<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peruri Dirikan Anak Usaha Baru</title><description>Perum Peruri mendirikan anak usaha baru yang mengandalkan security printing berbasis IT.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/15/320/502993/peruri-dirikan-anak-usaha-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/09/15/320/502993/peruri-dirikan-anak-usaha-baru"/><item><title>Peruri Dirikan Anak Usaha Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/15/320/502993/peruri-dirikan-anak-usaha-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/09/15/320/502993/peruri-dirikan-anak-usaha-baru</guid><pubDate>Kamis 15 September 2011 12:52 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/15/320/502993/X4Vem8LamL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/15/320/502993/X4Vem8LamL.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Perum Peruri mendirikan anak usaha baru yang mengandalkan security printing berbasis IT.&quot;Kita mendirikan anak usaha baru, Peruri Digital Security yang merupakan cara kita dalam melakukan transformasi bisnis. Seiring dengan semakin&amp;nbsp; berkembangnya teknologi, percetakan yang berbasis teknologi, seperti cukai dan lainnya beralih ke plastik. Kalau Peruri diam saja, pasti transaksi kita akan menurun,&quot; ungkap Direktur Utama Perum Peruri Junino Jahja di acara Peringatan 40 tahun Perum Peruri di kantornya, Jakarta, Kamis (15/9/2011).Dia melanjutkan, melihat tren perkembangan teknologi inilah kemudian Perum Peruri mendirikan anak usaha, Peruri Digital Security. Sebanyak 99 persen sahamnya masih dimiliki Perum Peruri sedangkan satu persen sahamnya dimiliki swasta yang masih berhubungan dengan usaha percetakan.&quot;Ke depan, unit usaha baru ini akan lebih spesifik mencetak barang-barang yang tetap memiliki izin, tetapi lebih luas, bisa seperti electronic card solution. Jadi seperti cukai nanti bahannya seperti plastik,&quot; lanjutnya.Sebagai informasi, sampai saat ini, usaha Perum Peruri ini masih 60 persen mencetak uang dan 40 persen sisanya adalah nonuang seperti paspor, cukai, materai, medali dan lainnya. Ke depan, Peruri menargetkan porsi percetakan uang dan non uangnya&amp;nbsp; akan ditanggung kedua lembaga secara seimbang.Demi melakukan transformasi bisnis ini, di tahun lalu, Perum Peruri mengakuisisi pabrik kertas di Padalarang senilai Rp64 miliar. Selain itu, untuk tahap awal, Peruri juga telah melakukan inisialisasi alat-alat sekira Rp20 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Perum Peruri mendirikan anak usaha baru yang mengandalkan security printing berbasis IT.&quot;Kita mendirikan anak usaha baru, Peruri Digital Security yang merupakan cara kita dalam melakukan transformasi bisnis. Seiring dengan semakin&amp;nbsp; berkembangnya teknologi, percetakan yang berbasis teknologi, seperti cukai dan lainnya beralih ke plastik. Kalau Peruri diam saja, pasti transaksi kita akan menurun,&quot; ungkap Direktur Utama Perum Peruri Junino Jahja di acara Peringatan 40 tahun Perum Peruri di kantornya, Jakarta, Kamis (15/9/2011).Dia melanjutkan, melihat tren perkembangan teknologi inilah kemudian Perum Peruri mendirikan anak usaha, Peruri Digital Security. Sebanyak 99 persen sahamnya masih dimiliki Perum Peruri sedangkan satu persen sahamnya dimiliki swasta yang masih berhubungan dengan usaha percetakan.&quot;Ke depan, unit usaha baru ini akan lebih spesifik mencetak barang-barang yang tetap memiliki izin, tetapi lebih luas, bisa seperti electronic card solution. Jadi seperti cukai nanti bahannya seperti plastik,&quot; lanjutnya.Sebagai informasi, sampai saat ini, usaha Perum Peruri ini masih 60 persen mencetak uang dan 40 persen sisanya adalah nonuang seperti paspor, cukai, materai, medali dan lainnya. Ke depan, Peruri menargetkan porsi percetakan uang dan non uangnya&amp;nbsp; akan ditanggung kedua lembaga secara seimbang.Demi melakukan transformasi bisnis ini, di tahun lalu, Perum Peruri mengakuisisi pabrik kertas di Padalarang senilai Rp64 miliar. Selain itu, untuk tahap awal, Peruri juga telah melakukan inisialisasi alat-alat sekira Rp20 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
