus bagi food estate, namun dia mengatakan kedelai juga menjadi sasaran dari food estate. &quot;Dua komoditas ini faktanya kita masih impor dua juta ton,&quot; tambahnya.Selain itu, dia berjanji program food estate tidak akan membuat rakyat terpinggirkan dari daerahnya. &quot;Mereka akan dilibatkan dalam hal ini proses pelaksanaannya,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengalihkan program food estate dari sebelumnya di Marauke Papua ke Kalimantan Timur (Kaltim). Pengalihan ini dikarenakan kesiapan infrastruktur yang belum memadai di Papua.Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan program Marauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) pada prinsipnya merupakan food estate, karenanya daerah yang siap lebih dulu yang menjadi prioritas.&quot;Kalau faktanya lebih mudah bisa dimulai di mana saja tidak perlu dari Marauke,&quot; ungkap Suswono kala ditemui di kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/8/2011).Suswono melanjutkan, pertimbangan ini diambil melihat belum siapnya infrastrukstruktur dan lahan yang ada, sementara untuk daerah Kalimantan Timur, lahan seluas 200 ribu hektare (ha) telah disiapkan.&quot;Di Kalimantan Timur sendiri potensi untuk ditanam itu banyak terutama daerah utara misalnya itu juga banyak lahan pertanian, Kalimantan Barat juga telah menawarkan dari segi infrastruktur juga baik,&quot; tutur dia.Ditambahkannya, saat ini memang&amp;nbsp; padi yang menjadi fokus bagi food estate, namun dia mengatakan kedelai juga menjadi sasaran dari food estate. &quot;Dua komoditas ini faktanya kita masih impor dua juta ton,&quot; tambahnya.Selain itu, dia berjanji program food estate tidak akan membuat rakyat terpinggirkan dari daerahnya. &quot;Mereka akan dilibatkan dalam hal ini proses pelaksanaannya,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
