<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PU Kucurkan Rp6,9 T Bangun Saluran Air Minum</title><description>Kementerian PU mengucurkan dana sebesar Rp6,9 triliun  untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang nantinya  diharapkan secara bersama-sama bisa menangani kebutuhan air bersih untuk  32,2 juta jiwa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/15/320/529548/pu-kucurkan-rp6-9-t-bangun-saluran-air-minum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2011/11/15/320/529548/pu-kucurkan-rp6-9-t-bangun-saluran-air-minum"/><item><title>PU Kucurkan Rp6,9 T Bangun Saluran Air Minum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2011/11/15/320/529548/pu-kucurkan-rp6-9-t-bangun-saluran-air-minum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2011/11/15/320/529548/pu-kucurkan-rp6-9-t-bangun-saluran-air-minum</guid><pubDate>Selasa 15 November 2011 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/11/15/320/529548/WyBbNe6b13.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Kementerian PU</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/11/15/320/529548/WyBbNe6b13.jpg</image><title>Logo Kementerian PU</title></images><description>KARANGANYAR - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengucurkan dana sebesar Rp6,9 triliun untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang nantinya diharapkan secara bersama-sama bisa menangani kebutuhan air bersih untuk 32,2 juta jiwa yang tersebar di perkotaan sebanyak 13,9 juta jiwa dan 18,3 juta jiwa di pedesaan.Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta kepada 35 Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah yang hadir di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, untuk benar-benar membantu proyek satu sistem air bersih di Jawa Tengah.&quot;Selain alokasi anggaran yang tidak sedikit ini, program pemerintah pusat ini sangat bagus. Menghapus sekat-sekat mata air di tiap-tiap daerah. Jadi nantinya di Jawa Tengah tidak ada lagi mata air hanya di nikmati daerah yang kebetulan memiliki mata air tersebut,&quot; jelas Bibit Waluyo dalam pemaparan di hadapan Bupati dan Walikota sebelum penandatanganan MOU SPAM, di Karanganyar, Selasa (15/11/2011).Menurut Bibit, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pembangunan SPAM akan dilakukan di sembilan regional di Jawa Tengah. Tiap regional di antaranya SPAM Regional Bregas, Wosusokas, Petanglong, Keburejo, Purbamas, Semarsalat, Dadi Muria, dan Gelangmantul akan melayani dua hingga lima kabupaten dalam jumlah yang berlimpah.&quot;Jawa Tengah adalah proyek pertama pelayanan air secara bersama-sama. Jadinya, bila SPAM ini berdiri, tidak ada lagi di wilayah Jawa Tengah yang mengalami kekurangan air,&quot; ujarnya.Selain membangun Sistem Penyedia Air Minum bersama untuk 35 Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah, juga mendirikan pabrik pengelolaan sampah terbesar di Jawa Tengah. Diharapkan pembangunan pabrik pengelolaan sampah pertama di karanganyar, Jawa Tengah, yang bekerja sama dengan pemerintah Korea Selatan, solusi menumpuknya sampah di kota-kota di Jawa Tengah bisa terpecahkan.</description><content:encoded>KARANGANYAR - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengucurkan dana sebesar Rp6,9 triliun untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang nantinya diharapkan secara bersama-sama bisa menangani kebutuhan air bersih untuk 32,2 juta jiwa yang tersebar di perkotaan sebanyak 13,9 juta jiwa dan 18,3 juta jiwa di pedesaan.Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meminta kepada 35 Bupati dan Walikota se-Jawa Tengah yang hadir di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, untuk benar-benar membantu proyek satu sistem air bersih di Jawa Tengah.&quot;Selain alokasi anggaran yang tidak sedikit ini, program pemerintah pusat ini sangat bagus. Menghapus sekat-sekat mata air di tiap-tiap daerah. Jadi nantinya di Jawa Tengah tidak ada lagi mata air hanya di nikmati daerah yang kebetulan memiliki mata air tersebut,&quot; jelas Bibit Waluyo dalam pemaparan di hadapan Bupati dan Walikota sebelum penandatanganan MOU SPAM, di Karanganyar, Selasa (15/11/2011).Menurut Bibit, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pembangunan SPAM akan dilakukan di sembilan regional di Jawa Tengah. Tiap regional di antaranya SPAM Regional Bregas, Wosusokas, Petanglong, Keburejo, Purbamas, Semarsalat, Dadi Muria, dan Gelangmantul akan melayani dua hingga lima kabupaten dalam jumlah yang berlimpah.&quot;Jawa Tengah adalah proyek pertama pelayanan air secara bersama-sama. Jadinya, bila SPAM ini berdiri, tidak ada lagi di wilayah Jawa Tengah yang mengalami kekurangan air,&quot; ujarnya.Selain membangun Sistem Penyedia Air Minum bersama untuk 35 Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah, juga mendirikan pabrik pengelolaan sampah terbesar di Jawa Tengah. Diharapkan pembangunan pabrik pengelolaan sampah pertama di karanganyar, Jawa Tengah, yang bekerja sama dengan pemerintah Korea Selatan, solusi menumpuknya sampah di kota-kota di Jawa Tengah bisa terpecahkan.</content:encoded></item></channel></rss>
