<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Tunjuk 10 Pasar Percontohan</title><description> Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu menunjuk sepuluh  pasar rakyat yang akan menjadi pasar percontohan dalam proyek  pengembangan pasar rakyat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/22/320/494829/mendag-tunjuk-10-pasar-percontohan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/08/22/320/494829/mendag-tunjuk-10-pasar-percontohan"/><item><title>Mendag Tunjuk 10 Pasar Percontohan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/08/22/320/494829/mendag-tunjuk-10-pasar-percontohan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/08/22/320/494829/mendag-tunjuk-10-pasar-percontohan</guid><pubDate>Senin 22 Agustus 2011 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Rifa Nadia Nurfuadah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/08/22/320/494829/QkMXQY6EoE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Mari Elka Pangestu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/08/22/320/494829/QkMXQY6EoE.jpg</image><title>Mendag Mari Elka Pangestu</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu menunjuk sepuluh pasar rakyat yang akan menjadi pasar percontohan dalam proyek pengembangan pasar rakyat.&quot;Kesepuluh pasar itu kami harapkan bisa menjadi contoh bagi pengembangan pasar-pasar rakyat lainnya di seluruh Indonesia,&quot; kata Mari pada Rapat Koordinasi Pengembangan Pasar di Hotel Sheraton, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (22/8/2011).Sepuluh pasar tersebut adalah Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara; Pasar Lambocca, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan; Pasar Pattasalang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan; Pasar Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah; Pasar Cokrokembang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah; Pasar Agung, Kota Denpasar, Bali; Pasar Minulyo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu; Pasar Skow, Kabupaten Jayapura, Papua Barat; dan Pasar Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.Pasar-pasar tersebut akan dikembangkan dengan konsep yang berbasiskan nilai sosial dan budaya sesuai ciri khas masing-masing wilayah. &quot;Pengembangan pasar-pasar percontohan ini tidak akan berhasil jika tidak ada komitmen dari para pemerintah daerah melalui pendekatan yang komprehensif, tidak sebatas revitalisasi fisik,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendekatan komprehensif ini, kata Mari, diperlukan agar berdampak positif bagi konstituen yakni para pedagang. Saat ini, ada sekira 4.000 pasar di 220 kabupaten di Indonesia. Tiap pasar diisi kira-kira seribu pedagang, artinya, ada sekira empat juta pedagang di seluruh pasar rakyat di penjuru Nusantara.&quot;Jika program pengembangan pasar ini diselesaikan di seluruh kabupaten, maka akan ada sekira 8-10 juta pedagang di seluruh Indonesia. Jumlah ini sangat signifikan karena menyangkut perbaikan kesejahteraan para pedagang tersebut,&quot; imbuhnya.Program pengembangan pasar percontohan ini direncanakan untuk masa tiga tahun. Mari menegaskan, selama program ini berlangsung, pengelola pasar-pasar percontohan tersebut akan mendapatkan pendampingan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu menunjuk sepuluh pasar rakyat yang akan menjadi pasar percontohan dalam proyek pengembangan pasar rakyat.&quot;Kesepuluh pasar itu kami harapkan bisa menjadi contoh bagi pengembangan pasar-pasar rakyat lainnya di seluruh Indonesia,&quot; kata Mari pada Rapat Koordinasi Pengembangan Pasar di Hotel Sheraton, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (22/8/2011).Sepuluh pasar tersebut adalah Pasar Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara; Pasar Lambocca, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan; Pasar Pattasalang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan; Pasar Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah; Pasar Cokrokembang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah; Pasar Agung, Kota Denpasar, Bali; Pasar Minulyo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur; Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu; Pasar Skow, Kabupaten Jayapura, Papua Barat; dan Pasar Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.Pasar-pasar tersebut akan dikembangkan dengan konsep yang berbasiskan nilai sosial dan budaya sesuai ciri khas masing-masing wilayah. &quot;Pengembangan pasar-pasar percontohan ini tidak akan berhasil jika tidak ada komitmen dari para pemerintah daerah melalui pendekatan yang komprehensif, tidak sebatas revitalisasi fisik,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pendekatan komprehensif ini, kata Mari, diperlukan agar berdampak positif bagi konstituen yakni para pedagang. Saat ini, ada sekira 4.000 pasar di 220 kabupaten di Indonesia. Tiap pasar diisi kira-kira seribu pedagang, artinya, ada sekira empat juta pedagang di seluruh pasar rakyat di penjuru Nusantara.&quot;Jika program pengembangan pasar ini diselesaikan di seluruh kabupaten, maka akan ada sekira 8-10 juta pedagang di seluruh Indonesia. Jumlah ini sangat signifikan karena menyangkut perbaikan kesejahteraan para pedagang tersebut,&quot; imbuhnya.Program pengembangan pasar percontohan ini direncanakan untuk masa tiga tahun. Mari menegaskan, selama program ini berlangsung, pengelola pasar-pasar percontohan tersebut akan mendapatkan pendampingan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi.</content:encoded></item></channel></rss>
