<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krisis &amp; Banjir, Pasar Automotif RI Melambat</title><description>Krisis keuangan yang terjadi di sejumlah negara seperti Amerika Serikat  (AS), Yunani, dan Italia serta banjir yang terjadi di Thailand  diperkirakan bakal memengaruhi pasar sektor automotif tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/11/320/528278/krisis-banjir-pasar-automotif-ri-melambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/11/320/528278/krisis-banjir-pasar-automotif-ri-melambat"/><item><title>Krisis &amp; Banjir, Pasar Automotif RI Melambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/11/320/528278/krisis-banjir-pasar-automotif-ri-melambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/11/320/528278/krisis-banjir-pasar-automotif-ri-melambat</guid><pubDate>Jum'at 11 November 2011 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Sandra Karina</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/11/320/528278/n1Nh1Mqg0S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/11/320/528278/n1Nh1Mqg0S.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Krisis keuangan yang terjadi di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Yunani, dan Italia serta banjir yang terjadi di Thailand diperkirakan bakal memengaruhi pasar sektor automotif tahun depan.Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto mengatakan, pasar automotif baik mobil maupun motor diperkirakan tidak akan mencapai dua digit atau berada di bawah 10 persen.Prijono mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terkait penjualan hingga akhir tahun ini. &amp;ldquo;Menurut saya, kalau ada pertumbuhan akan sulit untuk double digit untuk motor dan mobil,&amp;rdquo; kata Prijono di sela-sela acara Workshop Wartawan Industri dan Automotif 2011 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/11/2011).Kendati demikian, Prijono berharap, krisis tersebut tidak terjadi dalam jangka waktu yang lama.&amp;ldquo;Karena kalau terlalu lama tidak akan kuat juga. Saya rasa semua berharap negeri kita tercinta ini tetap akan tumbuh dan bisa meningkatkan employment serta pendapatan per kapita lebih baik. Karena, memang kalau kita lihat, krisis ekonomi akan berdampak pada krisis politik,&amp;rdquo; jelasnya.Prijono mengaku, pihaknya tetap berharap, penjualan bisa mencapai satu juta unit di 2014 mendatang.&amp;ldquo;Kalau Gaikindo katakan target 950 ribu unit kan sudah mendekati satu juta unit. Ada yang katakan baru 2013-2014 bisa capai satu juta unit. Mudah-mudahan saja mendekati bahkan melampaui satu juta unit. Jangan terlalu optimislah. Yang penting kita berjaga-jaga,&amp;rdquo; tuturnya.Prijono menilai, Indonesia adalah salah satu negara yang bisa bertahan di tengah gelombang krisis. Dia menambahkan, sekira 55-60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik. Hal itu menjadi salah satu kekuatan Indonesia.&amp;ldquo;Tidak bisa dipungkiri krisis global akan merambat ke Asia khususnya Indonesia. Namun, Indonesia bukan hanya sekadar jargon potensial,&amp;rdquo; kata Prijono.Prijono mengakui bila investor tidak lagi melirik AS dan Eropa sebagai tempat berinvestasi. Saat ini, kata dia, semakin banyak investor yang agresif untuk berinvestasi di Indonesia, China, dan India.</description><content:encoded>BANDUNG - Krisis keuangan yang terjadi di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Yunani, dan Italia serta banjir yang terjadi di Thailand diperkirakan bakal memengaruhi pasar sektor automotif tahun depan.Presiden Direktur PT Astra International Tbk (ASII) Prijono Sugiarto mengatakan, pasar automotif baik mobil maupun motor diperkirakan tidak akan mencapai dua digit atau berada di bawah 10 persen.Prijono mengaku, saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terkait penjualan hingga akhir tahun ini. &amp;ldquo;Menurut saya, kalau ada pertumbuhan akan sulit untuk double digit untuk motor dan mobil,&amp;rdquo; kata Prijono di sela-sela acara Workshop Wartawan Industri dan Automotif 2011 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/11/2011).Kendati demikian, Prijono berharap, krisis tersebut tidak terjadi dalam jangka waktu yang lama.&amp;ldquo;Karena kalau terlalu lama tidak akan kuat juga. Saya rasa semua berharap negeri kita tercinta ini tetap akan tumbuh dan bisa meningkatkan employment serta pendapatan per kapita lebih baik. Karena, memang kalau kita lihat, krisis ekonomi akan berdampak pada krisis politik,&amp;rdquo; jelasnya.Prijono mengaku, pihaknya tetap berharap, penjualan bisa mencapai satu juta unit di 2014 mendatang.&amp;ldquo;Kalau Gaikindo katakan target 950 ribu unit kan sudah mendekati satu juta unit. Ada yang katakan baru 2013-2014 bisa capai satu juta unit. Mudah-mudahan saja mendekati bahkan melampaui satu juta unit. Jangan terlalu optimislah. Yang penting kita berjaga-jaga,&amp;rdquo; tuturnya.Prijono menilai, Indonesia adalah salah satu negara yang bisa bertahan di tengah gelombang krisis. Dia menambahkan, sekira 55-60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik. Hal itu menjadi salah satu kekuatan Indonesia.&amp;ldquo;Tidak bisa dipungkiri krisis global akan merambat ke Asia khususnya Indonesia. Namun, Indonesia bukan hanya sekadar jargon potensial,&amp;rdquo; kata Prijono.Prijono mengakui bila investor tidak lagi melirik AS dan Eropa sebagai tempat berinvestasi. Saat ini, kata dia, semakin banyak investor yang agresif untuk berinvestasi di Indonesia, China, dan India.</content:encoded></item></channel></rss>
