<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin Harap Mendag Baru Perketat Waralaba Asing</title><description>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap dengan terpilihnya Gita  Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan yang baru mampu memberikan  kebijakan-kebijakan untuk memperketat waralaba asing di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/17/320/516564/kadin-harap-mendag-baru-perketat-waralaba-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/10/17/320/516564/kadin-harap-mendag-baru-perketat-waralaba-asing"/><item><title>Kadin Harap Mendag Baru Perketat Waralaba Asing</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/17/320/516564/kadin-harap-mendag-baru-perketat-waralaba-asing</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/10/17/320/516564/kadin-harap-mendag-baru-perketat-waralaba-asing</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2011 18:40 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/17/320/516564/G4xhOwRM8Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Gita Wirjawan. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/17/320/516564/G4xhOwRM8Q.jpg</image><title>Kepala BKPM Gita Wirjawan. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap dengan terpilihnya Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan yang baru mampu memberikan kebijakan-kebijakan untuk memperketat waralaba asing di Indonesia.&quot;Track record Pak Gita bagus, sekarang tinggal bagaimana ia menerapkan kebijakan-kebijakan yang baik, khususnya di waralaba,&quot; ujar Ketua Komite Franchise dan Lisensi Kadin, Amir Karamoy saat dihubungi okezone, Senin (17/10/2011).Menurutnya, perdagangan Indonesia sudah didikte dunia dan harus ada kebijakan yang mengharuskan waralaba asing mau menjadi subwaralaba di Indonesia.&quot;Harus ada itu supaya waralaba lokal makin berkembang. Efeknya kan banyak menyerap tenaga kerja lokal,&quot; tegasnya.Amir juga menambahkan dengan duetnya bersama Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krishnamurthi mampu membuat Kementerian Perdagangan lebih baik dan mereka juga harus mengajak mesin birokrasi bergerak seperti keinginan mereka.&quot;Semoga Kemendag lebih baik lagi. Dan birokrasi berjalan dengan sebagaimana baiknya tentu dengan kemauan mereka,&quot; tambahnya.PP nomor 42 tahun 2007 tentang waralaba, ia menuturkan harus adanya sosialisasi ke daerah dan waralaba asing juga ikut bersubwaralaba di Indonesia agar tidak dimonopoli oleh para konglomerat.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berharap dengan terpilihnya Gita Wirjawan sebagai Menteri Perdagangan yang baru mampu memberikan kebijakan-kebijakan untuk memperketat waralaba asing di Indonesia.&quot;Track record Pak Gita bagus, sekarang tinggal bagaimana ia menerapkan kebijakan-kebijakan yang baik, khususnya di waralaba,&quot; ujar Ketua Komite Franchise dan Lisensi Kadin, Amir Karamoy saat dihubungi okezone, Senin (17/10/2011).Menurutnya, perdagangan Indonesia sudah didikte dunia dan harus ada kebijakan yang mengharuskan waralaba asing mau menjadi subwaralaba di Indonesia.&quot;Harus ada itu supaya waralaba lokal makin berkembang. Efeknya kan banyak menyerap tenaga kerja lokal,&quot; tegasnya.Amir juga menambahkan dengan duetnya bersama Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krishnamurthi mampu membuat Kementerian Perdagangan lebih baik dan mereka juga harus mengajak mesin birokrasi bergerak seperti keinginan mereka.&quot;Semoga Kemendag lebih baik lagi. Dan birokrasi berjalan dengan sebagaimana baiknya tentu dengan kemauan mereka,&quot; tambahnya.PP nomor 42 tahun 2007 tentang waralaba, ia menuturkan harus adanya sosialisasi ke daerah dan waralaba asing juga ikut bersubwaralaba di Indonesia agar tidak dimonopoli oleh para konglomerat.</content:encoded></item></channel></rss>
