<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemerintah Pastikan Pasokan LNG dari Tangguh</title><description>British Petroluem (BP) Indonesia kembali memasok gas alam  cair/liquuified natural gas (LNG) dari perusahaan kilang Tangguh, Papua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/04/320/510621/pemerintah-pastikan-pasokan-lng-dari-tangguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/10/04/320/510621/pemerintah-pastikan-pasokan-lng-dari-tangguh"/><item><title> Pemerintah Pastikan Pasokan LNG dari Tangguh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/04/320/510621/pemerintah-pastikan-pasokan-lng-dari-tangguh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/10/04/320/510621/pemerintah-pastikan-pasokan-lng-dari-tangguh</guid><pubDate>Selasa 04 Oktober 2011 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Idris Rusadi Putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/04/320/510621/xG86h6gQQ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/04/320/510621/xG86h6gQQ4.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - British Petroluem (BP) Indonesia kembali memasok gas alam cair/liquuified natural gas (LNG) dari perusahaan kilang Tangguh, Papua.Penyaluran LNG ini, dilakukan pada unit penyimpanan dan regasifikasi terapung/floating storage regassification unit (FSRU) di Belawan, Sumatera Utara. &quot;FSRU belawan, sudah dari Tangguh. Itu sudah fix. Besarnya 140 mmscfd. Tapi tinggal harganya yang belum,&quot; ungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo saat ditemui di Kemementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/10/2011).Sementara itu, Evita menyatakan, masalah harga akan sedikit lebih tinggi dari FSRU yang ada di Jawa Barat. &quot;Harga masih belum ketemu di antara mereka, sedikit lagi. Setidaknya sedikit lebih tinggi dari pada Jawa Barat,&quot; tandasnya.Sebelumnya, BP Indonesia, perusahaan minyak dan gas asal Inggris di Indonesia, mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan pemerintah terkait rencana memasok gas alam cair (Liquuified Natural Gas/ LNG) perusahaan dari kilang Tangguh, Papua, ke unit penyimpanan dan regasifikasi terapung (floating storage regassification unit/ FSRU) Belawan, Sumatera Utara.Kebutuhan gas di Belawan tersebut sekitar 140-200 mmscfd atau setara 1-1,5 juta ton per tahun. Namun, pemerintah selaku pemberi keputusan pasokan gas tersebut menyampaikan hanya akan mengalokasikan sekitar 140 mmscfd dari pengalihan kontrak ke Sempra Energy, perusahaan asal Amerika Serikat.Kebutuhan gas cair itu akan didistribusikan untuk kebutuhan listrik dan industri menengah di Sumatera Utara. Pasalnya, pasokan gas dari sumber lapangan gas konvensional sudah mulai menurun karena lapangan tua, sehingga dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan mereka akan berhenti memasok gas. Oleh karena itu, gas alam cair ini diharapkan mampu menggantikan pasokan gas konvensional saat ini. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - British Petroluem (BP) Indonesia kembali memasok gas alam cair/liquuified natural gas (LNG) dari perusahaan kilang Tangguh, Papua.Penyaluran LNG ini, dilakukan pada unit penyimpanan dan regasifikasi terapung/floating storage regassification unit (FSRU) di Belawan, Sumatera Utara. &quot;FSRU belawan, sudah dari Tangguh. Itu sudah fix. Besarnya 140 mmscfd. Tapi tinggal harganya yang belum,&quot; ungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Evita Herawati Legowo saat ditemui di Kemementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/10/2011).Sementara itu, Evita menyatakan, masalah harga akan sedikit lebih tinggi dari FSRU yang ada di Jawa Barat. &quot;Harga masih belum ketemu di antara mereka, sedikit lagi. Setidaknya sedikit lebih tinggi dari pada Jawa Barat,&quot; tandasnya.Sebelumnya, BP Indonesia, perusahaan minyak dan gas asal Inggris di Indonesia, mengatakan pihaknya masih berdiskusi dengan pemerintah terkait rencana memasok gas alam cair (Liquuified Natural Gas/ LNG) perusahaan dari kilang Tangguh, Papua, ke unit penyimpanan dan regasifikasi terapung (floating storage regassification unit/ FSRU) Belawan, Sumatera Utara.Kebutuhan gas di Belawan tersebut sekitar 140-200 mmscfd atau setara 1-1,5 juta ton per tahun. Namun, pemerintah selaku pemberi keputusan pasokan gas tersebut menyampaikan hanya akan mengalokasikan sekitar 140 mmscfd dari pengalihan kontrak ke Sempra Energy, perusahaan asal Amerika Serikat.Kebutuhan gas cair itu akan didistribusikan untuk kebutuhan listrik dan industri menengah di Sumatera Utara. Pasalnya, pasokan gas dari sumber lapangan gas konvensional sudah mulai menurun karena lapangan tua, sehingga dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan mereka akan berhenti memasok gas. Oleh karena itu, gas alam cair ini diharapkan mampu menggantikan pasokan gas konvensional saat ini. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
