<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Group Bangun Wisata Mandalika</title><description>MNC Group melalui PT Global Land Development akan membangun  taman terpadu sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan  wisata Mandalika,</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/24/278/519394/mnc-group-bangun-wisata-mandalika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/10/24/278/519394/mnc-group-bangun-wisata-mandalika"/><item><title>MNC Group Bangun Wisata Mandalika</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/10/24/278/519394/mnc-group-bangun-wisata-mandalika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/10/24/278/519394/mnc-group-bangun-wisata-mandalika</guid><pubDate>Senin 24 Oktober 2011 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/10/24/278/519394/f41ZfPgNaU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo MNC</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/10/24/278/519394/f41ZfPgNaU.jpg</image><title>Logo MNC</title></images><description>LOMBOK &amp;ndash; Manajemen MNC Group melalui PT Global Land Development akan membangun taman terpadu sebagai bagian dari rencana investasi pengembangan kawasan wisata Mandalika, di Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Mengutip koran SINDO, Senin (24/10/2011), Komisaris PT Global Land Development Budi Rustanto, dan Direktur Utama PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya, menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan kawasan wisata Mandalika itu, saat peresmian dimulainya pembangunan (ground breaking) kawasan wisata Mandalika Resort, di Kuta, Kecamatan Pujut,Kabupaten Lombok Tengah, akhir pekan lalu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan dimulainya pembangunan kawasan wisata Mandalika Resort itu, yang didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Global Land hendak mengisi kawasan wisata Mandalika itu dengan taman terpadu,berupa disneyland, taman bawah air dan taman teknik. MNC Group itu juga akan melengkapi kawasan itu dengan ruang pleno untuk penyelenggaraan konser, dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan pesawat laut. Investor lainnya yang juga menandatangani MoU kerja sama pengembangan kawasan wisata Mandalika bersama manajemen BTDC itu, yakni Rahmat Gobel selaku pemilik PT Gobel Internasional. Gobel Group berniat membangun fasilitas-fasilitas berteknologi ramah lingkungan seperti pengolahan air (water treatment), pengelolaan air limbah, solar system dan kegiatan ramah lingkungan lainnya. Gobel juga akan memanfaatkan sebagian lahan di kawasan wisata Mandalika untuk pembangunan hotel dan vila, serta hight end resort. Manajemen PT Canvas Development (Rajawali Group) melalui Peter Sondakh selaku pendiri, ketua, dan CEO PT Rajawali,juga menandatangani MoU kerja sama pengembangan kawasan Mandalika bersama manajemen BTDC. Rajawali Group akan membangun dan mengembangkan hotel dan vila, serta high end resort di Tanjung Ann. Dua investor lainnya juga menandatangani MoU kerja sama pemanfaatan lahan di kawasan wisata Mandalika itu, masingmasing PT Wahanakarya Suplaindo, dan PT Yonasiondo Intra Pratama. Wahanakarya berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang para lulusannya akan dikirim ke luarnegeri,beserta fasilitas pendukungnya. Selain itu, Wahanakarya juga akan menggeluti usaha perhotelan untuk pelatihan siswa yang belajar di sekolah perhotelan,usaha Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), usaha travel agency,perbankan, dan medical check up center. Sementara Yonasindo berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang akan dikirim ke luar negeri. Manajemen Yonasindo juga akan membangun fasilitas pendukungnya. Tiga pihak lainnya yang ikut mengambil bagian dalam pemanfaatan kawasan wisata Mandalika dan diwujudkan dengan penandatanganan MoU yakni Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali I Nyoman Madium, Direktur Politeknik Negeri Bali I Made Mudhina, dan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT mewakili manajemen Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah. (mrt)</description><content:encoded>LOMBOK &amp;ndash; Manajemen MNC Group melalui PT Global Land Development akan membangun taman terpadu sebagai bagian dari rencana investasi pengembangan kawasan wisata Mandalika, di Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Mengutip koran SINDO, Senin (24/10/2011), Komisaris PT Global Land Development Budi Rustanto, dan Direktur Utama PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya, menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pengembangan kawasan wisata Mandalika itu, saat peresmian dimulainya pembangunan (ground breaking) kawasan wisata Mandalika Resort, di Kuta, Kecamatan Pujut,Kabupaten Lombok Tengah, akhir pekan lalu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan dimulainya pembangunan kawasan wisata Mandalika Resort itu, yang didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Global Land hendak mengisi kawasan wisata Mandalika itu dengan taman terpadu,berupa disneyland, taman bawah air dan taman teknik. MNC Group itu juga akan melengkapi kawasan itu dengan ruang pleno untuk penyelenggaraan konser, dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan pesawat laut. Investor lainnya yang juga menandatangani MoU kerja sama pengembangan kawasan wisata Mandalika bersama manajemen BTDC itu, yakni Rahmat Gobel selaku pemilik PT Gobel Internasional. Gobel Group berniat membangun fasilitas-fasilitas berteknologi ramah lingkungan seperti pengolahan air (water treatment), pengelolaan air limbah, solar system dan kegiatan ramah lingkungan lainnya. Gobel juga akan memanfaatkan sebagian lahan di kawasan wisata Mandalika untuk pembangunan hotel dan vila, serta hight end resort. Manajemen PT Canvas Development (Rajawali Group) melalui Peter Sondakh selaku pendiri, ketua, dan CEO PT Rajawali,juga menandatangani MoU kerja sama pengembangan kawasan Mandalika bersama manajemen BTDC. Rajawali Group akan membangun dan mengembangkan hotel dan vila, serta high end resort di Tanjung Ann. Dua investor lainnya juga menandatangani MoU kerja sama pemanfaatan lahan di kawasan wisata Mandalika itu, masingmasing PT Wahanakarya Suplaindo, dan PT Yonasiondo Intra Pratama. Wahanakarya berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang para lulusannya akan dikirim ke luarnegeri,beserta fasilitas pendukungnya. Selain itu, Wahanakarya juga akan menggeluti usaha perhotelan untuk pelatihan siswa yang belajar di sekolah perhotelan,usaha Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN), usaha travel agency,perbankan, dan medical check up center. Sementara Yonasindo berencana mendirikan tempat pelatihan dan keperawatan khusus yang akan dikirim ke luar negeri. Manajemen Yonasindo juga akan membangun fasilitas pendukungnya. Tiga pihak lainnya yang ikut mengambil bagian dalam pemanfaatan kawasan wisata Mandalika dan diwujudkan dengan penandatanganan MoU yakni Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali I Nyoman Madium, Direktur Politeknik Negeri Bali I Made Mudhina, dan Bupati Lombok Tengah Suhaili FT mewakili manajemen Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Tengah. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
