<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tarif Tol Bisa Tidak Naik, Asal...</title><description>Pemerintah sebenarnya bisa saja tidak memberlakukan kenaikan tarif jalan tol tiap dua tahun sekali, namun ada konsekuensinya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/07/320/512018/tarif-tol-bisa-tidak-naik-asal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/10/07/320/512018/tarif-tol-bisa-tidak-naik-asal"/><item><title>Tarif Tol Bisa Tidak Naik, Asal...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/07/320/512018/tarif-tol-bisa-tidak-naik-asal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/10/07/320/512018/tarif-tol-bisa-tidak-naik-asal</guid><pubDate>Jum'at 07 Oktober 2011 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/07/320/512018/YOub3gUxZ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Wordpress.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/07/320/512018/YOub3gUxZ2.jpg</image><title>Ilustrasi. Wordpress.</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah sebenarnya bisa saja tidak memberlakukan kenaikan tarif jalan tol tiap dua tahun sekali, namun hal tersebut membutuhkan konsekuensi.&quot;Bisa saja tidak naik, tapi diawal akan dikenakan biaya yang sangat tinggi untuk tarif itu. Nah kalau seperti sekarang, kenaikan bertahap sama saja sebenarnya,&quot; ungkap Direktur Jasa Marga, Frans Sunito saat dihubungi okezone di Jakarta Jumat (7/10/2011).Selanjutnya, saat dikonfirmasi apakah jasa Marga telah melakukan upaya perbaikan dalam upaya menyeimbangkan kenaikan tarif tol, Frans menyatakan, jika perbaikan layanan tidak hanya dilakukan saat tarif tol akan dinaikkan.&quot;Peningkatan layanan bukan karena tarif tol naik. Kenaikan tarif itu konsisten. Tarif naik kan hak kita. jadi bukan karena tarif naik lalu pelayanan naik,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, tepat pada pukul 00.00 WIB hari ini, PT Jasa Marga resmi menaikkan tarif tol sebesar 8-10 persen pada 11 ruas jalan tol di Jakarta. &quot;Betul naik mulai hari ini. Kenaikan di 11 ruas besarannya 8-10 persen,&quot; lanjutnya.Sementara itu, dirinya memastikan jika ada dua ruas jalan tol yang tidak mengalami kenaikan yaitu ruas jalan tol menuju Bandara Soekarno Hatta dan ruas Jakarta-Cikampek.&quot;Kenaikan jalan tol itu dibutuhkan sebagai investasi. Itu semua ada dalam peraturan Undang-undang (UU). Kenaikan tarif ini, untuk investasi jangka panjang,&quot; tambah dia.Dikatakannya, investasi untuk satu ruas jalan bisa menelan setidaknya Rp2-3 triliun. Dimana waktu yang dibutuhkan untuk dana sebesar itu sekira 20-25 tahun. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah sebenarnya bisa saja tidak memberlakukan kenaikan tarif jalan tol tiap dua tahun sekali, namun hal tersebut membutuhkan konsekuensi.&quot;Bisa saja tidak naik, tapi diawal akan dikenakan biaya yang sangat tinggi untuk tarif itu. Nah kalau seperti sekarang, kenaikan bertahap sama saja sebenarnya,&quot; ungkap Direktur Jasa Marga, Frans Sunito saat dihubungi okezone di Jakarta Jumat (7/10/2011).Selanjutnya, saat dikonfirmasi apakah jasa Marga telah melakukan upaya perbaikan dalam upaya menyeimbangkan kenaikan tarif tol, Frans menyatakan, jika perbaikan layanan tidak hanya dilakukan saat tarif tol akan dinaikkan.&quot;Peningkatan layanan bukan karena tarif tol naik. Kenaikan tarif itu konsisten. Tarif naik kan hak kita. jadi bukan karena tarif naik lalu pelayanan naik,&quot; tandasnya.Seperti diketahui, tepat pada pukul 00.00 WIB hari ini, PT Jasa Marga resmi menaikkan tarif tol sebesar 8-10 persen pada 11 ruas jalan tol di Jakarta. &quot;Betul naik mulai hari ini. Kenaikan di 11 ruas besarannya 8-10 persen,&quot; lanjutnya.Sementara itu, dirinya memastikan jika ada dua ruas jalan tol yang tidak mengalami kenaikan yaitu ruas jalan tol menuju Bandara Soekarno Hatta dan ruas Jakarta-Cikampek.&quot;Kenaikan jalan tol itu dibutuhkan sebagai investasi. Itu semua ada dalam peraturan Undang-undang (UU). Kenaikan tarif ini, untuk investasi jangka panjang,&quot; tambah dia.Dikatakannya, investasi untuk satu ruas jalan bisa menelan setidaknya Rp2-3 triliun. Dimana waktu yang dibutuhkan untuk dana sebesar itu sekira 20-25 tahun. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
