<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Terganjal Perkembangan Penelitian</title><description>Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata mengatakan,  kurang berkembangnya industri karena belum adanya jejaring antara para  peneliti dengan pelaku industri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/10/320/513295/industri-terganjal-perkembangan-penelitian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/10/10/320/513295/industri-terganjal-perkembangan-penelitian"/><item><title>Industri Terganjal Perkembangan Penelitian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/10/320/513295/industri-terganjal-perkembangan-penelitian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/10/10/320/513295/industri-terganjal-perkembangan-penelitian</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2011 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/10/320/513295/TypWkmIUl9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Grafik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/10/320/513295/TypWkmIUl9.jpg</image><title>Ilustrasi: Grafik</title></images><description>JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata mengatakan, kurang berkembangnya industri karena belum adanya jejaring antara para peneliti dengan pelaku industri.&quot;Kolaborasi kerja sama peneliti dan dunia usaha harus ada pangggung. Kami akan menjembatani. Misalnya melalui pertemuan di berbagai seminar. Itu bagian dari upaya komunikasi. Tugas pemerintah menjembatani,&amp;rdquo; kata Suharna di Jakarta, Senin (10/10/2011).Menurutnya, perkembangan iptek di Indonesia belum mencapai tingkat yang diinginkan. &amp;ldquo;Berbagai studi juga menunjukkan bahwa persepsi para pelaku industri terhadap peran iptek masih sangat rendah,&amp;rdquo; ucapnya.Ketua Komite Inovasi Nasional (KIN) Zuhal Abdul Kadir mengatakan, ekosistem inovasi harus dibenahi agar pihak swasta mau berinvestasi. &amp;ldquo;Tidak ada environment mendukung, makanya RIM tidak mau investasi. Mindset kita musti dirubah. Regulasi dan sistem insentif dibenahi supaya investor tertarik,&amp;rdquo; ujar Zuhal.Peneliti LIPI Erman Aminullah menambahkan, saat ini, dana pengembangan riset masih rendah. &quot;Hal itu terjadi karena masih rendahnya reinvestasi hasil produksi swasta ke research and development, struktur dominan industri swasta di low medium technology, dan perhatian terhadap pentingnya iptek terus menurun,&amp;rdquo; kata Erman.Yang harus diintervensi, kata dia, adalah sektor swasta. Peran swasta dalam kegiatan riset perlu ditingkatkan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Insentif fiskal dan keuangan kalau perlu juga diberikan agar swasta tertarik,&amp;rdquo;tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata mengatakan, kurang berkembangnya industri karena belum adanya jejaring antara para peneliti dengan pelaku industri.&quot;Kolaborasi kerja sama peneliti dan dunia usaha harus ada pangggung. Kami akan menjembatani. Misalnya melalui pertemuan di berbagai seminar. Itu bagian dari upaya komunikasi. Tugas pemerintah menjembatani,&amp;rdquo; kata Suharna di Jakarta, Senin (10/10/2011).Menurutnya, perkembangan iptek di Indonesia belum mencapai tingkat yang diinginkan. &amp;ldquo;Berbagai studi juga menunjukkan bahwa persepsi para pelaku industri terhadap peran iptek masih sangat rendah,&amp;rdquo; ucapnya.Ketua Komite Inovasi Nasional (KIN) Zuhal Abdul Kadir mengatakan, ekosistem inovasi harus dibenahi agar pihak swasta mau berinvestasi. &amp;ldquo;Tidak ada environment mendukung, makanya RIM tidak mau investasi. Mindset kita musti dirubah. Regulasi dan sistem insentif dibenahi supaya investor tertarik,&amp;rdquo; ujar Zuhal.Peneliti LIPI Erman Aminullah menambahkan, saat ini, dana pengembangan riset masih rendah. &quot;Hal itu terjadi karena masih rendahnya reinvestasi hasil produksi swasta ke research and development, struktur dominan industri swasta di low medium technology, dan perhatian terhadap pentingnya iptek terus menurun,&amp;rdquo; kata Erman.Yang harus diintervensi, kata dia, adalah sektor swasta. Peran swasta dalam kegiatan riset perlu ditingkatkan.&amp;nbsp; &amp;ldquo;Insentif fiskal dan keuangan kalau perlu juga diberikan agar swasta tertarik,&amp;rdquo;tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
