<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Obligasi Agung Podomoro Land Diperingkati idA</title><description>Pefindo menegaskan kembali peringkat idA untuk obligasi I-2011 PT Agung  Podomoro Land Tbk (APLN) yang nilai emisinya dinaikkan menjadi maksimum  Rp1,2 triliun dari semula Rp800 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/278/492087/obligasi-agung-podomoro-land-diperingkati-ida</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/278/492087/obligasi-agung-podomoro-land-diperingkati-ida"/><item><title>Obligasi Agung Podomoro Land Diperingkati idA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/278/492087/obligasi-agung-podomoro-land-diperingkati-ida</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/15/278/492087/obligasi-agung-podomoro-land-diperingkati-ida</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2011 11:09 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/15/278/492087/sVFpyWTEyb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Agung Podomoro</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/15/278/492087/sVFpyWTEyb.jpg</image><title>Logo Agung Podomoro</title></images><description>JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat idA untuk obligasi I-2011 PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang nilai emisinya dinaikkan menjadi maksimum Rp1,2 triliun dari semula Rp800 miliar. Peringkat yang sama juga diberikan untuk perseroan dengan outlook stabil.Seperti dikutip dari siaran pers Pefindo, Senin (15/8/2011), penambahan nilai obligasi diharapkan tidak mempengaruhi profil nilai perseroan secara signifikan karena penambahan tersebut akan dikompensasi oleh berkurangnya nilai utang bank yang akan ditarik oleh perusahaan.Adapun hasil yang diterima dari hasil obligasi akan digunakan seluruhnya untuk pengembangan usaha perseroan melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek dalam industri properti berupa apartemen, perhotelan, perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan, pusat rekreasi, dan atau perumahan.Peringkat ini mencerminkan posisi bisnis APLN yang kuat diindustri properti, khususnya pada segmen hunian vertikal dan kualitas aset perusahaan yang di atas rata-rata. Sedangkan faktor-faktor yang membatasi peringkat adalah ketergantungan APLN pada penjualan properti yang sensitif terhadap kondisi makroekonomi dan tingkat leverage keuangan dalam waktu dekat untuk membiayai ekspansi bisnis perumahan.Sebelumnya, Agung Podomoro Land menawarkan obligasi perdananya dengan nilai Rp800 miliar yang dibagi dalam dua seri. Obligasi tersebut ditawarkan dengan tenor tiga tahun (seri A) dan lima tahun (seri B).Obligasi ini dijamin dengan jaminan khusus sebesar 125 persen dari jumlah terutang berupa kompleks Proyek Central Park yang terdiri dari mal, hotel tiga tower apartemen, dan gedung perkantoran. Jaminan ini dijaminkan secara pari passu dengan kreditur sindikasi.Peringkat obligasi ini adalah idA dengan stable outlook dari Pefindo. Penjamin pelaksana emisi obligasi (underwriter) adalah PT Deutsche Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. Wali amanatnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).Dana dari obligasi ini akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha perseroan melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek dalam industri properti di Jakarta, Bali, dan Bogor. Saat ini, perseroan tengah dalam tahap negosiasi dengan perusahaan-perusahaan yang ditargetkan tersebut. Porsi kepemilikan saham yang diincar adalah berkisar antara 35-100 persen. Dua di antara perusahaan tersebut, adalah perusahaan terafiliasinya.Perseroan menargetkan dapat menyelesaikan proses akuisisi atas perusahaan-perusahaan tersebut paling lambat dua tahun ke depan. Masa penawaran awal dari obligasi ini pada 29 Juli-3 Agustus, efektif diperkirakan pada 11 Agustus, penawaran umum pada 15-16 Agustus, Penjatahan pada 19 Agustus dan pencatatan di bursa pada 24 Agustus.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat idA untuk obligasi I-2011 PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang nilai emisinya dinaikkan menjadi maksimum Rp1,2 triliun dari semula Rp800 miliar. Peringkat yang sama juga diberikan untuk perseroan dengan outlook stabil.Seperti dikutip dari siaran pers Pefindo, Senin (15/8/2011), penambahan nilai obligasi diharapkan tidak mempengaruhi profil nilai perseroan secara signifikan karena penambahan tersebut akan dikompensasi oleh berkurangnya nilai utang bank yang akan ditarik oleh perusahaan.Adapun hasil yang diterima dari hasil obligasi akan digunakan seluruhnya untuk pengembangan usaha perseroan melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek dalam industri properti berupa apartemen, perhotelan, perkantoran, pertokoan, pusat perbelanjaan, pusat rekreasi, dan atau perumahan.Peringkat ini mencerminkan posisi bisnis APLN yang kuat diindustri properti, khususnya pada segmen hunian vertikal dan kualitas aset perusahaan yang di atas rata-rata. Sedangkan faktor-faktor yang membatasi peringkat adalah ketergantungan APLN pada penjualan properti yang sensitif terhadap kondisi makroekonomi dan tingkat leverage keuangan dalam waktu dekat untuk membiayai ekspansi bisnis perumahan.Sebelumnya, Agung Podomoro Land menawarkan obligasi perdananya dengan nilai Rp800 miliar yang dibagi dalam dua seri. Obligasi tersebut ditawarkan dengan tenor tiga tahun (seri A) dan lima tahun (seri B).Obligasi ini dijamin dengan jaminan khusus sebesar 125 persen dari jumlah terutang berupa kompleks Proyek Central Park yang terdiri dari mal, hotel tiga tower apartemen, dan gedung perkantoran. Jaminan ini dijaminkan secara pari passu dengan kreditur sindikasi.Peringkat obligasi ini adalah idA dengan stable outlook dari Pefindo. Penjamin pelaksana emisi obligasi (underwriter) adalah PT Deutsche Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia. Wali amanatnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).Dana dari obligasi ini akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha perseroan melalui akuisisi perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek dalam industri properti di Jakarta, Bali, dan Bogor. Saat ini, perseroan tengah dalam tahap negosiasi dengan perusahaan-perusahaan yang ditargetkan tersebut. Porsi kepemilikan saham yang diincar adalah berkisar antara 35-100 persen. Dua di antara perusahaan tersebut, adalah perusahaan terafiliasinya.Perseroan menargetkan dapat menyelesaikan proses akuisisi atas perusahaan-perusahaan tersebut paling lambat dua tahun ke depan. Masa penawaran awal dari obligasi ini pada 29 Juli-3 Agustus, efektif diperkirakan pada 11 Agustus, penawaran umum pada 15-16 Agustus, Penjatahan pada 19 Agustus dan pencatatan di bursa pada 24 Agustus.</content:encoded></item></channel></rss>
