<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Indonesia Gandeng Norwegia Bangun Receiving Terminal LNG</title><description>Norwegia dan Indonesia akan bekerja sama guna melakukan pembangunan  receiving terminal Liquid Natural Gas (LNG) di kawasan Belawan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/07/19/525936/indonesia-gandeng-norwegia-bangun-receiving-terminal-lng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/07/19/525936/indonesia-gandeng-norwegia-bangun-receiving-terminal-lng"/><item><title> Indonesia Gandeng Norwegia Bangun Receiving Terminal LNG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/07/19/525936/indonesia-gandeng-norwegia-bangun-receiving-terminal-lng</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/07/19/525936/indonesia-gandeng-norwegia-bangun-receiving-terminal-lng</guid><pubDate>Senin 07 November 2011 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Saugi Riyandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/07/19/525936/h0jgtv41xD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Corbis.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/07/19/525936/h0jgtv41xD.jpg</image><title>Ilustrasi. Corbis.</title></images><description>JAKARTA - Norwegia dan Indonesia akan bekerja sama guna melakukan pembangunan receiving terminal Liquid Natural Gas (LNG) di kawasan Belawan, Medan.&quot;Mereka punya beberapa lapangan di Indonesia dan juga membangun receiving terminal di Belawan, Medan,&quot; ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo usai pertemuan dengan Duta Besar Norwegia HE Elvind S Homma di Kantor kementerian ESDM, Jakarta (7/11/2011).Dia menegaskan, pemerintah Norwegia hanya berfungsi sebagai Kontraktor. &quot;Mereka (Norwegia) kontraktornya, sedangkan Star Oil yang exploration,&quot; tegasnya.Menurut Widjajono, ada dua terminal yang sedang diproses yakni di Belawan dan Jawa Tengah, namun di Jawa Tengah masih belum bisa diproses masalah tendernya. &quot;Jawa Tengah bukan mereka, tapi mereka berharap bisa menang di Jateng. Saat ini masih belum ditender,&quot; katanya.Meski begitu, Widjajono menjelaskan, belum mengetahui secara pasti berapa nilai investasi yang diberikan pihak Norwegia tetapi gas yang diperoleh di Medan sebanyak 250 mmscfd.&quot;LNG-nya dari tangguh itu untuk Medan saja, nggak ada diekspor lagi. Receiving terminal untuk penerima jadi untuk domestik semua, nanti yang di Jakarta dan Semarang juga ikut. Semarang yang menang belum tahu, dan Jakarta saya juga nggak tahu namanya siapa. kalau kita pake gas kan jadi lebih murah,&quot; urai dia.Selain itu, dia menambahkan, pada 2013 akan mulai beroperasi receiving terminal LNG di Medan.&quot;Pokoknya sebelum saya turun lah,&quot; kata dia seraya tertawa. (mrt)</description><content:encoded>JAKARTA - Norwegia dan Indonesia akan bekerja sama guna melakukan pembangunan receiving terminal Liquid Natural Gas (LNG) di kawasan Belawan, Medan.&quot;Mereka punya beberapa lapangan di Indonesia dan juga membangun receiving terminal di Belawan, Medan,&quot; ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo usai pertemuan dengan Duta Besar Norwegia HE Elvind S Homma di Kantor kementerian ESDM, Jakarta (7/11/2011).Dia menegaskan, pemerintah Norwegia hanya berfungsi sebagai Kontraktor. &quot;Mereka (Norwegia) kontraktornya, sedangkan Star Oil yang exploration,&quot; tegasnya.Menurut Widjajono, ada dua terminal yang sedang diproses yakni di Belawan dan Jawa Tengah, namun di Jawa Tengah masih belum bisa diproses masalah tendernya. &quot;Jawa Tengah bukan mereka, tapi mereka berharap bisa menang di Jateng. Saat ini masih belum ditender,&quot; katanya.Meski begitu, Widjajono menjelaskan, belum mengetahui secara pasti berapa nilai investasi yang diberikan pihak Norwegia tetapi gas yang diperoleh di Medan sebanyak 250 mmscfd.&quot;LNG-nya dari tangguh itu untuk Medan saja, nggak ada diekspor lagi. Receiving terminal untuk penerima jadi untuk domestik semua, nanti yang di Jakarta dan Semarang juga ikut. Semarang yang menang belum tahu, dan Jakarta saya juga nggak tahu namanya siapa. kalau kita pake gas kan jadi lebih murah,&quot; urai dia.Selain itu, dia menambahkan, pada 2013 akan mulai beroperasi receiving terminal LNG di Medan.&quot;Pokoknya sebelum saya turun lah,&quot; kata dia seraya tertawa. (mrt)</content:encoded></item></channel></rss>
