<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2012, Pendapatan Negara Diprediksi Capai Rp1.292,9 T</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan jika pendapatan  negara dan hibah pada 2012 direncanakan mencapai Rp1.292,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/16/20/492789/2012-pendapatan-negara-diprediksi-capai-rp1-292-9-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/16/20/492789/2012-pendapatan-negara-diprediksi-capai-rp1-292-9-t"/><item><title>2012, Pendapatan Negara Diprediksi Capai Rp1.292,9 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/16/20/492789/2012-pendapatan-negara-diprediksi-capai-rp1-292-9-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/16/20/492789/2012-pendapatan-negara-diprediksi-capai-rp1-292-9-t</guid><pubDate>Selasa 16 Agustus 2011 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/16/20/492789/BDsQjClO97.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/16/20/492789/BDsQjClO97.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan jika pendapatan negara dan hibah pada 2012 direncanakan mencapai Rp1.292,9 triliun.&quot;Jumlah ini naik sebesar Rp123,0 triliun atau 10,5 persen dari target pendapatan negara dan hibah pada APBN-P Tahun 2011 sebesar Rp1.169,9 triliun,&quot; kata SBY dalam pidatonya saat menyampaikan keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN TA 2012 beserta Nota Keuangan, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/8/2011).Dikatakannya, belanja negara direncanakan mencapai Rp1.418,5 triliun atau naik Rp97,7 triliun atau 7,4 persen dari pagu belanja negara pada APBN-P Tahun 2011 sebesar Rp1.320,8 triliun.&quot;Dengan konfigurasi ini, pada RAPBN 2012, kita berhasil menekan defisit anggaran menjadi 1,5 persen terhadap PDB,&quot; ucapnya.Menurutnya, pendapatan negara mempunyai peran yang sangat strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan penggalian dan pengembangan sumber-sumber pendapatan negara tersebut.Dia menambahkan, dengan komitmen tersebut dalam RAPBN 2012, penerimaan perpajakan direncanakan mencapai Rp1.019,3 triliun atau memberi kontribusi hampir 79 persen dari total pendapatan negara dan hibah.&quot;Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp140,6 triliun, atau sekira 16 persen dari target APBN-P Tahun 2011. Dengan total penerimaan perpajakan sebesar itu, rasio penerimaan perpajakan terhadap PDB atau tax ratio mengalami peningkatan dari 12,2 persen di 2011 menjadi 12,6 persen di 2012,&quot; tandasnya.Sehingga dirinya memastikan jika semakin meningkatnya pendapatan negara dari pajak membawa konsekuensi pada pemerintah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih transaparan dan akuntabel.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan jika pendapatan negara dan hibah pada 2012 direncanakan mencapai Rp1.292,9 triliun.&quot;Jumlah ini naik sebesar Rp123,0 triliun atau 10,5 persen dari target pendapatan negara dan hibah pada APBN-P Tahun 2011 sebesar Rp1.169,9 triliun,&quot; kata SBY dalam pidatonya saat menyampaikan keterangan pemerintah atas RUU tentang RAPBN TA 2012 beserta Nota Keuangan, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/8/2011).Dikatakannya, belanja negara direncanakan mencapai Rp1.418,5 triliun atau naik Rp97,7 triliun atau 7,4 persen dari pagu belanja negara pada APBN-P Tahun 2011 sebesar Rp1.320,8 triliun.&quot;Dengan konfigurasi ini, pada RAPBN 2012, kita berhasil menekan defisit anggaran menjadi 1,5 persen terhadap PDB,&quot; ucapnya.Menurutnya, pendapatan negara mempunyai peran yang sangat strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan penggalian dan pengembangan sumber-sumber pendapatan negara tersebut.Dia menambahkan, dengan komitmen tersebut dalam RAPBN 2012, penerimaan perpajakan direncanakan mencapai Rp1.019,3 triliun atau memberi kontribusi hampir 79 persen dari total pendapatan negara dan hibah.&quot;Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp140,6 triliun, atau sekira 16 persen dari target APBN-P Tahun 2011. Dengan total penerimaan perpajakan sebesar itu, rasio penerimaan perpajakan terhadap PDB atau tax ratio mengalami peningkatan dari 12,2 persen di 2011 menjadi 12,6 persen di 2012,&quot; tandasnya.Sehingga dirinya memastikan jika semakin meningkatnya pendapatan negara dari pajak membawa konsekuensi pada pemerintah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih transaparan dan akuntabel.</content:encoded></item></channel></rss>
