<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hatta: Moratorium PNS Tetap Jalan</title><description>Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, rencana moratorium pegawai  negeri sipil (PNS) akan tetap dilaksanakan. Pada prinsipnya, kata Hatta,  moratorium berarti mengurangi beban-beban yang tidak perlu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/19/20/493846/hatta-moratorium-pns-tetap-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/19/20/493846/hatta-moratorium-pns-tetap-jalan"/><item><title>Hatta: Moratorium PNS Tetap Jalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/19/20/493846/hatta-moratorium-pns-tetap-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/19/20/493846/hatta-moratorium-pns-tetap-jalan</guid><pubDate>Jum'at 19 Agustus 2011 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/19/20/493846/xVAdsSAEq4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/19/20/493846/xVAdsSAEq4.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, rencana moratorium pegawai negeri sipil (PNS) akan tetap dilaksanakan. Pada prinsipnya, kata Hatta, moratorium berarti mengurangi beban-beban yang tidak perlu.&quot;Ini artinya menempatkan PNS pada porsinya. Terkadang terjadi missmatch. Ketersediaan tenaga tidak diimbangi dengan kebutuhan lembaga,&quot; kata Hatta usai menerima Senator Jim Webb dari Amerika Serikat (AS), di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/8/2011).Hatta menambahkan, di masa depan, perekrutan PNS akan dilakukan sangat selektif. Jika suatu lembaga pemerintahan, maka ia akan melakukan perekrutan dan ditata sedemikian rupa agar proporsional.&quot;Grand design-nya seperti itu. Tapi, sebelum ada grand design, moratorium menjadi salah satu cara menangani masalah PNS,&quot; imbuhnya.Selain itu, Hatta menegaskan tentang kemungkinan mutasi PNS baik lintas lembaga maupun lintas daerah. Sejak awal, kemampuan PNS harus didesain agar mampu memenuhi skema mutasi tersebut. &quot;Tetapi, mekanisme mutasi ini masih harus dipikirkan karena menyangkut pemerintah daerah yang melaksanakan otonomi daerah,&quot; ujarnya. Hatta mengaku, hingga kini kemungkinan pensiun dini belum dibicarakan sebagai solusi membengkaknya jumlah PNS di Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, rencana moratorium pegawai negeri sipil (PNS) akan tetap dilaksanakan. Pada prinsipnya, kata Hatta, moratorium berarti mengurangi beban-beban yang tidak perlu.&quot;Ini artinya menempatkan PNS pada porsinya. Terkadang terjadi missmatch. Ketersediaan tenaga tidak diimbangi dengan kebutuhan lembaga,&quot; kata Hatta usai menerima Senator Jim Webb dari Amerika Serikat (AS), di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/8/2011).Hatta menambahkan, di masa depan, perekrutan PNS akan dilakukan sangat selektif. Jika suatu lembaga pemerintahan, maka ia akan melakukan perekrutan dan ditata sedemikian rupa agar proporsional.&quot;Grand design-nya seperti itu. Tapi, sebelum ada grand design, moratorium menjadi salah satu cara menangani masalah PNS,&quot; imbuhnya.Selain itu, Hatta menegaskan tentang kemungkinan mutasi PNS baik lintas lembaga maupun lintas daerah. Sejak awal, kemampuan PNS harus didesain agar mampu memenuhi skema mutasi tersebut. &quot;Tetapi, mekanisme mutasi ini masih harus dipikirkan karena menyangkut pemerintah daerah yang melaksanakan otonomi daerah,&quot; ujarnya. Hatta mengaku, hingga kini kemungkinan pensiun dini belum dibicarakan sebagai solusi membengkaknya jumlah PNS di Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
