<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Omzet Lotte Mart Meningkat 40% per Tahun</title><description>Perusahaan ritel raksasa di Asia, Lotte Mart, mencatatkan penjualannya  mengalami peningkatan rata-rata 40 persen setiap tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/23/320/506178/omzet-lotte-mart-meningkat-40-per-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/09/23/320/506178/omzet-lotte-mart-meningkat-40-per-tahun"/><item><title>Omzet Lotte Mart Meningkat 40% per Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/09/23/320/506178/omzet-lotte-mart-meningkat-40-per-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/09/23/320/506178/omzet-lotte-mart-meningkat-40-per-tahun</guid><pubDate>Jum'at 23 September 2011 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/09/23/320/506178/WjQh6P9q1y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/09/23/320/506178/WjQh6P9q1y.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan ritel raksasa di Asia, Lotte Mart, mencatatkan penjualannya mengalami peningkatan rata-rata 40 persen setiap tahunnya.&quot;Pada tahun 2008, pendapatan USD100 juta, per tahun naik rata-rata 40 persen. Di tahun ini sudah mencapai USD10 miliar,&quot; ungkap Executif Managing Director Lotte Mart for East Asia, Kim Young Gyoon, saat presentasi dalam Business Forum Indonesia Product Exhibition for Lotte Mart Korea di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (23/9/2011).Dijelaskannya, saat ini Lotte Mart sudah membuka 203 toko, di antaranya 85 di China, 92 di Korea, dua di Vietnam, dan 24 di Indonesia. &quot;Kita juga sedang mempersiapkan untuk membuka toko baru di India,&quot; imbuhnya.Untuk rencana jangka panjang, Lotte Mart berencana membuka 700 toko baru secara internasional, dengan penjualan sekira USD25 miliar. &quot;Saat ini pengunjung per hari mencapai satu juta dan akan terus ditingkatkan. Salah satunya akan membuka 300 toko di Korea hingga 2018,&quot; tuturnya.Sementara itu, Head of Asian Korean Center Moon Gi Jong menyatakan, akan mendatangkan produk Indonesia ke Korea beserta Kebudayaannya sebagai salah satu upaya mengembangkan pasar. &quot;Saya lihat, banyak barang berkualitas di Indonesia. Kita akan membawa barang-barang Indonesia yang orang korea bisa memahami budaya Indonesia. Jadi akan impor barang Indonesia dan akan membawa kebudayaannya,&quot; katanya.Adapun kebudayaan yang dimaksud, salah satunya adalah batik. Dirinya menyatakan, jika batik buatan Indonesia berkualitas baik. &quot;Tapi saya rasa, jika yang dijual di Korea bukan batik yang modern sepertinya kurang kompetitif,&quot; tandasnya. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan ritel raksasa di Asia, Lotte Mart, mencatatkan penjualannya mengalami peningkatan rata-rata 40 persen setiap tahunnya.&quot;Pada tahun 2008, pendapatan USD100 juta, per tahun naik rata-rata 40 persen. Di tahun ini sudah mencapai USD10 miliar,&quot; ungkap Executif Managing Director Lotte Mart for East Asia, Kim Young Gyoon, saat presentasi dalam Business Forum Indonesia Product Exhibition for Lotte Mart Korea di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (23/9/2011).Dijelaskannya, saat ini Lotte Mart sudah membuka 203 toko, di antaranya 85 di China, 92 di Korea, dua di Vietnam, dan 24 di Indonesia. &quot;Kita juga sedang mempersiapkan untuk membuka toko baru di India,&quot; imbuhnya.Untuk rencana jangka panjang, Lotte Mart berencana membuka 700 toko baru secara internasional, dengan penjualan sekira USD25 miliar. &quot;Saat ini pengunjung per hari mencapai satu juta dan akan terus ditingkatkan. Salah satunya akan membuka 300 toko di Korea hingga 2018,&quot; tuturnya.Sementara itu, Head of Asian Korean Center Moon Gi Jong menyatakan, akan mendatangkan produk Indonesia ke Korea beserta Kebudayaannya sebagai salah satu upaya mengembangkan pasar. &quot;Saya lihat, banyak barang berkualitas di Indonesia. Kita akan membawa barang-barang Indonesia yang orang korea bisa memahami budaya Indonesia. Jadi akan impor barang Indonesia dan akan membawa kebudayaannya,&quot; katanya.Adapun kebudayaan yang dimaksud, salah satunya adalah batik. Dirinya menyatakan, jika batik buatan Indonesia berkualitas baik. &quot;Tapi saya rasa, jika yang dijual di Korea bukan batik yang modern sepertinya kurang kompetitif,&quot; tandasnya. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
