<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Dolar Melemah, Kita Tak Perlu Panik&quot;</title><description>Terus turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)  tidak perlu disikapi dengan adanya panic selling. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/19/20/504427/dolar-melemah-kita-tak-perlu-panik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/09/19/20/504427/dolar-melemah-kita-tak-perlu-panik"/><item><title>&quot;Dolar Melemah, Kita Tak Perlu Panik&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/19/20/504427/dolar-melemah-kita-tak-perlu-panik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/09/19/20/504427/dolar-melemah-kita-tak-perlu-panik</guid><pubDate>Senin 19 September 2011 16:49 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/19/20/504427/dudAWT8huY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/19/20/504427/dudAWT8huY.jpg</image><title>Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Terus turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu disikapi dengan adanya panic selling. Pasalnya, fundamental Indonesia saat ini terbilang kuat.Menurut Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Hatta Rajasa, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hanya bersifat temporary (sementara).&quot;Tenang saja lah enggak usah panik. Kenapa? Kita cukup kuat kok. Reserve kita ada sedikit penurunan karena intervensinya Bank Indonesia (BI) ya normal,&quot; tutur Hatta di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/9/2011). Seperti diketahui, sepekan lalu, 12 September, rupiah berada di level Rp8.603 per USD, melemah satu poin dibandingkan periode perdagangan sebelumnya yakni Rp8.571 per USD. Sehari setelahnya, rupiah diperdagangkan pada Rp8.622 per USD, melemah 19 poin pada sesi sebelumnya, yakni Rp8.603 per USD. sedangkan pada Rabu 14 September, rupiah kembali menurun 212,5 poin dan diperdagangkan di level Rp8.955, dengan kisaran harga Rp8.697-Rp9.110 per USD. Pada Kamis 15 September, rupiah kembali diperdagangkan pada Rp8.759 per USD, dengan kisaran harga Rp8.715-Rp8.803 per USD, melemah tipis setelah sebelumnya berada pada Rp8.730 per USD. Sedangkan untuk akhir pekan, Jumat 16 September, rupiah diperdagangkan pada Rp8.772 per USD, dengan kisaran harga Rp8.715-Rp8.803 per USD, melemah tipis setelah sebelumnya berada pada Rp8.730 per USD. Sementara pada hari ini, rupiah diperdagangkan kembali melemah pada Rp8.805 per USD, dengan kisaran harga Rp8.849-Rp8.761 per USD, setelah sebelumnya berada pada level Rp8.772 per USD.&amp;nbsp; (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Terus turunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak perlu disikapi dengan adanya panic selling. Pasalnya, fundamental Indonesia saat ini terbilang kuat.Menurut Menteri Koordinator Bidang Perkonomian Hatta Rajasa, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hanya bersifat temporary (sementara).&quot;Tenang saja lah enggak usah panik. Kenapa? Kita cukup kuat kok. Reserve kita ada sedikit penurunan karena intervensinya Bank Indonesia (BI) ya normal,&quot; tutur Hatta di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (19/9/2011). Seperti diketahui, sepekan lalu, 12 September, rupiah berada di level Rp8.603 per USD, melemah satu poin dibandingkan periode perdagangan sebelumnya yakni Rp8.571 per USD. Sehari setelahnya, rupiah diperdagangkan pada Rp8.622 per USD, melemah 19 poin pada sesi sebelumnya, yakni Rp8.603 per USD. sedangkan pada Rabu 14 September, rupiah kembali menurun 212,5 poin dan diperdagangkan di level Rp8.955, dengan kisaran harga Rp8.697-Rp9.110 per USD. Pada Kamis 15 September, rupiah kembali diperdagangkan pada Rp8.759 per USD, dengan kisaran harga Rp8.715-Rp8.803 per USD, melemah tipis setelah sebelumnya berada pada Rp8.730 per USD. Sedangkan untuk akhir pekan, Jumat 16 September, rupiah diperdagangkan pada Rp8.772 per USD, dengan kisaran harga Rp8.715-Rp8.803 per USD, melemah tipis setelah sebelumnya berada pada Rp8.730 per USD. Sementara pada hari ini, rupiah diperdagangkan kembali melemah pada Rp8.805 per USD, dengan kisaran harga Rp8.849-Rp8.761 per USD, setelah sebelumnya berada pada level Rp8.772 per USD.&amp;nbsp; (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
