<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2012, Pasar Domestik Berpotensi Tumbuh Rp275 T</title><description>Pemerintah optimistis, pasar domestik Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkembang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/03/320/524434/2012-pasar-domestik-berpotensi-tumbuh-rp275-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/03/320/524434/2012-pasar-domestik-berpotensi-tumbuh-rp275-t"/><item><title>2012, Pasar Domestik Berpotensi Tumbuh Rp275 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/03/320/524434/2012-pasar-domestik-berpotensi-tumbuh-rp275-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/03/320/524434/2012-pasar-domestik-berpotensi-tumbuh-rp275-t</guid><pubDate>Kamis 03 November 2011 14:51 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/03/320/524434/7O9rhuJJ2x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/03/320/524434/7O9rhuJJ2x.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah optimistis, pasar domestik Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkembang.Wakil Mentri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menuturkan, pada 2012 mendatang produk konsumsi pasar domestik Indonesia berpotensi tumbuh Rp275 triliun.&quot;Pasar domestik kita dalam produk konsumsi bepotensi tumbuh sebesar Rp275 triliun. Sedangkan ukuran produk konsumsi tahun ini adalah Rp3.400-Rp3.500 triliun,&quot; ungkapnya dalam jumpa pers, di Jakarta, Kamis (3/11/2011).Hal ini mengindikasikan, bahwa pasar domestik Indonesia sangat menarik baik bagi investor dalam maupun luar negeri, sehingga banyak yang berminat memasuki pasar domestik Indonesia.&quot;Maka dari itu sebaiknya hal ini dimanfaatkan oleh produk Indonesia sendiri,&quot; paparnya.Langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk mengembangkan pasar domestik Indonesia ini salah satunya adalah memperkuat perlindungan terhadap konsumen.&quot;Kita terapkan semua yang ada diregulasi untuk melindungi konsumen, seperti adanya logo Standar Nasional Indonesia (SNI) pada barang-barang impor yang beredar di sini. Kemudian harus ada label berbahasa Indonesia agar konsumen mengerti apa yang dimakannya atau bagaimana cara menggunakan barang elektronik misalnya,&quot; tegasnya.Selain itu, pemerintah juga akan tetap melakukan berbagai promosi untuk produk dalam negeri supaya bisa diterima oleh masyarakat Indonesia.Bayu mengklaim, langkah-langkah tersebut tidak mengindikasikan Indonesia anti-perdagangan.&quot;Dengan langkah-langkah ini bukan berarti kita anti-perdagangan. Kita ini promotor perdagangan, maka dari itu kita ingin perdagangan yang sehat dan fair supaya perdagangan ini bisa menjadi tumbuh dan bisa sejahtera,&quot; pungkasnya. (rfa)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah optimistis, pasar domestik Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar untuk berkembang.Wakil Mentri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menuturkan, pada 2012 mendatang produk konsumsi pasar domestik Indonesia berpotensi tumbuh Rp275 triliun.&quot;Pasar domestik kita dalam produk konsumsi bepotensi tumbuh sebesar Rp275 triliun. Sedangkan ukuran produk konsumsi tahun ini adalah Rp3.400-Rp3.500 triliun,&quot; ungkapnya dalam jumpa pers, di Jakarta, Kamis (3/11/2011).Hal ini mengindikasikan, bahwa pasar domestik Indonesia sangat menarik baik bagi investor dalam maupun luar negeri, sehingga banyak yang berminat memasuki pasar domestik Indonesia.&quot;Maka dari itu sebaiknya hal ini dimanfaatkan oleh produk Indonesia sendiri,&quot; paparnya.Langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk mengembangkan pasar domestik Indonesia ini salah satunya adalah memperkuat perlindungan terhadap konsumen.&quot;Kita terapkan semua yang ada diregulasi untuk melindungi konsumen, seperti adanya logo Standar Nasional Indonesia (SNI) pada barang-barang impor yang beredar di sini. Kemudian harus ada label berbahasa Indonesia agar konsumen mengerti apa yang dimakannya atau bagaimana cara menggunakan barang elektronik misalnya,&quot; tegasnya.Selain itu, pemerintah juga akan tetap melakukan berbagai promosi untuk produk dalam negeri supaya bisa diterima oleh masyarakat Indonesia.Bayu mengklaim, langkah-langkah tersebut tidak mengindikasikan Indonesia anti-perdagangan.&quot;Dengan langkah-langkah ini bukan berarti kita anti-perdagangan. Kita ini promotor perdagangan, maka dari itu kita ingin perdagangan yang sehat dan fair supaya perdagangan ini bisa menjadi tumbuh dan bisa sejahtera,&quot; pungkasnya. (rfa)</content:encoded></item></channel></rss>
